• Wishlist

Mampukah Nissan Terra Menggeser Toyota Fortuner Dan Mitsubishi Pajero Sport?

Mampukah Nissan Terra Menggeser Toyota Fortuner Dan Mitsubishi Pajero Sport?

Pasar SUV memang menggiurkan. Jika dulu memiliki produk MPV menjanjikan keuntungan, kini bergeser SUV 7-seater. Meski tidak semua bergeser ke bentuk ini, tapi trennya terus meningkat. Salah satu yang fenomenal, kelas MPV menengah yang diisi oleh Toyota Fortuner, Mitsubishi Pajero Sport.



Toyota membuka pasar ini di Indonesia dengan Fortuner. Kesuksesannya membuat Mitsubishi gerah, dan menghadirkan Pajero Sport. Tidak perlu waktu lama, datang Chevrolet Trailblazer dan Isuzu MU-X. Dua yang terakhir itu memang tidak bisa menggoyang kejayaan Fortuner dan Pajero Sport. Tapi sejak GIIAS 2018 lalu, hadir pemain baru dari Jepang yang tidak gentar, Nissan Terra.


Agak terlambat memang Nissan mendatangkan SUV tiga baris berbasis NP300 Navara ini. Tapi bukan berarti asal nongol. Nissan melihat seperti apa mobil posisi satu-dua penguasa pasar, dan menggebrak dengan inovasi. Berhasil?


Platform Sama, Kaki Beda



Saat Fortuner dan Pajero Sport hadir, keduanya berbasis pikap Toyota Hilux dan Mitsubishi Triton. Nissan juga punya double cabin andal, Frontier. Bahkan diakui para pelaku offroad, mobil ini tangguh, nyaman dan bertenaga. Tapi sepertinya Nissan kurang percaya diri kalau basisnya dijadikan SUV. Hingga muncul platform baru untuk Navara.


Sepertinya platform ini didesain untuk mengakomodir dua segmen berbeda sejak awal. Pikap dan SUV, dengan kemampuan offroad tulen. Itulah kenapa dari awal Navara terbaru sudah menggunakan suspensi independen di keempat sudutnya. Triton dan Hilux masih memakai per daun di belakang dan kemudian memasang suspensi independen pada Pajero Sport dan Fortuner. Sah saja memang. Tapi langkah Nissan ini menghemat waktu untuk mengembangkan Terra serta memangkas birokrasi ketersediaan suku cadang.


Kenyamanan? Kami tidak pernah merasa puas dengan mobil berplatform tangga (ladder frame) seperti ketiganya. Platform begini didesain untuk ketangguhan, bukan kenyamanan. Itulah kenapa, di Pajero Sport, Fortuner, atau Terra punya banyak fitur yang membuat penumpang betah. Seperti jok dan sarana peredam kebisingan yang tebal dan sebagainya.


Kabin & Fitur



Bicara soal kenyamanan, Toyota Fortuner dan Pajero Sport memang bersaing. Meski pada Pajero Sport kabin depan terlihat sesak karena desain konsol tengah dashboard. Tapi jujur saja, kami agak kecewa dengan interior Nissan Terra yang benar-benar mencomot dari Navara. Okelah, ada penyesuaian tapi terlalu minim.


Memangnya kenapa? Fortuner-Hilux juga dulu mirip. Betul. Dan itu menyebalkan (untung sekarang sudah ganti). Ingat, Nissan Navara atau Toyota Hilux biar bagaimanapun adalah kendaraan komersial. SUV untuk membawa manusia. Wajar kalau ekspektasinya lebih tinggi.


Tapi kekurangan itu ditambal dengan fitur bantu berkendara yang harus diakui sangat menolong. Nissan menyebutnya Intelligent Mobility. Paket teknologi ini terdiri dari kamera 360 derajat yang ditampilkan di head unit ataupun di spion tengah. Fitur bantu lainnya ada blind spot monitoring yang memantau area yang tidak terlihat oleh pengemudi, dan juga lane departure warning yang memberikan peringatan saat mobil pindah jalur tidak semestinya (tanpa menyalakan sein).



