Jualan Daihatsu Konsisten Ranking 2 Nasional, Ekspor Naik 13 Persen
Astra Daihatsu Motor kantongi penjualan retail 137.835 unit sepanjang 2025
Kalau melihat data rangkuman Gaikindo sepanjang tahun lalu. Kinerja penjualan roda empat di industri otomotif nasional 2025 terkoreksi 6,3 persen. Hasil retail di Indonesia mencapai sekitar 834 ribu unit saja. Kemudian Daihatsu mengantongi perniagaan solid dan membukukan penyaluran unit ke tangan konsumen 137.835 unit. Sehingga ADM mengantongi market share 16,5 persen dan konsisten nomor dua setelah Toyota.
KEY TAKEAWAYS
Berapa total penjualan retail Daihatsu sepanjang tahun 2025?
Daihatsu berhasil menjual 137.835 unit kendaraan kepada konsumen sepanjang Januari hingga Desember 2025Apa model Daihatsu yang paling laris di Indonesia?
Model Gran Max series menjadi kontributor terbesar dengan 61.871 unit, disusul oleh lini LCGC (Sigra dan Ayla) dengan 47.901 unit“Pencapaian ini menjadi penguat konsistensi Daihatsu dalam mempertahankan posisi nomor 2 penjualan otomotif nasional selama 17 tahun berturut-turut. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang mempercayakan Daihatsu. Yakni sebagai Sahabat mobilitas harian maupun bisnis. Kepercayaan ini memotivasi kami untuk terus menghadirkan produk dan layanan berkualitas dalam menghadirkan kebahagiaan bagi pelanggan,” ujar Sri Agung Handayani, Direktur Marketing dan Corporate Communication PT Astra Daihatsu Motor dalam acara Media Gathering, 12 Februari 2026, di Jakarta.
Hasil Penjualan Retail Daihatsu
Bila dibedah performa penjualan secara detail. Di wilayah market Daihatsu khususnya (Internal Combustion Engine) untuk kategori mobil penumpang dan niaga. Mereka terus mencapai posisi nomor dua dengan market share 25,9 persen. Ditambah, kendaraan dengan harga di bawah Rp300 juta juga berkontribusi 49 persen dari total pasar otomotif nasional. ADM bahkan berada di posisi nomor satu dengan market share sebesar 31,8 persen.
Dalam hal penjualan model, kontributor utama yang menyumbang lebih dari 80 persen penjualan retail Daihatsu berasal dari model andalan di setiap segmen. Yakni Gran Max series yang mendominasi di segmen Commercial Low. Sigra dan Ayla di segmen LCGC (Low Cost Green Car). Serta Terios di segmen SUV Medium, serta disusul model lain.
Untuk segmen mobil penumpang LCGC Daihatsu, penjualan Sigra dan Ayla sepanjang 2025 mencapai 47.901 unit. Capaian ini sekaligus mengukuhkan dominasi Daihatsu di segmen pasar LCGC Indonesia sebagai pilihan utama masyarakat dengan pangsa pasar sebesar 36,6 persen. Sementara itu, di segmen SUV Medium, Terios mencatat penjualan 15.557 unit dan menjadi model terlaris di segmen SUV Medium dengan harga hingga Rp300 juta dengan pangsa pasar sekitar 45 persen.
Lanjut di segmen Commercial Low, Gran Max series tetap menjadi favorit sahabat bisnis dengan total penjualan 61.871 unit. Dan memimpin pasar di segmen tersebut dengan pangsa pasar 65 persen. Secara perinci, Gran Max Pick Up membukukan 43.199 unit (pangsa pasar sekitar 58 persen di segmen Pick Up Low). Serta Gran Max Mini Bus 18.672 unit (pangsa pasar sekitar 92 persen di segmen Semi Commercial).
Torehan positif ini tak lepas berkat dukungan layanan purnajual luas didukung oleh lebih dari 260 outlet, 170 bengkel resmi, 320 armada DMS (Daihatsu Mobile Service). Serta 3.320 part shop yang tersebar di seluruh Indonesia. Itu semua menjadi komitmen Daihatsu dalam memberikan solusi mobilitas berkelanjutan bagi seluruh pelanggan.

Kinerja Ekspor Naik
Selama 2025, Daihatsu juga catatkan capaian produksi lebih dari 381 ribu unit. Volume ini merupakan capaian produksi mobil untuk grup Daihatsu dan model kolaborasi. Selain sebagai salah satu produsen otomotif terbesar di Indonesia. ADM juga menjadi basis produksi dan komponen dalam memenuhi permintaan untuk pasar domestik dan global. Perusahaan mengekspor beberapa model kendaraan kolaborasi yang diterima dengan baik oleh pasar otomotif global di lebih dari 60 negara di dunia.
Itu meliputi negara di ASEAN, Asia Selatan, Asia Timur, Timur Tengah, Afrika dan Amerika Latin. Sepanjang 2025, ADM berhasil mengekspor kendaraan utuh (CBU) lebih dari 124 ribu unit, atau naik 13 persen dibandingkan tahun 2024 sekitar 110 ribu unit. Adapun ketiga kontributor destinasi ekspor terbesar mulai dari Filipina (34,8 persen), disusul Jepang (9,7 persen) dan Meksiko (8,6 persen).
“Capaian ekspor ini mencerminkan kepercayaan pasar global terhadap kualitas produksi Daihatsu di Indonesia. Kami berkomitmen untuk terus memperkuat daya saing melalui peningkatan kualitas manufaktur. Dan tentu penguatan supply chain lokal agar dapat berkontribusi positif bagi pertumbuhan industri otomotif nasional,” tambah Sri Agung Handayani. (ALX/ODI)
Baca Juga:
Carbon Neutral Daihatsu Diwujudkan Lewat Pabrik Rendah Emisi dan Kendaraan Hybrid
Daihatsu Jual 137 Ribu Mobil pada 2025, Konsisten Posisi ke-2 Nasional Selama 17 Tahun
Jual mobil anda dengan harga terbaik
Pembeli asli yang terverifikasi
Model Mobil Daihatsu
IIMS 2026
Tren & Pembaruan Terbaru
- Terbaru
- Populer
Anda mungkin juga tertarik
- Berita
- Artikel feature
Mobil Unggulan Daihatsu
- Terbaru
- Populer
Video Mobil Daihatsu Terbaru di Oto
Artikel Mobil Daihatsu dari Carvaganza
Artikel Mobil Daihatsu dari Zigwheels
- Motovaganza
- Review
- Artikel Feature