Berpotensi Masuk Indonesia, Simak Keunggulan MPV Baru Hyundai Staria

Berpotensi Masuk Indonesia, Simak Keunggulan MPV Baru Hyundai Staria

Hyundai Staria baru-baru ini resmi menyusup market Asia Tenggara. Thailand jadi tempat singgah pertamanya dan kemudian diekspektasikan bakal ikut bertanding di berbagai negara lain. Kabarnya pun turut direncanakan untuk menyambagi Indonesia. Sangat menarik, ialah salah satu kontestan Hyundai yang pantas dinanti.

Dari segi penampilan saja cukup menyita perhatian. Berbentuk kapsul futuristis simpel yang tidak dimiliki kompetitor MPV lain sebagai penampil diferensiasi. Berbagai detail mengikuti seperti moncong berisi strip LED DRL atau lampu utama terintegrasi dengan grille dalam satu kluster. Belum lagi rumah kaca superbesar berikut grafis pixel menawan di buritan. Tapi jelas bukan sebatas gaya, Staria siapkan berbagai amunisi untuk menggempur pasar. Sehebat apa? Mari kita berkenalan lebih dekat dengan perwakilan di Thailand.

Kendaraan Ulang-Alik Keluarga Ukuran XL

Hyundai Staria

Mungkin sebagian beranggapan kalau Staria bakal menjadi salah satu kontestan MPV di ranah premium. Meramaikan ring tinju jajaran model mewah keluaran Jepang seperti Toyota Alphard atau Honda Odyssey. Sah-sah saja namun mungkin ia lebih dari itu. Salah satu sorotan utamanya adalah dimensi gambot. Boleh jadi menawarkan diri sebagai people carrier ekstra lapang dengan cita rasa kelas atas.

Secara dimensi dan kapasitas angkut, Alphard atau Odyssey tampaknya tidak bisa banyak bicara. Staria justru berada di ranah VW Caravelle – itupun model Long Wheelbase (LWB). Hyundai mencatatkan pengukuran 5.253 x 1.997 x 1.990 mm (PxLxT). Sebagai perbandingan, Caravelle LWB menorehkan figur 5.304 x 2.297 x 1.990 mm sementara panjang Alphard sendiri tak sampai 5 meter.

Eksterior ukuran XL lantas diterjemahkan sebagai pencipta ruang besar dalam kabin. Bisa dipastikan sangat lapang. Ia juga terlahir untuk dapat menyesuaikan berbagai kebutuhan pasar. Tersedia konfigurasi mulai dari 2, 7, 9 dan 11 tempat duduk. Sebagai gambaran seberapa lapang, baris kedua model 9-seater saja dapat diputar untuk menghadap belakang. Bayangkan seluas apa ruang di versi 7-seater.

Menghibur dengan Segala Kecanggihan Masa Kini

Hyundai Staria

Di berbagai aspek desain, Staria dengan mudahnya menyuarakan kesan premium. Berikut pula dalam urusan perbekalan fitur. Kekinian dan akan terasa canggih. Di Negeri Gajah Putih ia kebagian pencahayaan full LED dengan sakelar otomatis. Di belakang, grafis LED pixel menghiasi menara lampu kombinasi vertikal. Juga urusan pengoperasian, setidaknya akan memudahkan para pengguna. Sebut saja sistem smart entry, electric sliding door, hingga power tailgate komplet sensor ayunan kaki.

Staria hadir dalam format bangku empat baris untuk 11 penumpang di Thailand. Pelipatan dapat diatur sedemikian rupa guna mengakomodir berbagai kebutuhan pengangkutan. Menegaskan kesan mewah, material genuine leather meramaikan daftar spek tertinggi berikut pengaturan elektrik 12 arah spesifik pengemudi. Image berkelas dimainkan pula oleh leather steering wheel dan tirai privasi jendela samping.

Well, itu semua mungkin terdengar biasa saja untuk standar MPV kelas kakap masa kini. Bahkan cenderung terkesan seperti mobil travel mewah dengan total kapasitas angkut penumpangnya. Tapi tunggu dulu, coba lirik perlengkapan dalam kabin. Nuansanya begitu modern yang lantang disuarakan sebaran layar di dasbor.

Hyundai Staria

Panel instrumen LCD 10,25 inci jadi sumber informasi utama pengemudi. Lalu di tengah, bertengger sarana hiburan touchscreen 8 inci lengkap kemampuan konektivitas Android Auto dan Apple CarPlay. Di samping itu, kontrol AC otomatis dihadirkan terpisah untuk penumpang depan dan belakang. Dengan eksistensi segala komponen memanja, tidak perlu khawatir juga dalam hal kepraktisan. Tersedia 7 USB charger, power outlet 12 V, hingga wireless charger. Belum lagi ketersediaan berbagai kompartemen penyimpanan dalam kabin.

Lebih unik lagi menyoal pengoperasian kendaraan. Hyundai menyajikan gimik pengoperasian futuristis seperti ditemukan pada EV dan beberapa model teranyar. Tidak akan ditemukan tuas transmisi sebab fungsi perpindahan menganut sistem tombol selektor. Semakin nikmat dan terbebas dari beban berkendara sebab menugaskan rem parkir elektrik berikut kemampuan auto-hold.

