Top 3 Berita Mobil Minggu Ini: SPK GIIAS 2021, Jadwal GIIAS 2022, dan IEMS 2021

Top 3 Berita Mobil Minggu Ini: SPK GIIAS 2021, Jadwal GIIAS 2022, dan IEMS 2021

Gelaran Indonesia International Auto Show Show (GIIAS) 2021 sudah rampung dilaksanakan. Meski dilangsungkan di masa pandemi dengan berbagai pembatasa namun perhelatan otmotif tahunan ini berjalan dengan sukses. Panitia mencatat transaksi yang cukup lumayan dan jumlah pengunjung yang di atas perkiraan.

Beberapa pabrikan juga mengumumkan hasil penjualan yang baik selama pelaksanaan GIIAS 2021. Hal ini membuat panitia, Gaikindo, maupun pemerintah, cukup yakin dengan perkembangan otomotif Tanah Air menjelang akhir tahun. Gaikindo juga sudah menetapkan tanggal pelaksanaan GIIAS 2022, yang akan kembali dilangsungkan di bulan Agustus.

Hanya selang beberapa hari, digelar Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2021. Ajang ini merupakan pameran kendaraan-kendaraan khusus elektrifikasi. Beberapa pabrikan menyatakan ikut serta. Mereka menampilkan kendaraan unggulan mereka, baik yang sudah dijual maupun yang siap diproduksi.

GIIAS Toyota Booth

GIIAS 2021

Catatan manis dibuat Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021. Setidaknya, selama 11 hari pameran, GIIAS 2021 mampu menyedot 293.252 pengunjung. GIIAS juga jadi tuan rumah bagi peluncuran 16 kendaran baru, 21 varian kendaraan listrik, 5 kendaraan konsep, dan 4 sepeda motor baru. Ini catatan yang manis mengingat masih di situasi pandemi yang penuh dengan ketidakpastian.

Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi mengatakan, berhasilnya pameran otomotif GIIAS tahun ini tak lepas dari dukungan penuh pemerintah. GIIAS 2021 diharapkan bisa menggerakan roda perekonomian di berbagai sisi, sebab industri otomotif menurutnya adalah lokomotif yang menarik banyak gerbong di belakangnya.

Para pabrikan juga mengumumkan hasil penjualannya di GIIAS. Rata-rata, model unggulan tetap menjadi produk yang laris dipesan konsumen. Astra Financial & Logistic sebagai sponsor utama menyebutkan total transaksi yang mereka dapatkan mencapai Rp 830 miliar.

Di booth Toyota, model terbaru New Avanza dan Veloz menjadi yang terlaris, lawannya Xpander juga dipesan paling banyak di Mitsubishi Motors, Wuling mencatat 1.448 SPK dengan kontribusi utama datang dari SUV Almaz RS dan Almaz, adapun Honda Brio masih jadi andalan HPM selama GIIAS 2021.

Suzuki mengumumkan jika XL7 dan edisi terbatas Ertiga Suzuki Sport FF ludes terjual, pendatang baru Creta juga mendominasi pemesanan Hyundai, BMW Group menyebutkan mendapat transaksi lebih dari Rp 1 triliun, sedangkan Daihatsu tetap puas dengan catatan mereka selama GIIAS meski tak menetapkan target. Baca lengkapnya di sini.

GIIAS 2021

GIIAS 2022 Digelar Agustus

Pameran otomotif terbesar di Asia Tenggara, Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021 sudah rampung dilaksanakan dari 11 sampai 21 November 2021. Penyelenggaran berlangsung meriah dan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Di tahun depan, GIIAS rencananya bakal dilaksanakan pada Agustus 2022. Detail tanggalnya jika tak berubah akan digelar pada 11 sampai 21 Agustus dengan lokasi yang sama yakni ICE BSD, Tangerang Selatan.

"Kami berharap kondisi pandemi akan terus terkendali dan Indonesia akan semakin membaik, sehingga rencana penyelenggaraan GIIAS pada tahun depan akan dapat terlaksana dengan baik," kata Rizwan Alamsjah, Ketua III Gaikindo, sekaligus Ketua Penyelenggara GIIAS 2021.

