Volkswagen : Ducati Tidak Dijual!

Volkswagen : Ducati Tidak Dijual!

Rencana Volkswagen Group untuk menjual Ducati, ditolak oleh sebagian Dewan Pengawas. Separuh dari anggota dewan yang berasal dari serikat buruh dan pekerja mengatakan, penjualan bukanlah langkah yang tepat untuk menyiasati Dieselgate.

"Perwakilan karyawan di dewan pengawas Volkswagen tidak menyetujui penjualan Ducati dan perusahaan lain," kata juru bicara dewan kerja kelompok VW seperti diungkap Reuters beberapa waktu lalu.

"Setiap orang yang bisa membaca, mengetahui bahwa selama setengah tahun, VW menghasilkan untung. Kami tidak butuh uang dan anak perusahaan kami tidak layak diperebutkan pemburu barang murah," ungkapnya.

Motor Komunitas Di Ducati Coaching Clinic 2016

Motor Komunitas Di Ducati Coaching Clinic 2016

Sejak beberapa waktu lalu, VW memang memerintahkan bank untuk mengevaluasi pilihan penjualan Ducati, dan perusahaan transmisi, Renk serta MAN Diesel Turbo. Upaya ini dipikirkan dalam rangka merampingkan operasi bisnis merek terbesar di dunia ini untuk mendanai ganti rugi pascadieselgate.

Juni lalu, hasil evaluasinya keluar dan dipilihlah opsi perubahan skema bisnis ke mobil listrik serta layanan mobilitas baru sebagai strategi bisnis hingga 2025. Langkah ini disebut sebagai langkah penyelamatan sekaligus penyambutan era baru industri. Salah satu langkahnya, menjual Ducati, Renk dan Diesel MAN Turbo.

Calon pembeli pun berbondong-bondong melakukan penawaran. Ada lima penawar yang dipilih untuk membeli Ducati. Terbesar, keluarga Benetton di Italia, dengan tawaran mencapai 1,5 miliar Euro atau sekitar Rp 23 trilyun.

Keluarnya keputusan sebagian besar Dewan Pengawas, tentu mempengaruhi proses penjualan Ducati. Pasalnya, porsi suara mereka, menjadi dukungan bagi keluarga Porsche yang menguasai 52 persen saham di VW. Mereka pun memiliki 4 kursi Dewan Pengawas yang sebelumnya sudah menolak penjualan Ducati.

Berita ini tentu menjadi angin segar bagi para pekerja Ducati dan perusahaan lain. Mereka yakin pascapenjualan, banyak karyawan yang kehilangan pekerjaan. Salah satu sumber di VW juga mengatakan, mengingat adanya oposisi serikat pekerja yang kuat, pihaknya tengah meninjau ulang rencana penjualan Ducati. Karena, investor tidak ingin mengambil risiko bekerja dengan buruh loyalis VW yang akhirnya membangkang pascapenjualan. (Van)

Baca Juga : Perkembangan Kasus Dieselgate di OTO