jakarta-selatan
kali dibagikan

Alasan Honda Indonesia Tak Ekspor Produk Selain Brio

  • 27 Mar, 2019
  • 2743 Kali Dilihat

Brio dipilih menjadi satu-satunya mobil yang diekspor PT Honda Prospect Motor (HPM). Dua negara tujuannya, Vietnam dan Filipina, tak lama lagi menerima unit. Ini menimbulkan pertanyaan. Mengapa HPM tak mengekspor model lainnya yang diproduksi secara lokal, seperti BR-V, Mobilio atau HR-V?



Jonfis Fandy, Direktur Pemasaran dan Layanan Purnajual PT HPM mengatakan, negara-negara lain sudah memiliki produksi masing-masing. Makanya pihaknya tak bisa memaksakan untuk mengekspor unit.


“Masing-masing negara itu punya produksinya. Kan komitmen Honda seperti itu. Kalau saya ada di negara Indonesia, ya saya mau ada produksi di situ, karena kan ini hubungannya ada ke supplier, tenaga kerja dan lain sebagainya,” jelasnya di Karawang, kemarin (26/03).


Selain itu, prestasi penjualan juga ikut menjadi kendala. Brio mampu terjual sangat bagus di Tanah Air. Hingga akhirnya Indonesia menjadi lead country bagi city car itu, yang sebelumnya dipegang Thailand untuk generasi pertama. Ini artinya, BR-V, Mobilio dan HR-V belum memenuhi kriteria seperti yang dimiliki Brio.


“Khusus Brio, kali ini kita lead country. Kita bisa buktikan penjualan Brio bagus. Awalnya dari Thailand. Kemudian generasi kedua itu khusus Indonesia. Surveinya di sini, makanya kenapa Brio baru bagasinya dibesarkan dan dibuat lincah. Nah Indonesia itu punya satu mobil khusus lah, spesial yang kalau Anda mau ya kita jual,” terangnya.


Kegiatan ekspor Honda ini bukanlah yang pertama kali dilakukan HPM. Pada 2009 hingga 2014 lalu, Freed menjadi satu-satunya model yang dikapalkan dalam bentuk CBU (completely build up) ke Thailand, Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam. Langkahnya terhenti usai MPV itu tak dijual lagi di Indonesia.


Pihak regional Honda pun mengungkap rasa optimisnya akan proyek ekspor Brio ini. “Indonesia merupakan pasar yang sangat penting bagi Honda di skala global, sekaligus regional. Negara ini menjadi kontributor utama bagi operasi kami di wilayah Asia dan Oceania. Kami percaya HPM terus memberikan kontribusi penting bagi Honda di masa depan,” imbuh Masayuki Igarashi, Chief Officer for Regional Operations (Asia & Oceania), Honda Motor Co., Ltd. dan President and CEO Asia Honda Motor., Ltd. di Karawang, Jawa Barat, Selasa (26/03).



Sayang, HPM belum menjelaskan jumlah Brio yang dikapalkan. Lantaran masih menunggu keputusan dari Honda Filipina dan Vietnam. Walau begitu, nilai ekspor All New Honda Brio mencapai Rp 1 triliun dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) sebesar 89 persen. Agar sesuai dengan spesifikasi sana, berbagai ubahan dilakukan. Memindahkan setir dari sisi kanan ke kiri. Sementara spesifikasi teknis lainnya tetap sama seperti yang dijual di Indonesia. (Hfd/Van)


Baca Juga: DFSK Glory 560 Tawarkan Model SUV 7-Penumpang, Siapa Saja Rivalnya?

  • Tampak Depan Bawah Honda Brio
  • Tampak Grille Brio
  • Fog lamp depan Brio
  • Lampu depan Brio
  • lampu belakang Brio
  • Honda Brio Drivers Side Mirror Front Angle
  • handle pintu Brio
  • Pelek Brio
Honda Brio
Rp 147 - Rp 199,5 Juta
Lihat Promo

Harga dan Promo Varian Brio

  • Satya S | Rp 147 Juta (OTR)
    DP (mulai dari) Rp 13,56 Juta
    Angsuran Rp 3,6 Juta
    Tenor 60 Months
    Lihat Promo
  • Satya E | Rp 155,5 Juta (OTR)
    DP (mulai dari) Rp 15,28 Juta
    Angsuran Rp 3,64 Juta
    Tenor 60 Months
    Lihat Promo
  • Satya E CVT | Rp 171 Juta (OTR)
    DP (mulai dari) Rp 18,36 Juta
    Angsuran Rp 4 Juta
    Tenor 60 Months
    Lihat Promo
  • RS | Rp 184 Juta (OTR)
    DP (mulai dari) Rp 20,9 Juta
    Angsuran Rp 3,94 Juta
    Tenor 60 Months
    Lihat Promo
  • RS CVT | Rp 199,5 Juta (OTR)
    DP (mulai dari) Rp 23,62 Juta
    Angsuran Rp 4,26 Juta
    Tenor 60 Months
    Lihat Promo

Video Honda Brio

Lihat video terbaru Honda Brio untuk mengetahui interior, eksterior, performa, dan lainnya.

Mobil Honda Pilihan

  • Populer
  • Yang Akan Datang
  • Komparasi