Modenas Brusky, Skutik Coba-coba Kawasaki di Tengah Lesunya Segmen Motor Sport Indonesia?
KMI Impor Utuh Skutik CBU Malaysia Sebanyak 2.000 Unit Per Tahun Guna Jawab Permintaan Komuter
PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) mencoba peruntungan di segmen skutik atau motor matik Tanah Air dengan merilis Brusky 125. Momen peluncurannya dilakukan di hari pertama Jakarta Fair (PRJ) 2026 dan cukup menyita perhatian para pengunjung yang hadir.
Skutik ini dijual dengan harga Rp26,5 juta on the road (OTR) Jakarta. Unitnya hasil impor utuh dari Malaysia dengan kuota pengiriman sebanyak 2.000 unit per tahun. Harapannya motor tersebut bisa terjual sebanyak 200 unit per bulan dan bisa bersaing dengan rival sejenis seperti dari merek Yamaha atau Honda yang memang sudah jauh lebih dulu berjualan.
Dept Head Sales & Promotion PT KMI, Michael C Tanadhi menyebutkan, skutik ini bukanlah produksi asli dari Kawasaki. Kegiatan pengembangan, riset, hingga lahirnya produk tersebut dilakukan oleh Modenas, sebuah pabrikan otomotif lokal asal Malaysia. Meski diluncurkan di booth Kawasaki di PRJ 2026, dirinya justru enggan menyebut motor ini sebagai produk Kawasaki.
"Produk ini stand alone ya, yakni Modenas mereknya itu bukan Kawasaki. Kita, Kawasaki Motor Indonesia yang mengimpor barang ini, ya distributor dan produk ini di luar Kawasaki," kata Michael di JIExpo, Kemayoran Jakarta, Kamis (11/6).
Foto: OTO/BangkitSoal after sales, lanjut Michael, nantinya seluruh aktivitas penyediaan spare-part hingga servis bisa dilakukan di seluruh jaringan diler Kawasaki di Indonesia. "Ya karena Modenas ini bagian Kawasaki Motor Corporation dan kita memiliki ide bahwa Modenas juga bisa dipasarkan di Indonesia," imbuhnya.
Produk Coba-coba?
Modenas dan Kawasaki di Malaysia memiliki hubungan kemitraan strategis yang erat sejak Modenas didirikan. Hubungan ini mencakup kepemilikan saham, alih teknologi, dan perakitan produk. Kolaborasi ini memungkinkan kedua belah pihak memperluas pasar di kawasan Asia Tenggara.
Di Malaysia, skutik tersebut memiliki nama Modenas Karisma EX 125 yang dijual 5.397 RM atau setara Rp23 jutaan. Sementara di Filipina pakai nama yang sama seperti di Indonesia yakni Brusky yang ditawarkan seharga 75 ribu Peso atau Rp21 jutaan.
Foto: OTO/BangkitMichael menyebutkan, pertimbangan utama dari mengimpor motor ini dan menjualnya di pasar Indonesia adalah hasil dari masukan dan permintaaan spesifik dari para komunitas Kawasaki di Tanah Air. "Ya, ini lebih ke arah menjawab teman-taman komunitas kita yang minta model ini
dijual di Indonesia. Produk ini kan sudah launching di Filipina, kata mereka. Yasudah kita coba impor, di sana (Filipina) cukup bagus penjualannya bisa terjual 2 ribu unit per bulan," bebernya.
Sejak berjualan di Tanah Air, Kawasaki Indonesia seperti 'alergi' dengan motor matik. Mereka selalu menyebut jika bicara Kawasaki, maka haruslah bicara motor sport. Tapi kini, data yang berbicara, penjualan motor di Indonesia beberapa tahun belakangan mayoritas disokong oleh produk matik. Misal pada 2025 lalu, dari data Asosasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menyebutkan dari penjualan sebanyak 6,4 juta unit, jenis skutik berkontribusi telak 91,7 persen, sementara jenis sport hanya 3,5 persen saja.
Menanti Strategi Agar Tak Terulang
Bila menarik ke belakang, tepatnya pada 2013 Kawasaki Indonesia juga melakukan hal yang serupa dengan menjual Kawasaki Bajaj Pulsar 200 NS. Sistemnya kurang lebih sama, di mana Bajaj menyediakan produk, sementara KMI mendistribusikan, menjual, dan menjamin layanan purnajual (aftersales) lewat jaringan diler resmi Kawasaki.

Pada awal peluncurannya, Kawasaki Bajaj Pulsar 200NS dijual dengan harga yang cukup kompetitif (sekitar Rp23 jutaan pada saat itu). Antusiasme konsumen tergolong tinggi karena beberapa alasan, mulai dari adanya logo Kawasaki dan layanan servis di diler Kawasaki itu sendiri. Namun bulan madu ini tak berlangsung lama, masuk tahun 2015-2016, penjualan Pulsar 200NS mulai merosot tajam hingga akhirnya Kawasaki Indonesia memutuskan untuk menghentikan penjualan pada 2016.
Nah, kini Modenas Brusky yang sudah dijual di Indonesia di bawah kendali KMI sama sekali tak mengemas logo atau tulisan Kawasaki di motornya. Lantas apakah akan berhasil menarik minat konsumen atau justru akan berakhir sama dengan langkah Kawasaki menjual Pulsar NS200 beberapa tahun lalu? (KIT/ODI)
Baca Juga:
Spesifikasi dan Harga Kawasaki Modenas Brusky 125 yang Baru Mengaspal di JFK 2026
Kawasaki Indonesia Rilis “Mobil” Teryx H2, Harganya Tembus Rp1,2 Miliar!
-
Jelajahi Kawasaki Brusky 125
Cerita Terkait Kawasaki Brusky 125
- Berita
Model Motor Kawasaki
Jangan lewatkan
IIMS 2026
Tren & Pembaruan Terbaru
- Terbaru
- Populer
Anda mungkin juga tertarik
- Berita
- Artikel feature
Motor Unggulan Kawasaki
- Terbaru
- Yang Akan Datang
- Populer
Bandingkan & Rekomendasi
Kawasaki Brusky 125
Rp 26,5 Juta
Tulis Review
Harga Brusky 125
|
|
Kapasitas
125
|
|
Diameter x langkah
52.4 mm x 57.9 mm
|
|
Jenis Mesin
Single Cylinder, 4-Stroke, SOHC, Air Cooled Engine
|
|
Indikator Lampu
Ya
|
|
|
Tren Scooter
- Terbaru
- Yang Akan Datang
- Populer
Artikel Motor Kawasaki Brusky 125 dari Zigwheels
- Motovaganza
- Tips
- Review
- Artikel Feature