jakarta-selatan

Menakar Kemunculan Generasi Baru Avanza-Xenia 2019

  • Des 03, 2018
  • 1023 Dilihat

Santer dibincang, Daihatsu Xenia baru siap meluncur awal tahun depan. Sementara pabrikan mulai mengurangi produksi model sekarang, dengan dalih memasuki musim libur akhir tahun. Apakah memang benar demikian? Jika Xenia punya wajah dan interior baru, berarti Avanza juga punya kesempatan sama.


Untuk diketahui, sampai saat ini model yang paling banyak diproduksi pabrik Daihatsu memang Avanza dan Xenia. Daihatsu menyuplai ke Toyota sesuai permintaan mereka. Karena Avanza lebih banyak dipesan, maka Daihatsu memproduksi dengan volume lebih banyak dari Xenia. Dan konon, ubahan interior Xenia mirip Daihatsu Terios. Meski, Daihatsu tak mau berkomentar, namun menjelaskan produksi bulanan.



“Pabrik Daihatsu tergolong fleksibel. Kami punya rencana produksi tiga bulanan, yang dikaji ulang setiap bulannya. Kalau ada perubahan bisa kami adjust. Itu tergantung pada permintaan Toyota. Kalau untuk Xenia baru saya kurang tahu,” jelas Rudi Ardiman, Corporate Planning Head PT Astra Daihatsu Motor.


Meski ia tak menjelaskan unit baru Xenia, namun Rudi menggambarkan secara umum bagaimana sebuah pabrikan mempersiapkan unit baru. “Misalnya, untuk shifting produk dari model lama ke baru bisa sekitar satu tahun. Nanti ada penyesuaian sendiri. Bisa juga empat bulan. Itu semua bergantung pada ubahan mobil. Apakah mayor change atau minor change. Kalau di Daihatsu ada tahapan pilot project (PP) 1 dan PP2. Setiap model punya tingkat kesulitan masing-masing,” jelasnya.


Jika perubahannya tak banyak, lanjut Rudi, maka penyesuaian tak selama itu. Saat berbincang dengan OTO.com ia mengaku terus melakukan studi pasar. Untuk mobil keluarga macam Xenia, Daihatsu melihat konsumen masih suka yang spacious (lega) dan harus value for money. Apalagi, kendaraan macam Xenia punya ceruk pasar sangat luas.


Pola pasar berubah


Meski tak langsung menyinggung Xenia baru, Daihatsu melihat pola pasar yang baru di segmen mobil keluarga. “Kami melihat fenomena, masyarakat tidak mengelompokkan mobil secara kaku. Orang mau ambil SUV, LMPV, kompak SUV atau yang lain. Sekarang tidak begitu lagi. Mereka cenderung melihat yang cocok dan yang mereka suka. Pengelompokan macam ini kan sebetulnya bukan dari kustomer. Tapi dari pabrikan dan dari asosiasi untuk memudahkan secara statistik,” imbuh Rudi, lewat bincang santai di Senayan.


Namun, untuk membuat sebuah mobil baru, mereka punya riset, melihat kecenderungan besaran volume market. Dan mengacu pada sasaran target konsumen. Sebab, skala ekonomi sangat penting sekali buat manufacturing.


“Intinya, dalam membuat produk (baru, Red) harus fit for Indonesia, ready for global. Untuk pasar LMPV kami pelajari terus keinginan kustomer. Kalau soal produksi mobil baru, ambil contoh Terios. Waktu itu launcing pada November 2017. Itu kita masih produksi (Terios lama) sekitar September. Soalnya kan akhir tahun masih ada penjualan stok Terios lama. Ada istilah running change di manufaktur. Kalau unit makin laku, ya running change-nya makin lama. Waktu itu permintaan Terios (lama) masih banyak,” jelas Rudi dengan semangat.


Kita bisa melihat, saat mempersiapkan Terios, Daihatsu punya waktu, katakanlah dua bulan. Untuk perpindahan produksi dari model lama ke model baru. Jadi, dengan pasar yang nyaris sama dengan Xenia, ada kemungkinan mereka punya running change tak berbeda. Kalau boleh berasumsi, seandainya Daihatsu betul menghentikan proses produksi Xenia pada November, maka Januari 2019 Xenia baru siap dikenalkan. Atau paling tidak di kuartal pertama 2019. Itu pun dengan catatan, jika kondisi pasar stabil dan pergerakan nilai tukar mata uang tak fluktiatif.


Potongan harga Xenia


Beberapa diler Daihatsu yang kami hubungi juga belum mendapatkan informasi seputar Xenia baru. Baik diler Daihatsu di kawasan Slipi dan Bekasi. Menjelang akhir tahun, mereka juga tak memberikan promo khusus buat Xenia dan hanya memberi potongan harga dengan normal.


Avanza atau Xenia?


“Untuk unit Xenia sebetulnya stok tinggal sedikit. Hingga akhir 2018 sepertinya belum ada promo spesial. Paling diskon sebesar Rp 20 juta kalau mau ambil tipe Xenia matik dengan harga dasar Rp 194 jutaan. Kalau untuk model Xenia baru, sepertinya masih jadi gosip diluncurkan di Januari 2019. Sekarang belum bisa melakukan booking Xenia baru. Kalaupun nanti ada model baru, mungkin besaran booking fee bisa sekitar Rp 5 juta. Ya itu patokannya seperti model Terios baru,” jelas Nancy, salah satu tenaga penjual jaringan diler Daihatsu Bekasi. (Alx/Van)


Baca Juga: Honda Tak Gegabah Luncurkan Mobilio Baru

Shares

Harga dan Promo Varian Xenia

  • X MT 1.3 STD | Rp183,35 Juta (OTR)
    DP (mulai dari) Rp29,17 Juta
    Angsuran Rp4,08 Juta
    Tenor 60 Months
    Lihat Promo
  • R MT 1.3 STD | Rp187,65 Juta (OTR)
    DP (mulai dari) Rp30,03 Juta
    Angsuran Rp4,18 Juta
    Tenor 60 Months
    Lihat Promo
  • X AT 1.3 STD | Rp194,25 Juta (OTR)
    DP (mulai dari) Rp31,35 Juta
    Angsuran Rp4,32 Juta
    Tenor 60 Months
    Lihat Promo
  • R AT 1.3 STD | Rp198,55 Juta (OTR)
    DP (mulai dari) Rp32,21 Juta
    Angsuran Rp4,42 Juta
    Tenor 60 Months
    Lihat Promo
  • X MT 1.3 DLX | Rp198,6 Juta (OTR)
    DP (mulai dari) Rp32,22 Juta
    Angsuran Rp4,42 Juta
    Tenor 60 Months
    Lihat Promo
  • R MT 1.3 SPORTY | Rp207 Juta (OTR)
    DP (mulai dari) Rp33,9 Juta
    Angsuran Rp4,59 Juta
    Tenor 60 Months
    Lihat Promo
  • X AT 1.3 DLX | Rp210,45 Juta (OTR)
    DP (mulai dari) Rp34,59 Juta
    Angsuran Rp4,66 Juta
    Tenor 60 Months
    Lihat Promo
  • R AT 1.3 SPORTY | Rp218 Juta (OTR)
    DP (mulai dari) Rp36,1 Juta
    Angsuran Rp4,83 Juta
    Tenor 60 Months
    Lihat Promo

Mobil Pilihan

  • Populer
  • Komparasi