MotoGP: Yamaha Incar Crutchlow jadi Penguji, Nasib Lorenzo di Ujung Tanduk

MotoGP: Yamaha Incar Crutchlow jadi Penguji, Nasib Lorenzo di Ujung Tanduk

Nasib Jorge Lorenzo bersama Yamaha di ujung tanduk. Secara terang-terangan, pabrikan Garpu Tala tengah menyiapkan penggantinya sebagai test rider tim. Cal Crutchlow digadang menjadi calon terkuat. Bahkan, pembahasan antara pihak tim dan calon rekrutan anyarnya ini sudah begitu intens.

Crutchlow sendiri dipastikan kehilangan tempatnya di LCR Honda tahun depan. Pasalnya, Honda Racing Corporation (HRC) sudah memutuskan untuk 'menitipkan' Alex Marquez di tim satelitnya itu. Sementara Takaaki Nakagami tetap dipertahankan. Sejak pengumuman tersebut, belum ada keterangan ihwal kelanjutan karir balapnya.

Sementara itu, kursi kosong yang kini tersedia hanya dari tim Aprilia Racing. Tak ada tawaran balap untuknya di tim Noale. Sebaliknya, mereka hanya membuka kesempatan kepada Crutchlow menempati kursi sebagai pembalap uji. Namun, penawaran Aprilia itu ditolak pembalap asal Inggris. "Saya menginformasikan mereka untuk tidak andil dalam proyek tersebut. Sebenarnya pun saya sedang dalam diskusi lanjutan bersama Yamaha. Saya pikir dalam waktu dekat akan terjalin kesepakatan dan membuat kami senang," kata Crutchlow dari Crashnet.

Crutchlow

"Ini adalah proyek yang sangat menarik dan cocok untuk saya. Setelah musim ini dan sehubungan pula dengan pengetahuan serta kecepatan saya bertahun-tahun di MotoGP," lanjut pemakai nomor 35. Meskipun, ia mengaku sedih karena tak bisa berpartisipasi penuh lagi di kejuaraan ini. "Saya merasa bahagia sekaligus sedih. Pada akhirnya saya adalah seorang pembalap sejati. Datang ke sini untuk bersaing dan saya percaya selalu bisa melakukan yang terbaik. Tapi, seperti diketahui, Anda tidak berhasil di olahraga ini. Ketika kesuksesan adalah lebih banyak menang, maka 90 persen pembalap tidak selalu berhasil sepanjang waktu. Namun, sudah 10 tahun saya berkarir di MotoGP. Karir yang hebat dan melampaui ekspektasi saya pribadi," paparnya.

Baca juga: MotoGP: Menang di Valencia, Joan Mir Pastikan Suzuki Juara Musim 2020, Pekan Depan

"Memang sangat menyedihkan karena tidak dapat bersaing lagi di MotoGP secara penuh. Di sisi lain, sejauh ini saya merasa senang. Saya juga percaya ini adalah keputusan tepat. Kamu punya hati dan perasaan. Mungkin, saya memiliki cara berbeda dari perkiraan orang banyak. Saya senang dengan pencapaian saya di MotoGP. Jika pun melakukan sesuatu yang lain (sebagai pembalap uji), saya akan tetap menyalurkan energi saya di sana. Sesederhana itu," ungkap Crutchlow lagi.

Walau belum ada pengumuman dari pihak Yamaha, besar kemungkinan kesepakatan tersebut bakal terjalin dalam waktu dekat. Status baru Crutchlow sebagai penguji tim Yamaha pun sekaligus memupuskan rumor mengenai penempatannya sebagai pengganti sementara Marc Marquez di Repsol Honda. Kabar ini tersiar karena Marquez diyakini bakal absen lagi di MotoGP 2021 mendatang.

Otomatis pula Crutchlow akan menggeser penjabat sebelumnya yaitu Lorenzo. Kinerja mantan pembalap Yamaha ini jua dirasa kurang menonjol. Pandemi COVID-19 yang memaksa dihentikannya pengembangan tim uji Yamaha di Eropa, membuat Lorenzo minim memberikan masukan kepada tim. Tahun ini saja, baru dua kali ia mengendarai Yamaha M1. Sementara di sisi lain, Yamaha terkendala dengan performa mesin garapannya. Tak cuma itu. Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha) bahkan terpaksa menggunakan mesin keenam, yang notabene melanggar regulasi alokasi jumlah mesin. Bukan sekadar start dari pit lane, dia pun hanya bisa mendapatkan tiga poin dari MotoGP Eropa di Valencia lalu.

MotoGP Vinales Valencia

Masalah atau adaptasi dengan mesin baru, kemungkinan masih terjadi pada laga lanjutan akhir pekan ini. Vinales jua harus merelakan perburuannya terhadap gelar juara MotoGP 2020. Kedatangan Crutchlow lah yang diharapkannya bisa mengubah keadaan di Yamaha ke depan.

"Tentu akan sangat penting memiliki Cal. Satu yang saya suka darinya adalah dia akan berterus terang dengan komentarnya jika Anda melakukan sesuatu yang buruk. Kami juga melihat, Honda memiliki grip yang banyak di roda belakang dan dia tahu itu. Jadi, kami bisa mendapatkan informasi itu darinya. Memang itu adalah keputusan Yamaha. Tapi, saya rasa Cal bisa memberi peningkatan banyak terhadap motor. Kami membutuhkan itu di tim," ucap Vinales.

Prospek hadirnya Crutchlow pun disambut baik oleh rekan setim Vinales tahun depan. Fabio Quartararo mengatakan, Yamaha sudah kehilangan arah dalam mengembangkan M1. Bahkan menjadi sangat genting ketika pembekuan suku cadang baru diberlakukan pada musim 2021 nanti. "Saya pikir sangat penting bagi kami. Tahun ini, test rider kami belum banyak membuat putaran. Jelas bakal menyenangkan apabia semua pabrikan memiliki pembalap yang dapat melakukan banyak tes. Cal saat ini mengendarai Honda. Dia juga pernah membalap dengan Yamaha dan Ducati. Jadi, ini adalah kesempatan besar kami. Saya berharap kami dapat menemukan sesuatu bersama Cal, tahun depan," ujar Quartararo.

Bagaimana dengan nasib Lorenzo? Ada kemungkinan dia pindah membela tim Aprilia. Bukan sebagai pembalap reguler, melainkan hanya sebagai test rider. Ini diperkuat lantaran Andrea Dovizioso sudah memastikan menolak tawaran mereka dengan mengumumkan cuti di kejuaraan berikutnya. Meski mengaku tak ingin membuat komitmen resmi, ada probabilitas Dovi mencari peluang untuk membela tim Repsol Honda yang ditinggalkan sementara oleh Marquez. (Ano/Tom)

Sumber: Crashnet

Baca juga: MotoGP: Hanya ditawari jadi Test Rider, Dovi Pilih Cuti Tahun Depan