jakarta-selatan
kali dibagikan

Untuk Pasar Amerika dan Jepang, Kawasaki KLX 230 Ditambah Fitur Ini

  • 26 Jun, 2019
  • 2596 Kali Dilihat


Berkat survei selama dua tahun, akhirnya Kawasaki Motor Indonesia mewujudkan KLX 230. Tidak hanya untuk pasar Indonesia, Kawasaki ternyata sudah merencanakan pengapalan motor berkonsep dirt bike itu. Untuk tahap awal, negara yang mendapatkan jatah KLX 230 adalah Amerika.



Head and Sales PT KMI, Michael C Tanadhi, mengatakan, pihaknya mengekspor Kawasaki KLX 230 ke Amerika khususnya bagian Utara dan Selatan. “Alasannya karena penjualan Kawasaki di sana terbesar kedua setelah Indonesia. Selanjutnya baru ke Jepang dan Thailand,” katanya saat acara test ride KLX 230 di Gading Serpong, Tangerang (25/6).


Menurutnya, ada perbedaan yang dipasarkan di sini dengan Amerika dan Jepang. “Secara spesifik hampir sama, namun untuk kedua negara itu ditambahkan fitur ABS. Untuk pasar Amerika masih Euro 3 dan Jepang sudah Euro 4. Perbedaan itu karena mengikuti aturan dari negara masing-masing.”


Jumlah pengiriman ke Amerika Serikat mencapai 250 unit per bulan. Menariknya, di negeri Paman Sam lebih banyak peminat untuk varian 230 R, bisa mencapai 150-an unit per bulannya. Sementara untuk KLX 230 yang standar hanya 80 unit setiap bulannya. Kami mengirimkannya dalam kondisi utuh alias CBU (Completely Built Up). Dan target kami untuk ekspor selama satu tahun ini sebanyak 4.000 unit,” ucap Michael.



Terkait perakitan di Indonesia, KMI merasa senang dan bangga bisa menjadi base motor dual purpose ini. “Kami mendapat kesempatan dari prinsipal karena pangsa pasar motor tipe cross di sini tinggi. Ditambah sedang booming banyaknya even adventure maupun enduro. Selain itu, kami dipercaya karena memiliki pabrik yang sudah mumpuni,” lanjut Michael.


KLX 230 Untuk Pasar Indonesia


Di Indonesia, pangsa pasar KLX 230 untuk mereka yang ingin naik level. “Kami sudah studi kepada pengguna maupun komunitas KLX. Mereka menginginkan motor yang memiliki tenaga besar namun tetap ringan. Sekarang, mereka yang menggunakan mesin 150 cc bisa naik level ke 230 cc tanpa harus membeli yang 250 cc,” jelas Michael.


Berdasarkan data penjualan, KLX 150 yang bisa mencapai 80-90 ribu per bulan. KMI sangat optimis bisa meraup pasar di segmen 230 cc. Pasalnya, Kawasaki lagi-lagi bermain sendiri di segmen ini, sementara kompetitor tidak menyediakan kelas motor off-road serupa.


Di sisi lain, banyak timbul pertanyaan dari komunitas mengapa memakai pengabutan injeksi? Padahal menurut mereka, pakai karburator relatif lebih mudah ditangani jika ada kendala di jalan. Bagi Michael, arah pengembangannya lebih cocok jika pakai injeksi. Hal lain juga karena volume mesinnya bertambah, beda dengan KLX 150, tenaganya juga bertambah, jadi pengembangannya ke injeksi.”


Kawasaki membanderol KLX 230 sebesar Rp 39,9 juta hingga akhir Juni. Namun, setelah itu, harga menjadi normal Rp 42,5 juta. Sementara untuk varian Special Edition (SE) dibanderol Rp 44,9 juta, selama promo dijual Rp 42,3 juta. Sedangkan untuk tipe 230 R, harga tetap, Rp 48,9 juta. (Bgx/Odi)


Baca Juga: Kawasaki KLX 230R Resmi Dijual di Indonesia, Lebih Bertenaga dan Khusus Offroad

Promo Populer di Jakarta Selatan

Video Kawasaki KLX 230

Lihat video terbaru Kawasaki KLX 230 untuk mengetahui bagaiamana mesin, desain, konsumsi BBM, performa & lainnya.

Motor Kawasaki Pilihan

  • Populer
  • Yang Akan Datang
  • Komparasi