jakarta-selatan

5 Alasan Honda Brio Terbaru Sangat Diminati

  • 04 Apr, 2019
  • 7358 Kali Dilihat

Honda Brio Satya menjadi hatchback LCGC paling diminati. Penjualannya terbukti apik, setelah Honda Prospect Motor (HPM) memperbarui desainnya. Tampangnya kini tak lagi semungil dulu, namun lebih condong agresif dan lebar. Selama Januari – Februari 2019, Brio mencatat hasil pemasaran sebanyak 12.477 unit. Terdiri dari 9.486 unit Brio Satya dan 2.991 unit Brio RS. Apa saja penyebab Satya disukai masyarakat?


Tentulah banyak yang menjadi latar belakang. Stretegi dagang yang dilakukan Honda pada pasar, berhasil. Sejak kali pertama tampil di market nasional, Brio sudah berani muncul berbeda. Saat yang lain menawarkan mesin tiga silinder 1,0 liter, Brio malah yakin dengan mesin 1,2 liter. Bahkan ia juga yang paling pertama menawarkan transmisi CVT. Kelebihan-kelebihan inilah yang membuatnya banyak dipuja dan dibeli.


Desain



Pertama rancangan tampilan baru Honda Brio. Honda piawai menyuguhkan produk yang sesuai dengan target market: kawula muda. Desain lebih segar dan tampilan dibikin trendi. Meski ada opini, karakter Brio jadi berubah, lantaran tak lagi pakai kaca datar di buritan. Toh pernyataan itu ditepis lewat hasil torehan jualan yang positif. Artinya dengan bentuk sedikit lebih bongsor dan lekukan lebih tajam dari model lawas, ia malah makin diterima pasar.


Keluarga muda juga menjadi sasaran Honda. Dimensi jadi salah satu poin utama pada Brio terbaru. Kini ia berukuran (PxLxT) 3.800 mm x 1.680 mm x 1.485 mm. Tak cuma dari bodi yang lebih panjang, jarak sumbu roda juga direnggangkan menjadi 2.405 mm. Hasilnya bikin kabin makin lapang, baris kedua dan bagasi lebih lega. Ini menjadi nilai lebih bagi keluarga kecil yang ingin membeli Brio dan membawa anaknya pergi bersama.


Harga dan Brand Image


Harga yang ditawarkan HPM untuk Brio tergolong di atas rata-rata. Setidaknya ia punya pilihan lima tipe untuk Anda. Mulai dari yang termurah, Rp 140 juta hingga tipe Brio RS (nonLCGC) Rp 191 juta on the road Jakarta. Unit paling laku tipe LCGC lantaran lebih ramah di kantong. Lalu citra brand Honda tergolong baik. Saat konsumen membeli Brio, seolah gengsi pemilik juga ikut terkerek. Pabrikan berlogo H tegak ini acap kali dicap masyarakat sebagai brand premium. Walau itu sangat subjektif dan kontekstual.


Handling



Selain desain, tak sedikit yang mengakui pengendalian Brio Satya dan RS menyenangkan. Dengan catatan, tetap dalam sudut pandang sebagai kendaraan di segmen kompak hatchback. Suspensi depan pakai MacPherson Strut dan H-Shape Torsion Beam di roda belakang. Namanya hatchback sudah pasti punya ketangkasan. Tapi Brio memberikan pengendalian lebih dari pabrikan lain. Salah satu penyebabnya, formulasi redaman getaran itu. Komunikasi antara setir dengan ban juga positif. Reaksinya tangkas untuk bermanuver. Saat melesat kencang juga tetap stabil. Anda bisa buktikan itu sendiri.


Terkenal Irit


Yang jadi pertanyaan, berapa konsumsi bahan bakar Honda Brio Satya CVT dalam pengendaraan normal? Kami sempat menguji dan memakainya untuk harian. Diisilah bensin beroktan RON 90 (sesuai rekomendasi pabrikan). Hasil yang didapat, 13 km/liter dengan kondisi macet tipikal jalanan Kota Jakarta. Sedang konsumsi jalan bebas hambatan kami intip MID, mencapai 20 km/liter. Sebagai informasi tambahan, salah satu syarat biar mobil dianggap LCGC, bisa tembus konsumsi bahan bakar 20 km/liter.


Lalu pada ajang pembuktian efisiensi Honda Brio, ada beberapa peserta membuktikan torehan 30,1 km/liter tanpa menghidupkan AC. Sebagai salah satu pembanding, peserta lain tetap menghidupkan AC selama perjalanan. Sambil mengaplikasikan eco-driving hasilnya 25,1 km/liter. Setidaknya inilah gambaran konsumsi bensin Brio. Kalau pandai mengatur putaran mesin, niscaya Brio Anda pun bisa seirit itu.


Tenaga Besar dan Transmisi CVT 



Mobil besutan Honda ini menggendong jantung pacu 4-silinder 1,2 liter i-VTEC berdaya 90 PS pada 6.000 rpm dan torsi maksimal 110 Nm pada 4.800 rpm. Angka performa itu diklaim paling tinggi di kelasnya. Sangat cocok digunakan untuk menyelinap di kemacetan kota. Sementara transmisi andalan, CVT, digunakan untuk menyalurkan output ke penggerak roda depan. Teknologi ini pula yang menambah efisiensi pembakaran. Selain penyalurannya halus, CVT menjaga rpm mobil lebih stabil. Inilah salah satu poin pamungkas, yang membuat Brio terus disukai masyarakat Indonesia. Bahkan belakangan, Brio juga mulai diekspor ke luar negeri. (Alx/Van)


Baca Juga: Venue, Crossover Terkecil Hyundai

kali dibagikan

Harga dan Promo Varian Brio

  • Satya E | Rp148,5 Juta (OTR)
    DP (mulai dari) Rp21,7 Juta
    Angsuran Rp3,73 Juta
    Tenor 60 Months
    Lihat Promo
  • Satya E CVT | Rp163,5 Juta (OTR)
    DP (mulai dari) Rp24,7 Juta
    Angsuran Rp4,09 Juta
    Tenor 60 Months
    Lihat Promo
  • RS CVT | Rp191 Juta (OTR)
    DP (mulai dari) Rp30,2 Juta
    Angsuran Rp4,75 Juta
    Tenor 60 Months
    Lihat Promo

Video Honda Brio

Lihat video terbaru Honda Brio untuk mengetahui interior, eksterior, performa, dan lainnya.

Mobil Honda Pilihan

  • Populer
  • Yang Akan Datang
  • Komparasi