jakarta-selatan
kali dibagikan

Kenali Perbedaan Kawasaki KLX 230 dan KLX 150

  • 14 Agt, 2019
  • 3514 Kali Dilihat

Kawasaki KLX 230 jadi amunisi  baru PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) di segmen dual purpose. Namun ada anggapan, unit ini punya rasa yang sama dengan KLX 150. Terutama jika melihatnya sekilas pandang, KLX 230 nyaris setara dengan KLX 150. Padahal, perbedaannya sangat banyak.


Dimensi


Impresi pertama tadi cukup wajar. Terlebih saat melihat dimensinya. KLX 230 memiliki P x L x T: 2.105 x 835 x 1.165 mm. Sementara KLX 150: 2.070 x 830 x 1.155 mm. Tak terlalu signifikan. Ditambah lagi ground clearance KLX 230 setinggi 265 mm, lebih rendah dari KLX 150 yang 295 mm. Faktor ini sepertinya yang mendorong ungkapan tak ada bedanya tadi. Tapi sisi positifnya, pengendara jadi merasa lebih bersahabat dengan KLX 230. Berasa sama dengan menunggangi KLX 150.


Mesin



Bicara soal mesin, ya lain cerita. Kawasaki menggarap sektor performa ini, dengan bekal kubikasi 233 cc. Mesin SOHC satu silinder, mampu mengail tenaga 18,7 Hp di 7.600 rpm. Sementara torsi puncak 19,8 Nm diraih pada putaran mesin 6.100 rpm. Sedangkan KLX 150, punya tenaga 11,5 hp di 8.000 rpm dan torsi 11,3 Nm di 6.500 rpm. Meski begitu, keduanya mengusung overbore engine. Bore x stroke KLX 230 adalah 67 x 66 mm. KLX 150: 58 x 54,4 mm. Artinya, sama-sama punya tenaga besar di putaran atas.


Desain


Peruntukan mereka untuk dua alam (on road dan off road). Makanya keberadaan lampu utama dan spion sudah modal standar. Tapi tilik lebih dekat, lampu utama KLX 230 terlihat lebih 'jenong' dari KLX 150. Kemudian khusus pada jok KLX 230, didesain nyaris rata dengan tangki BBM. Kawasaki Indonesia menyebut, unsur itu diadopsi dari motor kompetisi mereka (Kawasaki KX). Jadi, pengendara dapat berpindah posisi ke depan lebih mudah. Terutama saat menemui tikungan.


Fitur



Nah, bagian ini bedanya cukup banyak. Bisa dicek kaki-kaki KLX 230, suspensi teleskopik depan berdiameter 37 mm. Lalu suspensi dengan unitrak-nya memiliki panjang 223 mm. Lanjut ke penghenti laju, diameter cakram depan: 240 mm, sedangkan belakang 220 mm. Tak sama dengan KLX 150 yang dibekali suspensi depan up-side down (USD) diameter 35 mm. Lalu suspensi belakangnya punya 5 setelan. Untuk disc brake depan sama 240 mm, tapi ukuran cakram belakang KLX 150 hanya 190 mm.


Harga


Kawasaki KLX 230 tersedia tiga varian, tipe Standar, Special Edition dan tipe R. KLX 230 tipe Standar dibanderol Rp 42,5 juta. KLX 230 tipe Special Edition dijual Rp 44,9 juta. Lalu, KLX 230R dilepas lebih mahal lagi Rp 48,9 juta. KLX 150 Series terdapat empat tipe. KLX 150BF SE (X-TREME) menjadi varian tertinggi, harga jualnya Rp 36,3 juta. Kemudian KLX 150 BF SE: Rp 35,8 juta. Harga KLX 150 BF Rp 33,8 juta dan KLX 150 STD seharga Rp 30,1 juta.


Rasanya ini (KLX 230) adalah pilihan paling ideal, khususnya buat Anda yang ingin naik kelas. Karakter mesin dan riding position-nya, cocok sebagai jembatan dari 150 cc ke 250 cc. KLX 230 punya tenaga besar dibanding 150 cc, tapi keluaran tenaga maupun torsinya tak sebuas KLX 250. Produk ini sudah disemati paketan lebih mumpuni ketimbang KLX 150 maupun KLX 230. Satu kendalanya, harga jual KLX 250 yang terlampau tinggi.


Sebelum ada KLX 230, konsumen harus merogoh kantong lebih dalam kalau mau versi mesin lebih besar dari 150. Lantaran KLX 250 dijual Rp 63.700.000. Jika dibandingkan dengan KLX 150 tertinggi saja, selisihnya bisa 27 jutaan. Semoga adanya KLX 230 bisa menebus harapan pemilik KLX 150 yang tak kesampaian meminang KLX 250. (Ano/Van)


Baca Juga: Honda ADV300 Debut di Tokyo Motor Show

Promo Populer di Jakarta Selatan

Video Kawasaki KLX 230

Lihat video terbaru Kawasaki KLX 230 untuk mengetahui bagaiamana mesin, desain, konsumsi BBM, performa & lainnya.

Motor Kawasaki Pilihan

  • Populer
  • Yang Akan Datang
  • Komparasi