jakarta-selatan
Bahasa en | id

Toyota Yaris

Rp231,9 - Rp273,9 Juta
Harga OTR
Dapatkan Harga OTR
Dapatkan promo eksklusif, diskon & kredit bunga rendah dari dealer resmi Lihat promo MEI
Performa
Tenaga 106 hp
Mesin 1496 cc
 
Kenyamanan
AC Ya
Power steering Ya
 
Keselamatan
Kantong Udara Pengemudi Ya
 
Kapasitas
Tempat Duduk 5 Kursi
 
ANGSURAN BULANAN
Durasi 36 Bulan
Angsuran Bulanan Rp5,29 Juta
Dapatkan Harga
Menampilkan informasi mengenai Toyota Yaris E Grade M/T - Petrol

Informasi terkini Toyota Yaris

Yaris GRMN tertangkap kamera saat sedang diuji jalan di Selatan Eropa. Meski tidak ada label yang menyatakan mobil itu Yaris GRMN seperti pada varian tiga pintunya, beberapa bagian menunjukkan kesamaan. Sayangnya belum ada informasi lainnya soal Yaris GRMN lima pintu. Baik itu informasi detail maupun sesi produksi dari Yaris GRMN belum disediakan oleh manufaktur. Sementara di Indonesia memang banyak yang menantikan kedatangan Yaris baru.

Harga Toyota Yaris

Varian (Harga OTR)  
E Grade M/T
5 Kursi, 106 hp, 1496 cc, Petrol
Rp231,9 Juta*
G Grade M/T
5 Kursi, 106 hp, 1496 cc, Petrol
Rp240,2 Juta*
E Grade CVT
5 Kursi, 106 hp, 1496 cc, Petrol
Rp243,7 Juta*
G Grade CVT
5 Kursi, 106 hp, 1496 cc, Petrol
Rp251,2 Juta*
TRD Sportivo M/T
5 Kursi, 106 hp, 1496 cc, Petrol
Rp262,1 Juta*
TRD Sportivo CVT
5 Kursi, 106 hp, 1496 cc, Petrol
Rp273,9 Juta*

Bandingkan Toyota Yaris dengan Mobil Sejenis

VS

Review Pengguna Toyota Yaris

4.1
Berdasarkan 3 review
  • 5 1
  • 4 2
  • 3 0
  • 2 0
  • 1 0
Toyota Yaris

Review populer

  • A
    Arka Madya Jun 13, 2016

    Saya memiliki Yaris sejak 2012. Alasan saya memilih Toyota, karena jaringannya luas. Bengkelnya ada di mana-mana, dan sejak dulu, Toyota punya image mesin yang bandel. Kenapa saya pilih Yaris pun alasannya lebih kepada sisi wanita saya. Saya membutuhkan mobil yang tak terlalu besar, tak merepotkan, dan jika beruntung, harga jual kembalinya masih terjaga. Saya juga bangga memiliki mobil ini hingga Baca Selengkapnya

  • d
    Dessy Jun 08, 2016

    sehari - hari saya menggunakan yaris th 12 karna dari baru saya pakai jadi saya merasa nyaman dan sampai saat ini blm ada perbaikan yg memberatkan saya ....namaun seiring waktu ...dan anak2 semakin besar saya rasa saya putuh mobil yg lebih besar u saat ini ....walau berat sebenernya u ganti karna yaris termasuk irit bbm dan lari nya juga cukup Baca Selengkapnya

  • J
    Jay Jun 02, 2016

    Saya sudah ganti beberapa mobil (sudah 3 kali). Saat ini saya pakai Toyota All New Yaris. Lumayan bagus dan lincah soalnya yaris baru udah dilengkapi mesin i-sportivo walaupun bensinnya agak sdikit boros di kelasnya. Gayanya (exterior) sporty untuk kelas S TRD Dibanding mobil sekelasnya, kelengkapannya lumayan oke, joknya lumayan sporty, spidometer sudah optitron. Kontur dasbor lumayan elegan,. Doortrim standar lumayan Baca Selengkapnya

Lihat semua 3 review

Video Toyota Yaris

Lihat video terbaru Toyota Yaris untuk mengetahui interior, eksterior, performa, dan lainnya.

Gambar Toyota Yaris

Warna Toyota Yaris

  • Atitude Black Mica

  • Blue Metallic

  • Grey Metallic

  • Orange Metallic

  • Red

  • Red Mica Metallic

  • Silver Metallic

  • Super White 2

Review Toyota Yaris

Tinjauan

Toyota Yaris adalah mobil hatchback yang generasi pertamanya muncul tahun 1999 di Jepang. Mobil ini didaulat untuk meneruskan kesuksesan Toyota Starlet, yang juga cukup kondang di pasar Indonesia. Berbicara soal pasar Indonesia, Toyota yang mulai kehilangan ‘cengkraman’ di kelas hatchback sepeninggal Starlet, merasa terdesak untuk mengisi kekosongan di kelas tersebut. Belum lagi Honda begitu berjaya dengan Jazz tahun 2005.