Hyundai SmartSense jadi Asisten Pelindung Perjalanan

Hyundai Staria

Daftar perbekalan Hyundai Staria berlanjut hingga ke sistem asisten berkendara aktif. Kepintaran artifisial membuat mobil dapat mengidentifikasi objek sekitar dan bertindak sesuai pemantauan. Berikan peringatan hingga tindakan korektif agar berkendara semakin aman, nyaman dan ringan.

Sederet bantuan pencegahan celaka hadir. Meliputi Forward Collision-Avoidance Assist Junction Turning (FCA-JT), Forward Collision-Avoidance Assist (FCA), Rear Cross-Traffic Collision-Avoidance Assist (RCCA), dan Blind-Spot Collision-Avoidance Assist (BCA). Sesuai fungsinya, sistem dapat menghindari potensi atau mengurangi dampak keparahan celaka lewat peringatan hingga tindakan pengereman atau koreksi arah setir secara otomatis. Ada pula bantuan berkendara seperti Lane Keeping Assist (LKA), Lane Following Assist (LFA), dan Smart Cruise Control (SCC).

Di samping itu hadir sederet pemantau kondisi dalam dan luar kendaraan guna memastikan keselamatan pengguna. Sebut saja Blind-Spot View Monitor (BVM), Driver Attention Warning (DAW), Safe Exit Assist (SEA), serta Rear Occupant Alert (ROA-Door Logic). Agar memudahkan manuver tubuh gambotnya, head unit dapat menampilkan imaji kamera 360 derajat.

Jangan khawatir soal peranti keselamatan standar. Seluruh varian di Thailand yang hadir saat ini sudah kebagian dual front airbags, side airbags, dan curtain airbags. Kesebelas penumpang pun kebagian sabuk pengaman tiga titik. Stabilitas manuver juga telah dijaga oleh sistem Electronic Stability Control, jadi jangan tanya lagi soal ABS. Lebih canggih lagi terpasang Multi Collision Brake untuk menghentikan kendaraan setelah kecelakaan. Bantuan lain termasuk Hill-start Assist Control (HAC) dan Tire Pressure Monitoring System.

Mesin Pekerja Bertenaga Besar

Hyundai Staria

Hyundai Staria di Thailand kebagian mesin pekerja kasar. Adalah unit R2.2 CRDi, merupakan enjin diesel empat silinder 2.200 cc DOHC 16 katup. Dorongan tenaga didukung teknologi Variable Geometry Turbocharger lengkap Intercooler sehingga sanggup gelontorkan tenaga sampai 177 hp dan torsi melimpah 431 Nm. Seluruhnya tersalur ke roda depan via transmisi otomatis delapan percepatan dengan paddle shifter.

Kemewahan yang Terjangkau, Separuh Harga Alphard Termurah

Nilai perlengkapan Hyundai Staria boleh dibilang tergolong mewah dan canggih. Bangku genuine leather, segala peranti layar digital, hingga ke asisten berkendara aktif meramaikan. Belum lagi ia suguhkan ruang super lapang dengan kapasitas angkut sampai sekampung banyaknya.

Kendati begitu, Staria dapat ditebus jauh di bawah jajaran MPV premium. Varian tertinggi saja dibanderol 1,999 juta Baht atau sekitar Rp 888,25 jutaan. Sebagai perbandingan, Vellfire 2.5 (tipe termurah dari famili luxury MPV Toyota), didagangkan 3,889 juta baht atau Rp 1,7 miliar. Nyaris setengahnya, mungkin cocok untuk kendaraan turis yang mewah.

Akan Sehebat Apa Nanti Kalau Ia Mengaspal di Indonesia?

Hyundai Staria

Kendaraan people carrier Hyundai mungkin kental dengan nuansa mobil travel di sini. Terbawa image Starex atau H-1 yang seliweran di ruas tol antarkota dengan livery penyedia jasa perjalanan. Apa menjadi masalah? Untuk diketahui saja, Caravelle juga berdasarkan mobil komersial Transporter lalu dibikin mewah.

Yang jelas, Hyundai bisa membuat Staria jadi apa saja di Tanah Air berkat fleksibilitas pembentukan karakter. Berkaca dari keberagaman opsi layout kabin, bukan tidak mungkin dibuat lebih eksklusif dengan konfigurasi 9 atau 7 penumpang. Untuk diketahui, model 7 penumpang mengadopsi captain seat di tengah dengan pengaturan elektris dan fitur one-touch relaxation mode. Membuatnya terlepas dari image mobil travel sekaligus menyelaraskan jajaran produk yang terlihat semakin premium.

Belum diketahui pasti akan seperti apa Staria nantinya. Namun kalau berdasar data NJKB, petunjuk terbesar hanya opsi pemacu 2.200 cc dengan transmisi otomatis 8-speed. Di samping itu, diekspektasikan Staria dibanderol lebih rendah dari sang pemain utama MPV mewah, Toyota Alphard. Lantaran dari NJKB saja nilainya setengah dari Alphard tipe terendah. Well, kita nantikan saja kepastian dari pemain teranyar Hyundai. (Krm/Tom)

Sumber: Headlightmag, Paultan

Baca juga: Hyundai Palisade Facelift Sedang Disiapkan, Seperti Apa Wujudnya?

GIIAS 2021

Anda mungkin juga tertarik

  • Yang Akan Datang

Video Mobil Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Mobil