Alasan Yamaha Byson FI Masih Menarik Dibeli

Alasan Yamaha Byson FI Masih Menarik Dibeli
Gambar
Review Pengguna

Sejak kemunculannya pada 2015, Yamaha Byson FI masih bertahan di pasar otomotif Tanah Air. Meski kalah tenar dengan naked bike lain dan skutik premium, peminatnya tidak hilang begitu saja. Lalu, apa yang membuatnya masih menarik untuk dibeli?

Saat ini, Yamaha Byson Injeksi dijual Rp 22,950 juta on the road Jakarta. Kisaran harganya sangat kompetitif di pasar otomotif Indonesia, khususnya jenis naked bike. Bahkan jika dibanding motor sport yang menggunakan fairing, ia jauh lebih murah. Dirinya hadir untuk memberikan pilihan kepada konsumen yang menginginkan kendaraan serbaguna. Bisa untuk dipakai harian maupun kegiatan turing.

Berbekal mesin berteknologi Fuel Injection, konsumsi bahan bakar jauh lebih irit dari model sebelumnya. Meski kapasitas mesin turun akibat penerapan Euro 3, tapi tenaga masih cukup mumpuni saat melintasi berbagai kondisi jalan. Tercatat daya yang mampu dihembuskan sebesar 13,1 hp pada 8.000 rpm, sedang torsinya 12,98 Nm di putaran 6.000 rpm dengan perbandingan kompresi 9,5:1. Sementara pendahulunya dapat menghasilkan tenaga 14 hp dan torsi 13,6 Nm.

Yamaha Byson FI

Jika melihat dari angka, memang kalah dengan model karburator, tapi masih bisa diandalkan. Akselerasi justru lebih responsif Byson FI, khususnya putaran bawah hingga menengah. Itu karena bobot total si injeksi lebih ringan 2 kg dari versi lawas. Sementara putaran atas cenderung datar.

Baca Juga: Dibanderol Rp 16 Jutaan, Ini Hal Menarik dari Yamaha Mio S 125

Jantung mekanis yang digendong berkapasitas 149,3 cc, SOHC, satu silinder, 5 percepatan, 4 langkah dan memiliki sistem berpendingin udara dengan memadukan piston berukuran 57,3 mm dengan stroke 57,9 mm. Meski volumenya mengecil, Yamaha mengklaim sangat Eco Friendly. Secara hitungan tenaga memang menyusut, tapi tingkat konsumsi BBM justru 14 persen lebih hemat. Emisi gas buang juga tambah baik 33 persen dari sebelumnya.

Selain dibekali sistem pengabutan, ia punya fitur tambahan yang tidak kalah menarik dengan para pesaingnya. Terdapat panel instrumen minimalis bentuk persegi panjang di atas setang dengan tampilan canggih. Sudah menggunakan panel LCD Digital dan lumayan lengkap, ada indikator trip meter, RPM, serta penunjuk kapasitas bahan bakar. Dilengkapi juga dengan indikator injeksi serta ECO Indikator untuk mengetahui cara berkendara agar konsumsi bahan bakar lebih efisien.

Yamaha byson panel indikator

Hal menarik lain dari Byson FI yakni dari segi desain dan dimensi. Kendati masih mempertahankan garis tampilan sama, Byson generasi kedua memiliki bentuk fascia lebih tajam dan agresif. Punya bentuk lampu depan dengan multireflektor yang modern, ala V-shape MT-25. Wajahnya pun terlihat segar dengan penempatan lampu sein sedikit di bawah lampu utama.

Sementara pada sisi tangki, tersedia Muscle Airshould dengan tampilan stylish. Disediakan dengan 3 pilihan warna; Matte Red, Matte Brown dan Matte Grey. Semuanya terdapat gambar tribal menyerupai muka banteng pada bagian penampun bensin. Dari semua opsi kelir, didominasi cat gelap, membuat kesan padat dan kokoh.

Keunggulan yang ditawarkan dari naked bike ini tentu penggunaan stang lebar bergaya street bike. Membuat posisi berkendara lebih tegak dan bikin pengendaranya makin nyaman, serta memberikan pegangan mantap saat bermanuver. Bisa dibilang, feeling berkendaranya masih sama dengan model sebelumnya.

