Royal Enfield Siap Beli Ducati?

Royal Enfield Siap Beli Ducati?

Kabar Ducati bakal dijual, memang sudah terdengar sejak beberapa tahun lalu. Hanya saja, isu ini selalu ditepis Volkswagen AG, selaku induk perusahaan. Dan kali ini kabar Ducati dijual, kembali menggema. Alasannya, tidak lain lantaran sang induk butuh uang untuk membuat fasilitas mobil listrik murah.

"VW sudah meminta perusahaan investasi perbankan Evercore untuk melakukan evaluasi atas beberapa kemungkinan termasuk menjual Ducati," seperti dikutip dari laman Reuters dalam liputan eksklusifnya.

Lantaran itu, Royal Enfield kabarnya siap untuk membeli Ducati. Bukan sekarang saja pabrikan kuda besi asal India dikabarkan ingin meminang Ducati. Sebelumnya, Hero MotoCorp juga digosipkan untuk membelinya. Sayangnya, hal itu tidak pernah terwujud. Lalu bagaimana dengan nasib Royal Enfield? Sebenarnya belum ada pernyataan khusus dari brand motor dengan desain klasik itu. Sementara Ducati juga masih nihil dari tanggapan.

Ducati 01

"Kami belum bisa bicara mengenai hal itu. Saya punya pandangan umum. Kami selalu terbuka dengan pikiran dan ide-ide. Tapi sebagaimana Anda tahu, kami adalah perusahaan yang sangat fokus dan selektif. Jadi pada dasarnya, tanpa berkata tidak untuk apapun itu, kami sedang sangat fokus dan tidak ingin ada yang mengalihkan," seperti diungkapkan oleh CEO Eicher Motors, Siddhartha Lal selaku perusahaan pemilik Royal Enfield, seperti dikutip dari laman timesofindia.

Di Indonesia, Royal Enfield masih tergolong brand motor anyar. Kehadirannya baru sekitar dua tahun lalu, dengan diler utama berlokasi di jalan Pejaten Barat No.5, Pasar Minggu, Jakarta. Produk-produk yang sudah dipasarkan di tanah air yaitu: Continental GT, Classic 350, Classic 500 dan Rumbler 500. Terakhir di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2017, Royal Enfield menawarkan Classic 350 varian redditch. Perbedaannya dengan varian standar, hanyalah balutan warna saja yang lebih merepresentasikan gaya klasik.

Royal Enfield 01

Continental GT merupakan produk Royal Enfield dengan harga termahal. Banderolnya mencapai Rp 172 juta. Kelebihan kuda besi ini, memiliki gaya cafe racer layaknya motor-motor balap yang beredar di Inggris 1960-an. Mesin yang digunakan berkonfigurasi satu silinder, memiliki kapasitas 535 cc. Mampu memuntahkan dengan torsi puncak 44 Nm pada 4.000 rom dan tenaga maksimal 29,09 PS pada 5.100 rpm. Sistem transmisinya menggunakan 5 percepatan.

Baca Juga: Royal Enfield Himalayan Tinggalkan Karburator

Sumber: Timesofindia

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store