5 Penurunan Pada Nissan Livina Terbaru

5 Penurunan Pada Nissan Livina Terbaru

Menjadi mobil yang paling ditunggu, All New Nissan Livina sayangnya hadir dengan beberapa kekurangan. Setidaknya ada 5 hal yang Oto.com deteksi sebagai penurunan di LMPV (low multi purpose vehicle) berbanderol paling mahal Rp 261,9 juta ini. Padahal, mobil terbaru Nissan ditransformasi signifikan dengan platform Mitsubishi Xpander, anggota aliansinya. Berikut catatan kami.

1. Performa Turun

2019 Nissan Livina

Nissan Livina terbaru punya keluaran tenaga lebih kecil dari generasi sebelumnya. Soalnya, jantung mekanis yang digunakan benar-benar berbeda. Dulu memakai mesin berkode HR15DE 1,5 liter, dengan produksi daya maksimum sebesar 109 PS pada 5.600 rpm dan torsi puncak 143 Nm di 4.000 rpm. Livina baru menggotong dapur pacu 4A91 MIVEC milik Mitsubishi, juga diaplikasi pada Xpander. Semburan energi dorong tertingginya hanya 104 PS di 6.000 rpm dengan momen punter 141 Nm pada 4.000 rpm.

Penggemar Livina pasti mengharapkan mesin MR18DE 1,8-liter hadir kembali. Padahal mesin itu terbukti kencang, irit dan memiliki daya tahan yang kuat. Seandainya Livina terbaru ini ada opsi mesin 1.8, tentunya sebuah pilihan sangat menarik.

2. Bukan CVT

Transmisi otomatis Livina 2019, ikut diubah oleh Nissan. Kini menggunakan model konvensional, bukan lagi CVT (Continuous Variable Transmission) seperti model sebelumnya. Harusnya rasa berkendara yang disuguhkan berbeda. Memang perangkat itu bakal lebih responsif, tapi kenyamanannya kurang. Soalnya CVT dikenal mampu mengeliminasi entakan yang tercipta di tiap momen perpindahan gigi, akibat penggunaan belt dan puli. Alasan Nissan memakainya tak lain untuk menekan ongkos produksi. Dibutuhkan dana dan waktu riset lebih, agar dapat memadukan transmisi CVT miliknya dengan paltform Xpander yang digunakan.

3. Sandaran Kepala Tengah Absen

Sandaran kepala sangatlah penting. Komponen ini mencegah penumpang kendaraan mengalami cedera leher jika terlibat kecelakaan. Entah apa alasannya, Nissan tak membekali head restrain (headrest) untuk penumpang tengah di baris kedua. Pabrikan asal Jepang itu, justru memberikan sandaran tangan (arm rest), seperti yang digunakan pada Xpander. Memang fitur semacam itu meningkatkan kenyamanan, tetapi dari segi safety kurang memadai.

4. Kontrol AC Analog

Panel AC (Air Conditioning) Livina  hanya dilengkapi kenop putar tanpa adanya layar digital. Padahal pesaingnya, seperti Honda Mobilio, Toyota Avanza, Daihatsu Xenia dan Suzuki Ertiga sudah mengaplikasikan. Hal ini menjadi salah satu kekurangan Livina. LMPV yang sudah tampil mewah dan elegan dengan balutan kulit pada interiornya, harus sedikit terganggu akibat pemakaian instrument pendingin kabin itu. Bisa jadi alasannya lagi-lagi menekan ongkos produksi, agar harga jualnya tak terlalu tinggi.

5. Layar di Plafon

FItur monitor yang menempel di plafon sebelumnya hadir pada Grand Livina varian teratas. Sayangnya, generasi terbaru justru menghilangkannya. Padahal keberadaan komponen itu memberikan nilai tersendiri ketika dibandingkan kompetitor. (Hfd/Van)

Baca Juga: Komparasi Mitsubishi Xpander Termewah dan Nissan Livina Termahal

Jelajahi Nissan Livina

  • Tampak Depan Bawah Nissan Livina
  • Tampak samping Livina
  • Tampak atas Livina
  • Tampak Grille Livina
  • Lampu depan Livina
  • lampu belakang Livina
  • Knalpot Nissan Livina
  • Tampak belakang Livina
Nissan Livina
Rp 208,3 - Rp 276,05 Juta Cicilan : Rp 4,75 Juta

Model Mobil Nissan

  • Nissan Livina
    Nissan Livina
  • Nissan Magnite
    Nissan Magnite
  • Nissan Serena
    Nissan Serena
  • Nissan Leaf
    Nissan Leaf
  • Nissan X Trail
    Nissan X Trail
  • Nissan Kicks e-Power
    Nissan Kicks e-Power
Mobil Nissan

Jangan lewatkan

GIIAS 2021

Anda mungkin juga tertarik

  • Yang Akan Datang

Video Mobil Nissan Livina Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Mobil Nissan Livina

Bandingkan & Rekomendasi

Tren MPV

  • Yang Akan Datang