BMW G 310 GS Sukses Jadi yang Terlaris di Tanah Air

BMW G 310 GS Sukses Jadi yang Terlaris di Tanah Air
Gambar
Review Pengguna

Kolaborasi BMW Motorrad dan TVS menjadi langkah akurat. G 310 GS, salah satu produk kerjasamanya, sukses menyumbang penjualan paling besar di Tanah Air. Tak disebutkan besaran angka pasti. Namun sang bos berucap, kontribusinya mencapai 30 persen dari total penjualan BMW Motorrad.

BMW G 310 GS

“Motor yang paling laku dan menjadi favorit masih BMW G 310 GS. Karena harganya juga tergolong ekonomis. Sekitar 30 persen penjualan, didominasi motor ini,” ucap Joe Frans, CEO BMW Motorrad Indonesia, di sela peresmian diler baru.

Tak aneh, pasalnya seri GS lain dibanderol Rp 500 juta ke atas. Varian kecil ini bisa mengobati para penggila BMW adventure dengan nilai jual yang ramah kantong : Rp 142 juta off the road. Kapan lagi Anda bisa memboyong motor berlogo baling-baling seharga itu. Seperti apa spesifikasi lengkapnya?

Secara rupa, DNA adventure begitu kental. Proporsional dan tidak terlihat murahan. Fairing lancip di samping dibuat menyambung ke spatbor depan. Tulang rangka yang mengurung di luar juga menambah kesan kokoh. Sayang desain headlight tak segarang kakak-kakaknya. Siluet V justru nampak lebih kalem. Dan cukup disayangkan, isinya belum LED. Namun tekukan tangki, jok, hingga ke buritan, rasanya cukup untuk menebus dosa bentuk mata yang terlalu halus.

Bagian teknis juga tergolong mumpuni. Rangka tubular menjadi konstruksi utama G 310 GS. Dikawinkan pula dengan fork upside down 41mm. Sementara topangan belakang, single shock adjustable dan aluminium swing arm yang berperan meredam. Nah, karena bagian dari entry level, ia tidak menggunakan gardan seperti line up lain. Rantai masih dipertahankan sebagai pengerek ban belakang.

Jantung mekanik yang tertanam di balik arsitektur kokoh, merupakan hal yang sama persis dengan G 310 R, varian motor BMW paling murah. Berkubikasi 313cc satu silinder DOHC, beroutput 33,5hp/9.500rpm dan putaran torsi sebesar 28Nm/7.500rpm. Semua itu mampu membawa laju motor hingga 143kpj. Nah, karena berbasis satu piston, maka jangan terlalu berharap suaranya menggelegar.

Melihat keseluruhan, apa yang didapat memang menggiurkan. Kesan premium dan eksklusif sudah pasti langsung dirasa oleh sang pemilik kala meminangnya. Bahkan mungkin, beberapa orang awam tak menyangka harganya belum tembus Rp 200 juta. Wajar jika ia laku.

Lain nasib dengan BMW C400X maupun C400GT. Kedua skuter mewah ini ternyata kurang menggugah pasar. Padahal, fitur dan rupanya sangat menarik perhatian. Pun dari segi fungsionalitas harian. “Kalau C400X maupun yang GT, memang kecil sekali peminatnya. Tapi kami dari awal sudah berekspektasi begitu. Karena dengan harga off the road mulai Rp 259 juta, mesin yang didapat juga tidak signifikan besar,” tutup Joe. Di samping itu, yang juga menjadi favorit justru R 1250 GS dan R Nine T. Line up premium BMW Motorrad. (Hlm/Van)

Baca Juga: Suzuki V-Strom Siap Luncur di EICMA

Jelajahi BMW G 310 GS

Bandingkan & Rekomendasi

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store