• Wishlist

Ketahui Hal Ini Sebelum Beli Kawasaki Vulcan

Ketahui Hal Ini Sebelum Beli Kawasaki Vulcan

Kawasaki Vulcan S ada di Indonesia sejak 2015. Tepatnya Maret di perhelatan Java Jazz Festival, JIExpo, Kemayoran. Kemunculannya, langsung menjadi produk terlaris kedua di jajaran moge Kawasaki. Saking banyaknya peminat, saat itu, inden unit mengular hingga 2 bulan. Bahkan, baru 5 bulan dipasarkan, motor ini terjual 200 unit.



Vulcan sudah ada sejak 1984, sebagian besar gunakan mesin V-twin mulai dari 125 cc hingga 2.053 cc. Tampilannya serupa dengan Kawasaki Eliminator. Memang awal kelahirannya berasal dari motor yang terkenal di era 80an itu. Kemudian dirancang ulang oleh desainer Kawasaki, dengan membawa elemen-elemen modern. Istilah Vulcan Sebenarnya kode dari konfigurasi mesin V 2-silinder. Namun, Kawasaki menggunakan mesin paralel twin 2-silinder.


Moge cruiser ini berbasis Kawasaki ER6-n dan Kawasaki Ninja 650. Berkonfigurasi 4-tak parallel twin, DOHC, 8 valves, berkapasitas 649 cc berpendingin cairan. Punya ukuran bore 83 mm x stroke 60 mm. Keluaran tenaganya mencapai 62,1 hp di putaran 7.500 rpm dan torsi 64 Nm pada 6.500 rpm.


Punya gaya desain yang mampu merefleksikan kesan kegagahan dan kenyamanan. Konsepnya menganut cruiser series, mirip motor besar Amerika. Meski masuk dalam kategori motor penjelajah, bodinya tidak terlalu lebar. Dimensinya 2,315 x 870 x 1,095 mm dan memiliki ground clearance setinggi 130 mm. Membuat motor ini nyaman dalam bermanuver di jalanan. Tinggi jok 705 mm juga memudahkan pengendara dalam mengendalikan keseimbangan motor.


Headlampnya berbentuk oval nan pipih. Di dalamnya sudah dibenamkan teknologi LED. Jelas sangat membantu rider ketika melintasi jalan yang minim penerangan. Tangkinya dapat menampung 14 liter bahan bakar. Bentuknya bulat memanjang, dan dirancang untuk memudahkan paha pengendaranya mengapit dengan sempurna. Joknya ergonomis dan tampak menyatu dengan rangka. Bentuknya lebar, busa tebal dan empuk, memudahkan kaki pengguna berpijak saat berhenti. Posisi tempat duduk lebih rendah dari tangki.


Di bawah jok tersemat suspensi monoshock yang didesain horizontal, berada di sisi kanan motor. Ini yang menjadi ciri khasnya. Suspensi depannya teleskopik dengan diameter 41 mm. Dilengkapi ban dengan ukuran 120/70-18 inci di depan, 160/60-17 untuk belakang. Menjanjikan keseimbangan dan kestabilan pengendaraan. Untuk menunjang keselamatan, pengereman sudah dipasangkan teknologi anti-lock braking system (ABS). Rem depan pakai single disc 300 mm dual piston, dan 250 mm single piston di belakang.


Stang panjang dan mudah diraih. Meski berkesan lebar, diklaim cukup lincah saat menyalip di tengah kepadatan lalu lintas. Spionnya lebar, jelas memudahkan rider untuk memantau kondisi di belakang. Pijakan kaki pengendara bisa diatur posisinya. Masing-masing bisa bergeser sejauh 25 mm (maju-mundur) dari posisi standar. Tinggal atur sesuai selera saja.


Ada beberapa teknologi canggih yang dibenamkan. Sebut saja panel indikator kombinasi digital-analog. Terbagi menjadi dua bagian, bagian atas (panel analog) dan bawah (panel digital). Jarum analog jadi penunjuk putaran mesin, sementara panel digital memperlihatkan informasi berupa kecepatan, indikator bahan bakar, odo meter, jam digital, dan posisi transmisi. Disajikan lewat grafis digital layar monokromatik.


Target market yang dibidik, rider yang bosan dengan motor kecil. Segmentasinya untuk pria berusia 30-40 tahun. Empat tahun lalu, ia merupakan pemain baru dan menjadi pemain tunggal pabrikan Jepang di segmen cruiser. Namun di 2017, ia mendapat lawan dari Honda, dengan Rebel CMX500.


Kini, pihak Kawasaki Motor Indonesia hanya menawarkan varian Vulcan S SE. Tersedia dengan dua pilihan warna. Hitam dengan list gold dan ungu dengan list silver. Harga yang ditawarkan Rp 179 juta (OTR Jakarta). Sampai sekarang, Vulcan belum pernah mendapat ubahan. Terakhir hanya sebatas perubahan warna saja. (Bgx/Van)


Baca Juga: BMW Motorrad Kenalkan R 18/2 di EICMA

Jelajahi Kawasaki Vulcan S

Bandingkan & Rekomendasi