jakarta-selatan
kali dibagikan

Ketika Honda Monkey Berevolusi Jadi Gorilla

  • 07 Nov, 2019
  • 1782 Kali Dilihat

Selain menjual aksesori, K-Speed juga mengerjakan modifikasi dan custom roda dua. Bike shop asal Thailand itu baru saja membangun motor custom berbasis Honda Monkey. Mengusung konsep mini cafe, motor garapannya dinamakan Gorilla Racer.


Honda Monkey


Sesuai namanya, bodi si ’Monyet’ dirombak menjadi gemuk nan padat. Sebagai representasi gorilla, ia dikelir warna Lambo grey, dengan berbagai komponen yang dicat warna hitam legam. Honda Monkey Gorilla Racer bukanlah atas pesanan seseorang, melainkan proyek internal K-Speed. Eak, bos K-Speed mendapat kemudahan untuk merancangnya. Karena bengkelnya punya segala macam jenis part. Menurut sang pemilik, membangunnya seperti merakit mainan baru.


Eak sepertinya melahirkan konsep baru untuk motor mungil. Setelah mengungah foto ‘Gorilla Racer’ ke media sosial, banyak builder yang mengapresiasi hasil karyanya. Menurut mereka, eksekusi dilakukan sungguh luar biasa, dan di luar ekspektasi.


Ubahan paling signifikan ada di bagian kaki-kaki. Menggunakan pelek berdiameter 14 inci, sebelumnya 12 inci. Pakai merek aftermarket untuk Honda Grom. Penyematan pelek besar tergolong mudah, karena tidak mengubah bagian apapun. Ditambah dop berbahan alloy, mempertegas tampilan ban yang terlihat garang. Ukuran kulit bundarnya, 140/70 untuk depan, dan 150/70 belakang. Disk cakram juga pakai punya aftermarket, tapi ukurannya sama dengan pabrikan.


Peredam kejut depan masih standar, tapi sedikit diturunkan. Sedang shock belakang pakai besutan YSS. Sejujurnya, mereka agak berlebihan dalam memodifikasi Monkey ini. Menggunakan swingarm aluminium ringan, dan satu set rem Brembo, yang sebenarnya tidak mereka butuhkan. Namun, mampu memberikan kesah mewah.


Honda Monkey


Bagian atas subframe dibuat lebih pendek dan bulat. Dibentuk sedemikian rupa ala cafe racer. Tak lupa juga setang model underyorke untuk menunjang tampilan. Belakangnya menggunakan sepatbor gaya klasik, dan lampu belakang LED. Depan juga dipasangkan sepatbor, tetapi ukurannya mini.


Walau banyak perubahan yang membuat Monkey terlihat semakin kecil, Eak melakukan hal sebaliknya dalam urusan tangki. Tangki asli masih bertahan, tapi jadi lebih besar karena penggunaan cover berbahan plastik abs. Karena menggunakan cover, tutup tangki jadi berubah. Menggunakan model dari RMZ Racing, agar lebih keren. Bagian bawah dipasangkan belly spoiler berpenampilan agresif, juga terbuat dari plastik yang sama. Untuk menambah kesan garang, K-Speed juga menambahkan knalpot aftermarket model under belly. Bagian mesin, memakai velocity stack, untuk memfokuskan aliran udara masuk ke ruang bakar.


Lampu depan diganti dengan LED bulat berdiameter 6,5 inci. Karena memakai ukuran yang lebih besar, jadinya menggunakan bracket custom. Lalu ditambag grille aftermarket di batok lampu sebagai pemanis. Panel instrumen masih bawaan pabrik. Rumah kunci diletakkan body samping, persis seperti motor klasik. Serta menggunakan satu set rantai dan sprocket baru. (Bgx/Van)


Sumber: Bikeexif


Baca Juga: BMW Motorrad Kenalkan R 18/2 di EICMA 2019

Galeri

Promo Populer di Jakarta Selatan

Video Honda Monkey

Lihat video terbaru Honda Monkey untuk mengetahui bagaiamana mesin, desain, konsumsi BBM, performa & lainnya.

Motor Honda Pilihan

  • Populer
  • Komparasi