Mitsubishi Pajero Sport juaranya kalau bicara fitur bantu berkendara. Seperti Terra, punya kamera 360 derajat, plus, satu-satunya yang punya kemampuan untuk mengerem otomatis saat mendeteksi potensi tabrakan. Fortuner jadi yang paling biasa di antara semuanya kalau bicara fitur bantu standar. Rem ABS, EBD, kendali traksi, cruise control, ketiganya punya.


Selain fitur, Nissan Terra juga punya dimensi jarak sumbu roda paling panjang dengan angka 2.850 mm. Pajero Sport dan Fortuner masing-masing 2.800 dan 2.745 mm. Besaran itu menjanjikan kelegaan kabin, terutama di baris kedua. Baris ketiga jangan terlalu diharapkan. Semuanya punya ruang kaki yang biasa saja, kalau dibandingkan dengan posturnya yang besar.


Secara keseluruhan, fitur Mitsubishi Pajero Sport yang paling lengkap di antara ketiganya. Meski kabinnya bukan yang paling luas.


Mesin



Di kelas ini, penggerak diesel sepertinya wajib ada. Hanya Toyota Fortuner yang punya pilihan mesin bensin (Fortuner SRZ) dan tidak terlalu disambut dengan antusias oleh penggemarnya. Pajero Sport juga pernah punya versi ini di generasi sebelumnya. Nasibnya sama. Teknologi turbodiesel dengan bilah turbin variabel jadi kunci .


Teknologi ini terpasang pada ketiga SUV Jepang, dan terbukti memberikan performa yang mumpuni. Mitsubishi Pajero Sport berada di tengah dengan tenaga 181 PS torsi 430 Nm. Nissan Terra punya tenaga terbesar dengan 190 PS dan momen puntir 450 Nm. Sedangkan Fortuner punya 149,6 PS dan 400 Nm.


Di sektor mesin ini, Nissan dan Toyota mencangkokan langsung mesin yang sama dengan NP300 Navara dan Hilux. Mungkin ada sedikit penyesuaian, tapi pada tabel spesifikasi tidak terlihat. Mitsubishi memasangkan mesin yang berbeda untuk Triton dan Pajero Sport Dakar. Sang D-Cab menggunakan mesin lama berkode 4D56 dengan tenaga 178 PS, sedangkan Pajero Sport Dakar memakai 4N15 yang lebih baru. Mesin 4D56 juga bisa ditemukan pada varian Pajero Sport di bawah Dakar (Exceed, GLX).


Simpulan


Persaingan di kelas SUV ini terlalu didominasi oleh Toyota dan Mitsubishi. Keduanya menyuguhkan mobil dengan paket dan varian yang menarik, baik berpenggerak dua roda atau empat. Kehadiran Nissan Terra diharapkan bisa menjadi alternatif bagi mereka yang mencari SUV Jepang. Meski Terra juga tidak lepas dari kekurangan, tapi apa yang terpasang sudah cukup menarik.


Mesin bertenaga besar, punya varian penggerak empat roda. Meski fitur tidak selengkap Pajero Sport, sudah cukup mumpuni untuk membantu berkendara. Kami merasa Terra punya potensi besar untuk melawan kedua merek Jepang lain. Tinggal bagaimana marketing Nissan Motor Indonesia meyakinkan pasar, mengingat mind set orang Indonesia soal SUV besar adalah Fortuner atau Pajero Sport. (Ddn/Odi)


Baca Juga: Komparasi Honda Brio Satya E CVT vs Datsun Go T Active CVT

Jelajahi Nissan Terra

Nissan Terra Rp 478,9 - Rp 680,8 Juta Cicilan : Rp 10,93 Juta

Bandingkan & Rekomendasi