Sementara menurut Presiden Direktur Seven Event, Romi menjelaskan, sebelum menyiapkan pameran GIIAS tahun depan, GIIAS berskala nasional tahun 2021 juga akan dilaksanakan pada akhir tahun ini di Surabaya.

Nah sebelum GIIAS 2022, Seven Event sebagai EO (Event Organizer) kembali ditunjuk Gaikindo untuk menggelar pameran otomotif Jakarta Auto Week di Maret 2022. Event ini berbeda dengan GIIAS, dia lebih memfokuskan untuk penjualan kendaraan bermotor dengan program diskon yang menarik untuk konsumen. "Tahun depan kita sudah siapkan buat Gaikindo Jakarta Auto Week di JCC. Dan ini memang berorientasi pada penjualan," katanya.

Seperti yang sudah-sudah, Romi juga memastikan akan menggelar GIIAS Series 2022 buat daerah-daerah di Indonesia. Lokasi yang dipilih adalah Surabaya, Medan, sampai Makassar. Baca selengkapnya di sini.

IEMS 2021

Pameran Kendaraan Listrik IEMS 2021

Ajang pameran kendaraan listrik Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2021 resmi dimulai, Rabu (24/11/2021). Berlokasi di Gedung Manajemen ORPPT-BRIN, Kawasan Puspitek Serpong, Tangerang Selatan. Pameran ini merupakan kali kedua diselenggarakan setelah pada 2019 sukses terselenggara sebagai pameran perdana di Balai Kartini, Jakarta.

Hadir dengan tema "Innovation for Better Future e-Mobility", pameran yang diselenggarakan oleh Balai Besar Teknologi Konversi Energi (B2TKE) - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) ini memperlihatkan beragam produk kendaraan listrik serta kendaraan ramah lingkungan dari berbagai merek di Indonesia. Beberapa nama besar yang ikuit berpartisipasi antara lain Toyota yang membawa C+Pod dan Prius PHEV, Hyundai memajang booth berisi IONIQ 5 dan Kona Electric, Mitsubishi Motor menampilkan Outlander PHEV dan Minicab MiEV.

Hadir juga Wuling dengan konsep GESV yang siap jadi platform untuk mobil listrik di Indonesia tahun depan, DFSK, dan MAB. Untuk kendaraan listrik roda dua antara lain Astra Honda Motor, Gesits, Polygon, Volta, Gelis, serta Selis. Pameran ini juga dihadiri beberapa riset kenamaan dari perguruan tinggi seperti Arjuna UGM, Nogogeni ITS dan lain sebagainya.

Pameran yang diselenggarakan sebagai upaya mendukung industri dalam negeri dari sisi riset dan inovasi teknologi kendaraan listrik ini diharapkan dapat meningkatkan populasi kendaraan listrik. Meskipun masih jauh di bawah penjualan kendaraan konvensional, trend menunjukkan tingginya minat masyarakat Indonesia dalam menggunakan kendaraan listrik. Beberapa kendala seperti harga kendaraan listrik, harga baterai, dukungan purnajual, dan ketersediaan infrastruktur masih menjadi kekhawatiran calon pengguna kendaraan listrik.

Kepala BRIN Laksana Tri Handoko mengatakan, kegiatan riset dan inovasi pada kendaraan listrik dapat menjadi titik penting untuk menyiapkan industri dalam negeri dalam mendukung era kendaraan listrik di Indonesia. “Tidak kalah penting, regulasi serta insentif juga harus disinergikan, komitmen pemerintah telah terlihat dengan adanya target menghentikan penjualan kendaraan konvensional pada 2040 untuk roda dua, dan 2050 untuk roda empat,” ucap Handoko. Baca selengkapnya di sini. (Raju)

 

Anda mungkin juga tertarik

  • Yang Akan Datang

Video Mobil Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Mobil