jakarta-selatan

Suzuki Ertiga vs Toyota Avanza Veloz, Mana Pilihan Paling Ideal?

  • Jun 28, 2018
  • 7854 Dilihat

Pilihan paling logis mobil di segmen Low MPV, tak lain Toyota Avanza atau Suzuki Ertiga. Nah, generasi terbaru Ertiga, sedang menjadi pertimbangan selain Avanza karena modelnya masih fresh dan banyak perubahan. Harganya pun kompetitif.


Sementara Avanza, walau begitu-begitu saja dan makin membosankan, masih dipilih banyak orang lantaran faktor umum: durabilitas, kemudahan perawatan, layanan purnajual, resale value dan merek Toyota. Tapi dari segi produk, apakah lebih baik dari Suzuki Ertiga terbaru? Kami coba sandingkan varian tertinggi kedua mobil ini, Suzuki Ertiga GX ESP melawan Toyota Avanza Veloz 1.5. Karena dua tipe paling “apple-to-apple” dan harganya serupa. Mana yang jadi pilihan ideal untuk kebutuhan Anda?


Desain dan Dimensi



Seperti saya singgung di atas, sudah bosan melihat Avanza di jalanan. Desainnya tak banyak berubah dari Avanza generasi kedua. Varian Veloz lebih sedap dipandang dari Avanza G maupun E, sebab menganut fascia berbeda. Namun untuk meyakinkan sebagai kasta tertinggi, Veloz 1.5 dipersolek banyak aksen kromium agar tampil mewah.


Kalau all-new Ertiga menjadi perdebatan tersendiri. Tak lain eksteriornya yang mencampuradukkan desain mobil lain. Paling enak melihat bagian mukanya, tapi terselip kemiripan dengan wajah Toyota Kijang Innova. Bagian belakang malah kontroversial. Mirip Mitsubishi Xpander tapi tidak lebih enak dipandang. Ciri floating roof di pilar D juga sudah banyak dipakai. Setidaknya belum sepasaran Avanza di jalan dan masih dianggap mobil baru.


Mengukur dimensi, Ertiga sedikit besar hampir di segala sisi. Veloz lebih tinggi dan kakinya jenjang karena memakai konstruksi unibody (semi-monokok) sebagai platform. Pun ground clearance 200 mm menjadi pertimbangan tersendiri karena mumpuni melibas berbagai kondisi jalan.


Kabin Ertiga bertambah lapang dan nyaman untuk mengakomodir 7 orang penumpang. Melarnya dimensi bodi sangat mempengaruhi, begitu pula ruang kargo di belakang. Kelegaannya bisa dikatakan seimbang dengan Veloz. Tapi menurut kami, jok Ertiga lebih nyaman saat diduduki. Baris ketiga juga sama, meski ruangnya terbilang mirip. Tetap mampu menampung orang dewasa, asalkan dengan postur tidak terlalu besar.


Fitur



Perbedaan harga keduanya sangat tipis, bahkan tipe matik lebih mahal Veloz sedikit. Penentuan harga Ertiga terbilang cukup jeli karena naiknya tidak terlampau banyak dari model lama. Bila melihat dari perubahan dan banyak fitur baru, value for money Veloz tidak setinggi Ertiga.


Cukup banyak fitur di Ertiga yang tidak ada di Veloz. Mulai dari smart entry dan tombol start/stop engine yang tanpa membutuhkan anak kunci lagi. Head unit monitornya juga lebih besar, berukuran 6,8-inci. Fitur printilan tak kalah penting seperti ventilasi pendingin di cup holder dan power outlet untuk penumpang baris kedua. Akomodasi kabin terbilang praktis karena kursi baris kedua dan ketiga dapat dilipat rata. Dan yang terpenting, ada fitur keselamatan terkini: Electronic Stability Program (ESP) dan Hill Hold Control (HHC). Avanza Veloz? Nihil!


Performa dan Pengendaraan



Naiknya kapasitas mesin Ertiga, membuat perbandingan performa mesin antara LMPV seimbang. Apa yang kami rasakan setelah mencobanya, mesin K15B 1,5-liter memang makin bertenaga dari K14B. Terutama torsi besar yang sudah banyak terhimpun sejak putaran mesin rendah. Tipikal Suzuki yang memadukan penggerak roda depan (FWD) dan rasio gigi transmisi halus, efisiensi bahan bakar pastinya terbilang irit.


