Suzuki GSX-150 Bandit Buatan Indonesia Diekspor ke Lebih Banyak Negara

Suzuki GSX-150 Bandit Buatan Indonesia Diekspor ke Lebih Banyak Negara
Gambar
Review Pengguna

Media otomotif Asia sedang gempar akan kehadiran Suzuki GSX-150 Bandit. Naked bike yang membawa nama legendaris itu akan merangsek ke pasar yang lebih besar di region ini. Setelah Taiwan, Jepang disebutkan jadi sasaran terbaru ekspor dari Suzuki Indonesia.

Langkah ini tentu perlu diapresiasi. Di tengah pandemi yang membatasi kegiatan di berbagai sektor, jelajah Suzuki GSX-150 Bandit malah kian luas. Seperti diberitakan pada laman Ride Apart, setelah merangsek pasar Thailand di 2019, tahun ini naked bike itu memperlebar jangkauan ekspornya.

GSX150 bandit ekspor ke Taiwan

Pihak Suzuki Indonesia mengakui bahwa model Bandit memang diproduksi hanya di Tambun, Bekasi. Karenanya ekspansi seperti ini juga merupakan catatan manis bagi mereka, khususnya saat pandemi.

"Suzuki Indonesia telah berpengalaman melakukan ekspor sepeda motor sejak 2 dekade lalu. Jika dihitung dari tahun 2013 saja, Suzuki telah mengexport sekitar 200.000 unit secara CBU (Completely Build Up). Selain itu, Suzuki Indonesia juga melakukan ekspor dengan metode CKD (Completely Knock Down)," ujar Public Relation Suzuki Indonesia, Rafi Al Ghani ketika kami hubungi (19/10).

Baca Juga: Suzuki GSX-150 Bandit Tampil Modis

lomba desain virtual Suzuki GSX150 Bandit

Untuk diketahui, Bandit merupakan saudara sebasis dari Suzuki GSX-R150 dan GSX-S150. Jika dua saudaranya kental dengan nuansa sport via fairing dan atau jok terpisah, Bandit disajikan dengan konsep berkendara yang lebih rileks dan nyaman berboncengan. Tak cuma itu, naked bike ini disajikan dengan banderol harga yang lebih murah dari dua model pertama.

Saat peluncuran, harganya adalah Rp 26 juta (OTR Jakarta). 2 tahun kemudian yakni saat ini, Bandit masih punya harga yang kompetitif. Nilai psikologisnya tetap Rp 26 jutaan, namun detailnya adalah Rp 26,9 juta.

Dimensi panjangnya 2.000 mm, lebar 745 mm, tinggi 1.035 mm dan jarak sumbu roda 1.300 mm. GSX150 Bandit memiliki ground clearance cukup tinggi, 150 mm. Memang tak setinggi GSX-150 yang mencapai 155mm, tapi cukup untuk menghadapi jalan Indonesia, sekaligus memberikan kemantapan berkendara. Hasilnya, perpaduan kedua spesifikasi itu membuatnya tak hanya cocok untuk penggunaan harian, namun touring.

Kenyamanan berkendara GSX150 Bandit turut ditunjang mesin 150cc fuel injection, DOHC 4-valve dengan sistem pendingin liquid bertenaga dan responsif. Keluaran tenaga maksimum Bandit mencapai 19,2 ps pada putaran 10.500 rpm dan torsi puncak 14 Nm di 9.000 rpm. Seluruh tenaga disalurkan ke sistem transmisi 6 percepatan yang memberikan keleluasaan berakselerasi pada segala kondisi.

Berbagai fitur yang disematkan. Tak hanya membuat tampilan lebih baik, namun juga mendukung performa berkendara. Misal; lampu utama LED dengan desain kepala baru (mirip Satria F150), Easy Start System dan Shuttered Key System, Full Digital Speedometer dan cakram rem berbentuk petal berdimensi lebar untuk kemampuan pengereman optimal.

Dijelaskan Suzuki Indonesia, ternyata tak cuma Bandit yang dikapalkan ke luar Indonesia. "Saat ini keseluruhan tipe atau model sepeda motor Suzuki yang diproduksi di Indonesia turut diekspor ke berbagai negera. Antara lain GSX-R150, GSX-S150, GSX150 Bandit, All New Satria F150, Address FI series, Nex II series dan New Shooter FI," imbuh Ghani.

Tak kurang, 42 negara di hampir seluruh benua jadi destinasi ekspornya. Secara wilayah mereka sebutkan permintaan akan motor produksi Indonesia datang dari Asia (Timur, Tenggara, Selatan), Eropa, Oceania, Afrika dan Amerika Selatan. (Van)

Sumber: Ride Apart

Baca Juga: Triumph Trident Dipastikan Masuk Indonesia

Jelajahi Suzuki GSX 150 Bandit

Bandingkan & Rekomendasi

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store