Royal Enfield Classic 500 dengan Sespan, Seperti Apa Jadinya?

Diterbitkan Pada Desember 02, 2016 Oleh Brian Gomgom Di Oto

Royal Enfield Classic 500 dengan Sespan, Seperti Apa Jadinya?

Selain menampilkan produk yang ditawarkan di Thailand, Royal Enfield turut menghadirkan sebanyak tiga motor custom dalam perhelatan Thai Motor Expo 2016. Salah satu yang tentu mencuri perhatian pengunjung ialah Classic 500 dengan aksesoris sespan. Pasalnya, tren motor gandeng samping ini pernah booming beberapa dekade lalu, namun kini mulai ditinggalkan.

Menempati area tengah booth, line-up motor Royal Enfield bermesin 500 cc ini mengusung kelir Classic Black dan 'sidecar' nya dibalut nuansa yang selaras. Memang dengan pengaplikasan warna tadi dan melihat rancang bangunnya bergaya masa lampau tersebut, membuat identitas motor 'kuno' yang berkelas semakin menguat.

Royal Enfield Classic 500 Custom Dengan Sespan di Thai Expo 2016

Nah, dalam rangka menyajikan kenyamanan penumpang di jalan, sespan tersebut juga dilengkapi peredam kejut, tapak ban lebar, windshield bernuansa transparan, jok dengan sandaran punggung dan bumper depan serta pelindung roda samping yang bertugas sebagai penahan bila terjadi benturan.

Mengingat sifat peranti akomodasi penumpang ini hanyalah aksesoris custom, sehingga spesifikasi motor tidak mengalami perubahan. Sesuai namanya, mesin Classic 500 dipandu oleh depot tenaga OHV 499 cc, berkonfigurasi 1-silinder dan berteknologi full injection. Performa yang dimilikinya dalam kondisi standar ialah menyajikan daya maksimum 27,5 PS dan melontarkan momen puntir sebanyak 41,3 Nm. Berperan sebagai penghantar kemampuan tadi ke roda belakang, dicangkokkan modus transmisi manual 5-percepatan.

Tak hanya itu, sektor kaki-kakinya juga tetap dipertahankan. Ditopang dengan suspensi teleskopis di depan dan dual shockbreaker di belakang serta mengaplikasikan velg bermotif jari-jari berdiameter 18 inci dan 19 inci.

Sayangnya belum ada informasi perihal besaran banderol yang perlu disiapkan untuk memasang sespan model seperti itu. Akankah hal ini akan menjadi 'trigger' bagi Royal Enfield dalam mengembangkan trim khusus atau kosmetik yang bersifat global? Atau mungkinkah saja hanya sebatas level referensi kepada para pelanggannya yang menginginkan tampilan berbeda?

Sedikit menambahkan, diluar dari Classic 500 sespan, pada ruang boothnya, Royal Enfield juga memamerkan Classic Battle Green P-40 Tiger Shark dan Continental GT Libero Moto. Dimana, kedua motor hasil custom tersebut merupakan hasil kreatifitas rumah modifikasi Libero Moto Thailand.

Yang membuat berbeda varian Classic Battle Green di atas yaitu penggunaan grafis menyerupai ikan hiu yang biasa menghiasi bodi jet tempur P-40 Warhawk milik Amerika pada perang dunia ke-2. Tak hanya itu, aksen sambungan badan jet tampak mulai dari spakbor depan, tangki bensin hingga penutup ban belakang.

Berpindah ke Continental GT yang dimodifikasi, lebih mengedepankan aura motor cafe racer sejati. Seperti pemakaian stang jepit dengan ujung kiri-kanan ditempelkan kaca spion dan posisi berkendara yang membungkuk. Supaya lebih mencolok, tangki bahan bakar dilabur warna putih dan ditorehkan list serta tulisan Royal Enfield yang kontras.

Sumber News : indianautosblog.com

Sumber Foto : motorexpo Thailand

Baca Juga : Banderol Harga Yamaha Aerox 155 Rp 24 Jutaan Di Thailand

Royal Enfield Classic 500

Royal Enfield Classic 500

27 kmpl
499 cc
Kursi
ABS
 
 

Riset Lanjutan Mengenai Royal Enfield Classic 500

Iklan

Berlangganan Buletin