• Wishlist

Empat Fakta Menarik TVS Apache RR310

Empat Fakta Menarik TVS Apache RR310

Munculnya TVS Apache RR310 di pasar Indonesia, langsung memanaskan segmen motor sport. Sebagai pemain baru, dia punya segudang potensi untuk memikat konsumen Indonesia. Ingin tahu lebih dalam soal motor ini? Simak bahasan empat fakta menarik yang kami sediakan untuk Anda. Berikut penjabarannya:

TVS apache RR310

Kembaran BMW G310R

Layaknya kembar, banyak kesamaan antara BMW G310R dengan TVS Apache RR310. Sebutlah desain pelek dan lampu sein, ukuran ban, rangka teralis, suspensi depan upside down, serta masih banyak lagi. Maklum, keduanya sama-sama diproduksi di pabrik TVS India.

Soal perbedaan, Anda bisa melihat tampilannya secara fisik. Motor TVS pakai jubah full fairing yang terinspirasi dari hiu selaku predator laut. Kemudian dari sisi performa, pabrikan negeri Bollywood konon membedakan ECU dan transmisi. Efeknya diklaim membuatnya lebih terasa seperti motor balap.

Masih Impor

Walau sebelumnya TVS berjanji memproduksi Apache RR310 di Indonesia, kenyataannya belum dilakukan. Bahkan sampai motor ini resmi dijual, pabrikan kuda terbang masih mengimpornya utuh dari India.

Bocoran yang kami dapat, tidak menutup kemungkinan dilokalkan. Semuanya tergantung banyaknya permintaan konsumen. "Paralel kami mempersiapkan CKD (rakit lokal), CBU dulu. Kami juga menunggu arahan dari India," jelas General Manager Sales & Retail Finance PT TVS Motor Company Indonesia, Alvin Tan saat ditemui di Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2018, beberapa waktu lalu.

Fitur Berlimpah

Secara basis memang kembar, antara Apache RR310 dengan BMW G310R. Hanya saja, dalam hal fitur, motor TVS mendapat lebih banyak. Sebut saja sistem pencahayaan sudah sepenuhnya LED. Padahal lampu depan BMW saja masih bohlam. Fungsi LED meningkatkan visibilitas berkendara di malam hari, sekaligus membuat kelistrikan jadi lebih stabil.

Panel instrumen digitalnya juga sangat informatif. Berbagai data bisa diberikan ke pengendara. Mulai dari lap timer, top speed recorder, launch time recorder, sampai dengan race diagnostics. Tujuannya untuk evaluasi motor di sirkuit.

Harga Terjangkau

Meski Impor, TVS berani menjual murah motor ini. Banderolnya cuma Rp 49 juta (OTR Jakarta) selama Jakarta Fair Kemayoran 2018. Bandingkan dengan produk lain yang juga dijual di Indonesia. Kawasaki Ninja 250 dan Honda CBR250RR, misalnya, kapasitasnya lebih kecil cuma 250 cc, tapi harganya mencapai Rp 70 jutaan. Memang, harga Apache RR310 ini hanya sementara. Belum tahu nanti bila sudah normal, entah dijual dengan nominal berapa oleh TVS. (Lod/Odi)

Baca Juga: TVS Luncurkan Skutik Classic dan Ntorq, Harga Rp 15 jutaan

Jelajahi TVS Apache RTR 200 4V

Bandingkan & Rekomendasi

    • Overview
    • Tentang Kami
    • Kontak Kami
    • Others
    • Kebijakan Privasi
    • S&K
    • Dapatkan di Google Play
    • Tersedia di App Store