jakarta-selatan

Bingung Pilih Honda Scoopy atau Beat? Ini Perbandingannya

  • 17 Des, 2018
  • 3807 Kali Dilihat

Honda Scoopy dan Beat, lini skutik yang digemari masyarakat. Meski berada di segmen mesin yang sama, namun masing-masing dilengkapi fitur dan desain berbeda. Nah, bagi Anda yang bingung memilih, kali ini OTO menjabarkan perbandingan Honda Beat dengan Scoopy.


warna baru beat


Varian dan Harga


Beat ditawarkan dalam 3 varian yang terbagi lagi menjadi 7 tipe. Varian pertama adalah Sporty, yang sengaja dihadirkan untuk seluruh lapisan konsumen. Skutik ini dijual dalam 3 tipe, yakni Sporty Cast Wheel (CW) yang dibanderol Rp 15,5 juta, Sporty Combi Brake System (CBS) seharga Rp 15,7 juta dan Sporty CBS-Idling Stop System (ISS) yang dijual dengan harga Rp 16,2 juta.


Masing-masing varian punya opsi warna berbeda. Untuk CW hanya ada dua, Hard Rock Black dan Dance White. Lalu tipe CBS terdapat Techno Blue White, Garage Black, Funk Red White, sedangkan tipe CBS-ISS punya tiga pilihan: Fusion Magenta Black, Electro Blue White dan Soul Red White.


Varian yang lebih menyasar karakter konsumen muda, terdapat Beat Pop. Sama seperti Sporty, ada 3 tipe yang disuguhkan Honda untuk Pop; Pop CW (Rp 15,05 juta), Pop CBS (Rp 15,25 juta) dan Pop CBS ISS (Rp 15,75 juta). Berbeda dengan Pop, pilihan warna tak dibedakan tipe, yaitu: Acoustic Black, harmony Black White, Symphony Blue White dan Groovy Red White.


Street menjadi varian ketiga. Punya tampilan lebih macho, Street tampaknya ditujukan untuk konsumen pria yang menginginkan tunggangan berpenampilan unik. Varian ini hanya disodorkan dalam 1 tipe CBS dengan banderol Rp 16,175 juta. Terdapat 3 penawaran warna untuk Street; Special Matte Black, Street Black dan Street White.


Honda Scoopy hanya ada 1 varian dengan 7 pilihan warna: Sporty Black, Sporty Red, Sporty White, Stylish Matte Brown, Stylish Black, Stylish Matte Red dan Stylish White. Harga Scoopy lebih mahal daripada Beat, Rp 18, 3 juta.



Desain dan Fitur


Scoopy sengaja dihadirkan dalam format retro. Garis desainnya tidak tajam, dipadukan pelek berukuran 12 inci, menjadikannya sebagai motor yang cocok digunakan untuk harian maupun hobi. Walau retro, berbagai fitur terkini disematkan Honda. Panel instrumen dengan eco indicatornya merupakan perpaduan analog dan digital yang punya wajah retro. Tak ketinggalan lampu proyektor LED yang memaksimalkan penerangan jalan. Di bawah joknya terdapat bagasi berkapasitas 15,4 liter.


Keamanan Scoopy diperkuat adanya fitur anti-theft alarm. Anda pun tak perlu kesulitan mencari motor di parkiran karena dilengkapi answer back system. Kenyamanan pengendara ditunjang adanya power charger yang tertempel di kompartemen depan. Pengendara bisa menjaga daya ponselnya tetap terisi penuh.


Untuk desain Beat, masing-masing tipe punya tampilan berbeda. Sesuai namanya, Beat Sporty punya lekuk tajam yang terkesan dinamis. Sedangkan garis bodi Pop lebih lembut, sehingga cocok untuk anak muda, khususnya wanita. Beat Street punya kesan lebih agresif dengan stang telanjang. Sektor kaki-kakinya menggunakan pelek 14 inci berdesain sporty.


Desain panel instrumen Beat Sporty dan Pop, kombinasi digital dan analog yang berkonsep futuristik. Wajah berbeda ditonjolkan panel instrumen Street yang full figital. Bagasi yang terletak di bawah jok berukuran lebih kecil dari Scoopy, 11 liter. Ukuran segitu sebenarnya cukup untuk menampung barang-barang.


Baik Beat maupun Scoopy punya teknologi Combi Break System (CBS). Fitur ini mengizinkan pengereman lebih optimal, lantaran rem belakang dan depan bekerja bersamaan lewat tekanan pada satu tuas. Namun, CBS pada Beat tidak ditawarkan dalam seluruh tipe.



Mesin


Kedua skutik Honda ini, sama-sama ditenagai jantung mekanis 110cc berteknologi eSP (enhanced smart power), yang memastikan pembakaran lebih sempurna dan mengurangi gesekan antarkomponen. Sistem penyemprot bahan bakar ke ruang silinder mengusung injeksi PGM-FI. Selain itu, setelan diameter langkahnya juga sama 50 x 55,1 mm dan rasio kompresi 9,5:1.


Namun, Scoppy disetel Honda lebih bertenaga daripada Beat. Keluaran daya maksimum skutik bergaya klasik ini mencapai 9,1 ps, sedangkan lini beat 8,69 ps. Begitu pula pada torsi, Beat mampu memproduksi 9,01 Nm, terpaut 0,39 Nm dari Scoopy atau tepatnya 9,4 Nm. Setingan ini sepertinya sengaja dibuat Honda, lantaran Scoopy punya bobot lebih berat 4-7 kg dibanding lini Beat.


Kenyamanan berkendara Beat dan Scoopy ditingkatkan melalui keberadaan teknologi starter ACG. Berkatnya, menghidupkan mesin menjadi lebih halus. Fitur ini juga mendukung Idling Stop System (ISS), sebuah teknologi yang mampu menekan konsumsi bahan bakar, dengan cara mematikan mesin ketika motor berhenti sesaat.


Urusan konsumsi bahan bakar, Beat diklaim mampu memperoleh angka 59 km per liter (Euro3) dan 63 km per liter (Euro2). Kedua angka itu didapatkan melalui metode ECE R40 dengan penggunaan ISS. Sedangkan pengujian tanpa ISS didapatkan 55 km per liter (Euro3) dan 57 km per liter (Euro2).


Scoopy sendiri konsumsi bahan bakarnya 59 km per liter (Euro3) dan 61,9 km per liter (Euro2). Keduanya merupakan hasil dari pengujian menggunakan metode yang sama dengan Beat dan ISS aktif. (Hfd/Odi)


Baca Juga: Suzuki Nex II, Ketahui Varian dan Cicilannya

Komparasi Beat vs Scoopy 2019

Honda Beat
Rp15,5 - Rp16,2 Juta
  • Kapasitas
  • Tenaga Maksimal
  • Opsi start
VS
Honda Scoopy 2019
Rp18,3 Juta
  • Kapasitas
  • Tenaga Maksimal
  • Opsi start
Beat vs Scoopy 2019
kali dibagikan

Promo Populer di Jakarta Selatan

Motor Pilihan

  • Populer
  • Komparasi