Untungnya, Di penghujung 2006, Yaris generasi kedua mulai hadir di Indonesia, dan persaingan sengit di kelas hatchback pun dimulai. Begitu sengitnya persaingan di segmen ini, hingga beberapa pabrikan lain pun tertarik untuk menyiapkan senjata dan menggempur kedua merek ini.

Namun saat berbicara Yaris, sepertinya semua paham bahwa hatchback ini memiliki value for money yang patut diacungi jempol. Meski pesaing terdekatnya, Honda Jazz juga demikian. Sejak pertama diperkenalkan, bentuknya yang compact dengan desain yang membulat, menarik minat kaum muda dengan mobilitas tinggi.

Kini, memasuki generasi ketiga yang diperkenalkan akhir 2013, Yaris sepertinya memiliki nilai lebih dari sekedar sarana transportasi kamu urban. Dimensi yang membesar, fitur yang lebih canggih, serta desain yang lebih sporty seolah mengubah identitas Yaris yang cenderung manis dan kalem.

Interiornya pun bagaikan langit dan bumi dan cukup mengejutkan saat pertama diperkenalkan. Mulai dari dashboard yang jauh lebih modern dengan material yang lebih baik, hingga sistem multimedia (pada beberapa varian tertinggi) yang terbilang canggih.

Perubahan ini tentunya sesuai dengan tuntutan zaman yang selalu dinamis. Yaris generasi ketiga ini saat pertama kali diperkenalkan mengundang banyak pro dan kontra. Semua suka desainnya, namun tidak semua suka dengan mesin ‘tua’ yang ada dibalik bonnetnya. Mesin berkapasitas 1,5 liter berkode 1NZ-FE yang awal digunakan, sudah ada sejak Yaris generasi pertama.

Hal tersebut dijawab oleh Toyota, dengan mengganti mesin Yaris dengan jantung mekanis terbaru, yang dirakit di pabrik mesin TMMIN di Karawang, Jawa Barat. Jantung mekanis 2NR-FE yang lebih canggih, bertenaga hingga 107 PS dan irit BBM dengan teknologi Dual VVT-i, kini menjadi penggerak utamanya. Lebih dari itu, Toyota juga memasangkan transmisi CVT terbaru yang lebih halus dalam bekerja. Kedua perubahan ini membuat Yaris terasa jauh lebih baik dari sebelumnya.

All new Toyota Yaris hadir dalam varian E, G, TRD S Sportivo, dan satu varian crossover yaitu Yaris Heykers. Masing-masing varian dibekali dengan pilihan transmisi manual maupun CVT. Rentang harganya mulai dari Rp 230.900.000 hingga paling mahal (diluar Yaris Heykers) Rp 272.900.000.

Sedangkan bagi pecinta yang berbau crossover, Heykers mungkin bisa jadi pilihan dengan harga mulai dari Rp 268,1 juta hingga 279.9 juta. Nah, disinilah letak kelemahan sang Yaris. Varian tertinggi non-Heykers masih lebih mahal ketimbang Honda Jazz varian RS yang sama-sama menggunakan CVT sebagai penyalur daya.

  • Tinjauan
  • Interior
  • Eksterior
  • Biaya BBM Selama Kepemilikan
  • Suspensi Nyaman
  • Performa mesin
  • Pengereman

Pros

Desain yang modern dan dinamis, mesin dan transmisi baru, nama besar Toyota

Cons

Harga beberapa varian lebih mahal dibanding kompetitor

Eksterior

Seperti dikatakan tadi, Toyota Yaris kini berbentuk lebih modern dan terlihat tegas dibanding sebelumnya, yang berkesan manis. Meski demikian, varian TRD S Sportivo harus kami akui adalah yang paling enak dipandang.

Namun jangan salah kaprah, karena semua itu tergantung pada selera masing-masing. Kami katakan tipe TRD yang paling enak dilihat karena banyak imbuhan yang membuat Yaris seperti mobil sporty. Sebut saja spoiler di pintu bagasi, side skirt dengan striping TRD diatasnya, hingga DRL dan desain rumah fog lamp yang menarik.

Dimensi yaris yang membesar secara signifikan juga menjanjikan interior yang lega. Panjangnya mencapai 4.115 mm, lebar 1.700 mm, dan tinggi 1.475 mm. Namun yang cukup signifikan adalah wheelbase yang mencapai 2.550 mm, atau 30 mm lebih panjang dibanding Honda Jazz. Efeknya adalah ruang kaki yang lebih luas, terutama di bagian belakang. Dimensi yang lebih panjang juga menjanjikan ruang bagasi yang lebih baik dibanding pesaingnya itu.

