jakarta-selatan
kali dibagikan

MotoGP: Marquez Ingin Motor Hondanya Bersahabat Seperti Yamaha

  • 11 Nov, 2019
  • 524 Kali Dilihat

Marc Marquez menepis anggapan bahwa Honda RC213V, hanya dikembangkan untuknya. Toh, dia mengklaim punya kritik serupa kepada HRC (Honda Racing Corporation). Tunggangannya di MotoGP dianggap punya kesulitan. Sama seperti komentar pembalap Honda lainnya. Bahkan dengan jujur ia mengatakan, ingin sekali motornya itu lebih 'bersahabat' seperti Yamaha.


Marc Marquez


Sebagai pembalap berprestasi, cukup wajar jika Marquez dijadikan anak emas Honda. Wajar pula jika segala pengembangan terutama soal kuda besi, berorientasi kepada sang juara dunia. The Baby Alien tampak nyaman kala membalap dengan RC213V. Bisa dikatakan, motor memang diracik berdasarkan keinginanannya.


Padahal di sana juga ada rider lain yaitu Cal Crutchlow dan Jorge Lorenzo. Situasi yang sangat disayangkan, Lorenzo justru bak pembalap underdog di kubu Sayap Mengepak. Meskipun terlalu dini, mengingat ini adalah tahun perdananya membela Honda. Sementara Marquez sudah lama mengenal RC213V. Kendati begitu, Marquez pun bukannya tanpa hambatan.


Ketika pelesiran ke EICMA 2019 di Milan (Italia), dia bahkan menerangkan hal yang dialaminya bersama si motor. "Ketika mereka mengatakan motor Honda hanya untuk Marc, pada akhirnya kritik saya sama seperti Crutchlow dan Lorenzo. Semua orang di HRC bekerja untuk membuat motor lebih baik. Lebih kompetitif untuk semua pembalap, bukan hanya untuk saya. Jika saya menang, saya tidak peduli dengan orang lain. Tapi, saya adalah orang pertama yang tertarik membuatnya (RC213V) bisa dikendarai seperti Yamaha," ujar Marquez kepada Gazzetta dello Sport.


Dua kekalahannya di Austria dan Silverstone dianggap sebagai contoh nyata. Lalu soal M1, mungkin hanya spekulasi semata. Toh, Marquez juga belum pernah sekalipun megendarai Yamaha M1. Meskipun banyak pula yang menyebut motor itu lebih ramah dengan pembalap.


Lihat saja kiprah Lorenzo saat membela Yamaha. Sebanyak 3 kali X-Fuera tampil sebagai juara dunia MotoGP (2010, 2012 dan 2015). Bahkan selama 9 tahun bersama Yamaha, dia tak pernah keluar dari tiga besar. Sementara sepak terjang Lorenzo sekarang ini, sangat jauh dari prestasi.



Terlepas dari padu tidaknya dengan RC213V, Marquez terlihat tak mau ambil pusing soal kelemahan motor Honda. Menurutnya, tekad untuk menang merupakan kunci utama. "Sebagai seorang pembalap, Anda harus punya rasa lapar. Tapi kalau saya lebih senang dengan kata berani. Saya selalu punya itu dan selalu berusaha menunjukkannya. Adanya lawan juga menjaga fokus saya untuk bekerja lebih baik lagi. Setiap tahun kami ingin menaklukka kejuaraan. Dan, target rival saya tahun depan tentu saja ini, terang Marquez.


Visi ini tentu jadi hal yang patut ditiru oleh rider Honda lainnya. Marquez bahkan masih yakin dengan daya saing Honda di MotoGP. Buktinya, sang pembalap siap menambah durasi kerjanya bersama Honda. Walau kontrak 2 tahunan baru berakhir pada 2020, dia kabarnya sudah menyepakati perpanjangan di 2021 mendatang. (Ano/Van)


Sumber: Gazzetta dello Sport


Baca Juga: Balapan Penuh, Andi Gilang Gantikan Galang Dimas Ekky di MotoGP 2020

Promo Populer di Jakarta Selatan

Video Motor Terbaru di Oto
  • Cleveland Ace 400 Scrambler | First Impression |...
    • 04 Des, 2019
    •  
  • Yamaha NMax Baru | First Impression | Berapa...
    • 04 Des, 2019
    •  
  • Yamaha XSR 155 | First Impression | Apa...
    • 04 Des, 2019
    •  
  • BF Goodrich CG | First Impression | Motor...
    • 04 Des, 2019
    •  
  • Husqvarna Svartpilen 701 | First Impression | Pakai...
    • 04 Des, 2019
    •  
  • KTM 450EXC-F Portugal Edition | First Impression |...
    • 30 Nov, 2019
    •  

Motor Populer

  • Populer
  • Terbaru
  • Yang Akan Datang
  • Komparasi