Mesin yamaha byson

Byson FI menggunakan desain jok terpisah alias model spit, memberikan kenyamanan ekstra kepada pengendara serta pembonceng. Bagian buntut mengusung desain back tail dikombinasi behel model tanduk. Lampu belakang dibuat agresif dan makin keren, karena disisipkan material aluminium untuk komponen fender. Revolusi juga terlihat pada knalpot desain baru dengan dimensi lebih kecil.

Secara keseluruhan motor injeksi ini memiliki dimensi 1.990 x 780 x 1.045 mm (PxLxT). Sementara jarak sumbu roda 1.340 dan memiliki kapasitas tangki bahan bakar 12 liter. Ketinggian jok 790 mm dan ground clearance bertambah 10 mm dibanding model lawas. Secara keseluruhan, hampir tidak ada beda dengan menduduki Yamaha Byson versi lama. Posisi foot peg pun tetap bertahan, namun sedikit lebih nyaman karena kursi pengendara dirancang lebih empuk. Setidaknya rancang bangun yang dimiliki sangat cocok untuk postur tubuh orang Indonesia.

Unsur yang membuatnya lincah meski bodi menggembung yakni penggunaan rangka dan suspensi sama dengan model lama. Rangka tipe diamond dengan bahan pipa baja, sudah terbukti ketangguhan dan kekokohannya. Untuk memberikan kenyamanan pada pengendara, Yamaha mempertahankan peredam kejut teleskopik berdiameter 41 mm di depan dan monosok konvensional belakang.

Yamaha Byson FI

Ukuran pelek pun identik dengan model sebelumnya, 2,50 x17 di depan dan 3,50 x 17 di belakang. Tapi profil ban belakang lebih besar, 130/70-17. Sedang ban depan tetap 100/80-17. Sistem pengereman pun masih sama, depan pakai rem cakram dijepit kaliper 2 piston, sedang belakangnya masih pakai tromol.

Baca Juga: Kilas Balik Evolusi Yamaha Byson

Yamaha Byson Masih Bertahan

Yamaha Indonesia masih mempertahankan segmen entry-level naked bike di pasar otomotif Tanah Air, salah satunya Byson FI. Pertama hadir di Indonesia pada Oktober 2010. Sejarah Yamaha Byson dimulai ketika Yamaha Motor Company menyajikannya dengan nama FZ16. Menandakan naked bike ini berasal dari keluarga FZ series. Sebelum dijual di sini, ia lebih dulu dipasarkan di India sejak 2008.

Generasi awal Byson berpenampilan gagah khas motor street fighter. Kemunculannya langsung digandrungi para pecinta roda dua di Indonesia. Alhasil, jumlah penginden pun tak terbendung. Akibat tingginya permintaan, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) akhirnya memproduksi naked bike itu secara lokal pada pertengahan 2011.

touring yamaha byson

Motor laki ini mulanya masih mengusung mesin karburator. Belum ada embel-embel FI di belakangnya. Pada awal kehadiran, penantang New Honda Mega Pro FI terbilang sukses. Terbukti, penjualannya mencatat angka positif pada tahun pertamanya, yakni 23.265 unit. Periode 2011, penjualannya langsung melejit sampai 53.704 unit. Lalu 2012, kapasitas produksi Byson ditambah menjadi 15 ribuan unit per bulan. Setelah itu, pertengahan 2015, barulah versi injeksi muncul dengan penyegaran dari sisi desain dan mesin. Kapasitasnya 149 cc, lebih kecil dibanding karburator yang bervolume 153 cc. Akibat pembaruan itu, model sebelumnya stop produksi.

Dari ulasan yang telah dibahas, sebetulnya Yamaha Byson FI cukup ideal untuk dimiliki karena multiguna. Selain nyaman digunakan sehari-hari, ia juga dapat diandalkan ketika diajak perjalanan jauh. Jika Anda ingin memiliki naked bike dengan harga terjangkau dan punya penampilan sporty, Yamaha Byson FI bisa menjadi pilihan yang cocok. (Bgx/Odi)

BacaJuga: Yamaha Byson atau Honda CB150 Verza? Naked Bike yang Layak Dibeli

Jelajahi Yamaha Byson FI

Bandingkan & Rekomendasi

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store