jakarta-selatan
kali dibagikan

Mengupas Teknologi Baru Aprilia Shiver 900

  • 14 Okt, 2019
  • 747 Kali Dilihat

Aprilia Shiver 900 datang dengan ragam pembaruan. Sektor mesin, konstruksi, kopling, semakin dioptimalkan. Fitur dan fasilitas mengendara pun makin kaya, membuatnya kian praktis dipersonalisasi. Sayangnya, desain motor cenderung konservatif. Untuk mengenalnya lebih jauh, mari kupas teknologi Aprilia Shiver 900 seharga Rp 560 juta ini.


Aprilia Shiver 900


“Ini mesinnya baru. Dari versi 750cc, yang berubah panjang langkahnya saja. Selain itu, ECU pun sudah memakai tipe 7SM, generasi terbaru. Plus, kopling dibenahi sehingga lebih lembut. Makanya, walaupun kapasitas mesin Aprilia Shiver sebesar 900 cc tapi getarannya adem,” kata Yudi, Technical Trainer Manager PT Piaggio Indonesia.


Ada pun desain blok mesin semi-dry carter terbaru, membantu mengurangi hilangnya tenaga akibat guncangan. Soal kemampuan lajunya, memang impresif. Mesin V-Twin 896cc sanggup menjambak pengendara berkat tenaga 95HP/8.750rpm dan torsi 90 Nm/6.500 rpm. Daya sebesar itu pun hanya bertanggungjawab memangku beban sebesar 218kg (Dalam keadaan tangki penuh). Artinya power to weight ratio bisa dibilang jempolan. Plus, injektor anyar memberikan dampak pada efisiensi konsumsi bahan bakar sekaligus emisi gas buang yang berkurang.


Reduksi bobot, datang dari arsitektur rangka yang baru. Begitu pun penggunaan komponen aluminum di konstruksinya. “Reduksi bobot Shiver 900 datang dari berbagai aspek. Pertama, karena penggunaan double chassis. Jadi di atasnya tubular, lalu di bawah disambung alumunium. Salah satu keuntungan konstruksi ini, tingkat rigiditasnya bagus,” tambahnya.


Ia menjelaskan, motor terasa lebih enak dan mudah dikendalikan, bahkan untuk pemula sekalipun. Soal sambungan antara dua sasis, tak usah khawatir. Bautnya diklaim sangat kuat. Selain itu, pelek palang yang digunakan juga memiliki peran penting. Yang belakang bobotnya terbuang 1,3kg dan belakang 0,9 gram dari versi sebelumnya. Roda baru itu dibungkus ban berukuran 120/70 17 inci di depan, sementara belakang berprofil 180/55 17 inci guna memperkuat traksi.


Aprilia Shiver 900


Aspek pengendalian disokong juga oleh pemasangan fork upside down 41mm. Dan di belakang memakai monoshock yang berposisi condong ke kanan. Kedua suspensi ini bisa diatur baik preload maupun dumpingnya dengan mudah.


Fitur berkendara turut ditambahkan. Yang sebelumnya hanya memakai satu tahap kontrol traksi, sekarang bisa diatur hingga tiga tahap. Semakin besar angkanya, traksi tertahan lebih baik. Hal ini guna meminimalisir risiko motor kehilangan kendali karena memang lajunya cukup liar.


Namun, karena ini motor performa, Aprilia membiarkan Anda bisa mematikan ATC (Aprilia Traction Control) sama sekali. Pun ABS-nya. Tapi demi alasan keamanan, setiap mesin baru dinyalakan semuanya aktif lagi.


Karena motor sudah mengadopsi sistem ride-by-wire, Shiver juga memiliki mode mengendara. Pertama rain, tour, dan yang paling tajam sport. Mengaktifkannya sangat mudah, baik dalam keadaan stasioner maupun sedang melaju. Dengan catatan, gas tidak terbuka.


Penahan laju diklaim mengalami penyempurnaan juga. Tertera dalam data, dua piringan cakram 320mm menempel di roda depan. Masing-masing diberi kaliper empat piston yang siap mengapit laju motor dari keadaan kencang. Sementara di belakang, cakram berukuran 240mm dijepit kaliper satu piston. Metal braided brake hose (kabel rem berbahan kuat) dipasang pada seluruh bagian. Plus, ABS dua kanal yang bisa dinyala-matikan.


Nah, panel instrumen kian canggih. Seluruhnya disajikan dengan layar digital full TFT. Mirip milik Vespa GTS Supertech, layar ini sanggup menampilkan informasi sangat lengkap. Koneksi dengan gawai cukup melalui aplikasi dan sinergi Bluetooth. Setelah terhubung, mulai dari navigasi, memutar musik dan notifikasi telepon muncul di layar itu.


Terakhir, mengenai desain. Walaupun ini subjektif, menurut kami rupanya tidak begitu menggugah. Utamanya karena penggunaan model headlamp dan stoplamp yang cenderung konservatif. Pahatan yang ada kurang tegas merepresentasikan kemampuan motor. Sayangnya lagi, LED belum tertera di mana-mana, semuanya masih menggunakan bohlam.


Lain cerita soal pahatan di tangki dan panel bodi. Seluruhnya kekar dan memiliki kesan agresif. Bahkan kiri-kisi angin yang pada fairing, mencitrakan motor performa. Ditambah aksen struktur teralis yang dilabur merah. Bagian buritan semakin indah dengan dua knalpot yang diberi desain unik. Lubangnya disekat pelat lagi, sehingga suara yang keluar lebih adem. (Hlm/Van)



Baca Juga: Peledak Ini Amankan Korban Saat Kecelakaan

Promo Populer di Jakarta Selatan

Video Aprilia Shiver 900

Lihat video terbaru Aprilia Shiver 900 untuk mengetahui bagaiamana mesin, desain, konsumsi BBM, performa & lainnya.

Motor Aprilia Pilihan

  • Populer