Sementara untuk Heykers, yang harus bersaing dengan mobil sejenis seperti SX-4 S Cross, dibekali dengan aksesoris yang menunjukan bahwa mobil ini bukan Yaris hatchback biasa. Ground clearance juga dibuat 35 mm lebih tinggi (149 vs 184 mm), dengan menggunakan velg 16 inchi, serta peranti suspensi yang berbeda. Perbedaan tersebut juga membuat Heykers lebih tinggi secara keseluruhan sebanyak 20 mm.

Jujur saja, tingginya Heykers ini terkadang membuatnya terlihat agak kurus dibanding varian lain, apalagi TRD S Sportivo. Namun karena digadang sebagai mobil crossover, ya wajar saja.

  • What we like
    Dimensi besar, interior lega, ground clearance Heykers
  • What we dislike
    Heykers kurang terlihat kekar sebagai crossover

Biaya BBM Selama Kepemilikan

Kami sempat mencoba Yaris beberapa waktu yang lalu. Saat itu, Heykers adalah yang dipinjamkan kepada kami oleh Toyota Astra Motor, dan saat pengujian di berbagai wilayah, Yaris Heykers mencetak konsumsi bahan bakar yang cukup memuaskan. Dengan transmisi CVT, Yaris mencetak 18,8 km/liter saat dikendarai di jalan tol Jakarta-Cirebon pulang pergi.

Sementara itu, di dalam kota mobil ini mampu mencapai 14,1 km/liter. Sebuah angka yang wajar di era modern ini, dimana teknologi penghemat BBM sudah bukan barang yang aneh. Patut diketahui, lalu lintas saat itu baik di jalan tol, maupun dalam kota Jakarta cukup beragam kepadatannya.

Suspensi Nyaman

Satu hal yang paling membuat mobil di segmen ini menyenangkan adalah, pengendaraannya. Lincah saat berkelit di kepadatan kota, serta meyainkan di kecepatan tinggi seoalh menjadi sebuah aturan tidak tertulis di dalam benak perancangnya.

Untuk Yaris, lincah memang harus diakui. Roda depan bisa merespon dengan akurat input pengemudi melalui pergerakan stir. Namun bodi yang panjang, membuat rasa percaya diri berkurang. Meski sebetulnya hal itu bisa diatasi dengan pembiasaan.

Kelincahan saat berkelit di jalanan non tol di luar kota menjadi sebuah kelebihan. Seperti dikatakan tadi, roda depannya mampu menterjemahkan pergerakan lingkar kemudi dengan power steering elektronik, menjadi sebuah manuver yang meyakinkan. Pada tikungan dengan ketajaman rendah hingga menengah, hingga 60 km/jam efek understeer (stir belok, mobil lurus) tidak terlalu terasa.

Khusus untuk Heykers, dengan suspensi khusus yang dibuat oleh TRD, pengendaraannya agak lain. Di kecepatan rendah, Anda akan merasakan bantingannya agak keras. Namun coba lajukan di jalanan yang tidak rata pada kecepatan 50-60 kpj. Mobil ini akan membuat ayunan yang lembut, tanpa membuat penumpang Anda pusing. Hal yang sama akan Anda temui saat mobil berbelok di tikungan berkecepatan menengah, dan tidak rata. Meski terasa mengayun, namun mobil ini tetap mudah untuk diarahkan. Salut untuk tim engineer Toyota dalam hal ini.

  • What we like
    Pengendalian meyakinkan, kemudi responsif
  • What we dislike
    Suspensi keras di kecepatan rendah

Performa mesin

Toyota melakukan pembaharuan untuk Yaris generasi ketiga, tepat dua tahun setelah kemunculannya. Jika sebelumnya masih menggunakan mesin 1NZ yang sudah terbilang uzur, akhir tahun 2015 lalu mereka menggantinya dengan mesin yang lebih canggih, 2NR-FE.

Meski sama-sama mengusung 4-silinder dan 1,5 liter, namun keduanya cukup bertolak belakang dalam hal teknologi. Dual VVT-i menggantikan VVT-i biasa, belum lagi banyaknya material alumunium yang diusung keluarga mesin NR, menjadikannya lebih ringan. Sekedar informasi, keluarga mesin NR juga digunakan oleh Toyota Avanza, Calya, Vios, Sienta, dan SUV C-HR.

Mesin baru ini mampu menghasilkan tenaga hingga 107 PS pada 6.000 rpm, dan ya, tenaganya masih lebih kecil dibanding Jazz. Sesuatu yang disayangkan karena dimensi Yaris lebih besar. Sementara torsinya mencapai 140,2 Nm pada putaran 4.200 rpm, lebih kecil 4,8 Nm dibanding Jazz.

  • What we like
    Mesin baru dan transmisi baru
  • What we dislike
    Tenaganya biasa saja

Berita Toyota Yaris

Pilih kota untuk memulai pencarian
Atau pilih dari daftar kota populer