Yamaha Force 155 Pakai Mesin Buatan Pulogadung, YIMM Buka Peluang Jual di Indonesia?

Yamaha Force 155 Pakai Mesin Buatan Pulogadung, YIMM Buka Peluang Jual di Indonesia?

Yamaha Force 2.0 atau generasi paling barunya sudah diperkenalkan untuk pasar otomotif Taiwan belum lama ini. Skutik Maxi berperawakan tangguh tersebut dibekali mesin 155 cc berteknologi Blue Core dan VVA (Variable Valve Actuation) identik dengan NMax dan Aerox 155 yang kita kenal di Indonesia.

Usut punya usut, ternyata jantung pacu Yamaha Force di Taiwan menggunakan mesin buatan Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) yang berlokasi di Pulogadung, Jakarta Timur.

"Kalau untuk mesin (Force) apakah dari Indonesia, jawabannya iya. Karena sebagai global factory kami juga menyuplai dan melakukan ekspor baik dalam bentuk motor utuh (CBU) ataupun CKD mesin ke negara lain," kata Manager Public Relations, YRA & Community YIMM, Antonius Widiantoro kepada OTO.com, Jumat (15/10).

Force 2.0

Baca juga: Yamaha Force 155 VVA Terbaru Resmi Meluncur, Cocok Lawan Honda ADV150?

Sasaran ekspor produk motor utuh atau CKD enjin dari Yamaha sendiri menyasar pasar Asean hingga Eropa. Seperti contohnya Yamaha NMax, Aerox, atau XMAX yang dikapalkan secara CBU ke beberapa negara tujuan.

Peluang Force Hadir Buat Lawan Honda ADV150

Sampai saat ini, kata Anton, Yamaha Force masih jadi produk yang dijual untuk pasar domestik Taiwan saja. Istilahnya adalah line production sendiri untuk memenuhi pasar roda dua mereka.

"Yang saya tahu Yamaha Taiwan memiliki line production tersendiri. Sepertinya saat ini untuk market di sana saja," ucapnya.

Meski begitu, jika permintaan konsumen Indonesia besar terhadap Force maka tak menutup kemungkinan YIMM coba merealisasikannya. Tentu dengan serangkaian riset mendalam, apakah benar cocok dan diterima oleh pasar Indonesia.

Yamaha Force 2.0

"Perkembangan produk dan inovasi terus berkembang dan dinamis. Artinya, desain, teknologi, dan fitur pasti akan mengikuti tren dan kebutuhan pasar dan terus berkembang," imbuhnya.

Apalagi, hingga saat ini, Yamaha Indonesia belum memiliki portofolio matik berkubikasi 150-an cc dengan gaya motor tangguh. Sebenarnya sudah ada lewat Yamaha X-Ride 125 namun tak imbang jika disandingkan dengan brand rivalnya, Honda ADV150.

Di Taiwan, Force dilego dengan banderol Rp 49 jutaan. Harga ini cukup tinggi untuk market Indonesia, akan menjadi menarik jika nanti diluncurkan dengan strategi rakitan lokal yang akan menekan harga jualnya. Apalagi jika merevisi jenis ban dan menggunakan tipe dual-purpose. Kami rasa bisa meladeni ADV150 yang saat ini masih menikmati pasar sendirian.

Yamaha Force 2.0 dilengkapi juga dengan teknologi terbaru, mulai dari sistem pengereman ABS dual channel, hadirnya kontrol traksi roda belakang, sampai penyematan Smart Motor Generator (SMG). Melengkapi itu, panel instrumennya punya ukuran 5,1 inci dan sudah hadir pula dermaga pengisian baterai smartphone yang memudahkan pemiliknya ketika mobilitas.

Bagaimana, menurut Anda apakah Yamaha Force 155 layak masuk dan dijual di Tanah Air? (Kit/Tom)

Baca juga: Meluncur di Thailand, Jadi Sinyal Kehadiran Yamaha YZF-R7 di Indonesia?

Anda mungkin juga tertarik

  • Yang Akan Datang

Video Motor Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Motor