Namun tarikannya tergolong berimbang dengan Veloz bermesin 1,5-liter. Apalagi output Ertiga ternyata nyaris sama dengan mesin 2NR-VE milik Veloz. Yang membedakan hanya dari karakter tenaga dan penyalurannya. Veloz sangat mencirikan khas Avanza sejak generasi pertama. Dengung gardan untuk menggerakkan roda belakang (RWD) masih terdengar dan rasio gigi rapat-rapat. Kencangnya Avanza sudah sering dibuktikan. Tapi pada dasarnya, mobil ini dirancang untuk mengangkut beban berat dan cocok menjadi pekerja keras. Jelas, mengemudikan Ertiga terasa lebih nyaman.


Begitu pula dengan karakter berkendara. Walau bantingan suspensi Avanza sudah dibuat senyaman mungkin, tetap tidak senyaman dan sestabil Ertiga. Kuncinya ada di perbedaan platform. Ertiga layaknya sedan karena pakai struktur monokok. Apalagi generasi terbaru ini mengadopsi platform HEARTECT yang diklaim lebih ringan dan rigid. Ditambah peredaman suspensi sangat baik yang tidak memantul-mantul dan membuat seisi kabin terkocok-kocok. Kualitas berkendara Ertiga masuk yang terbaik bersama Mitsubishi Xpander.


Kesimpulan



Ertiga dirancang sebagai lawan kuat Avanza dan Avanza Veloz. Sejak kelahirannya, langsung memikat pasar lokal karena kualitas berkendara paling enak. Ada saja kekurangannya seperti, kabin sempit dan performa mesin lemah yang sudah disembuhkan di Ertiga generasi terbaru. Plus peningkatan pada fitur hiburan, kenyamanan dan keselamatan, tetap menjadi pilihan terbaik bagi Anda yang mencari LMPV paling nyaman untuk keluarga.


Bukan berarti Avanza Veloz kurang ideal untuk dipilih. Hanya saja, perkembangan hingga sekarang menegaskan sebagai pilihan paling konservatif. Avanza sudah tertanam di benak pasar otomotif Indonesia sebagai mobil berdaya tahan kuat, gampang dirawat, onderdil bejibun dan mudah dijual lagi. Cocok dipakai sebagai kendaraan operasional dan “disiksa” untuk pemakaian berat. Sesuai bagi pembeli yang hanya butuh sekadar alat transportasi tanpa peduli faktor lain. (Odi)


Baca Juga: Suzuki Ertiga vs Honda Mobilio, Pilih Nyaman atau Sporty?

Komparasi Ertiga vs Avanza Veloz

Suzuki Ertiga
Rp193 - Rp238,5 Juta
  • Tempat Duduk
  • Mesin
  • Tenaga
VS
Toyota Avanza Veloz
Rp215,65 - Rp239,45 Juta
  • Tempat Duduk
  • Mesin
  • Tenaga
Ertiga vs Avanza Veloz
Shares

Harga dan Promo Varian Ertiga

  • GA MT | Rp193 Juta (OTR)
    DP (mulai dari) Rp9,82 Juta
    Angsuran Rp4,57 Juta
    Tenor 60 Bulan
    Lihat Promo
  • GL MT | Rp211,5 Juta (OTR)
    DP (mulai dari) Rp10,6 Juta
    Angsuran Rp4,98 Juta
    Tenor 60 Bulan
    Lihat Promo
  • GL AT | Rp222 Juta (OTR)
    DP (mulai dari) Rp11,17 Juta
    Angsuran Rp5,27 Juta
    Tenor 60 Bulan
    Lihat Promo
  • GX MT | Rp223 Juta (OTR)
    DP (mulai dari) Rp11,32 Juta
    Angsuran Rp5,3 Juta
    Tenor 60 Bulan
    Lihat Promo
  • GX ESP MT | Rp228 Juta (OTR)
    DP (mulai dari) Rp12,2 Juta
    Angsuran Rp18,13 Juta
    Tenor 12 Bulan
    Lihat Promo
  • GX AT | Rp233,5 Juta (OTR)
    DP (mulai dari) Rp12,9 Juta
    Angsuran Rp5,65 Juta
    Tenor 60 Bulan
    Lihat Promo
  • GX ESP AT | Rp238,5 Juta (OTR)
    DP (mulai dari) Rp13,78 Juta
    Angsuran Rp18,96 Juta
    Tenor 12 Bulan
    Lihat Promo

Mobil Pilihan

  • Populer
  • Komparasi