Aprilia Siapkan RS dan Tuono 400 cc, Pesaing KTM 390 Series

Aprilia Siapkan RS dan Tuono 400 cc, Pesaing KTM 390 Series

Aprilia mengaku tertarik menggarap pasar motor sport di segmen 300 sampai 400 cc. Model yang menjadi dasarnya yaitu RS dan Tuono. Pengembangan platform ini setidaknya membutuhkan sekira dua sampai tiga tahun untuk siap debut. Jika benar direalisasikan, dirinya bakal head to head dengan model KTM 390 series.

Kabar ini terkuak setelah Managing Director dan CEO Piaggio India, Diego Graffi mengatakan kalau perusahaan menangguhkan proyek 150 cc dan berkeinginan mengerjakan platform 300 cc hingga 400 cc. Menurutnya, sudah terlambat untuk memasuki segmen entry level di India. Sebaliknya, merek asal Italia melihat ada potensi yang meningkat secara konsisten di kelas menengah.

Graffi menyebutkan bahwa Aprilia sedang mengevaluasi segmen 300 hingga 400 cc. Meski tidak menjelaskan secara detail, tapi ia mengonfirmasi bahwa proyek tersebut hampir selesai. Di India, motor yang bermain di segmen itu cukup banyak, ada Honda CB300R, Yamaha R3, Kawasaki Ninja 400, TVS Apache RR, BMW G 310 R, KTM RC 390 dan Duke 390, serta masih banyak lainnya.

Aprilia tengah fokus pada mesin 300-400cc

Selain berkeinginan bermain di segmen itu, merek asal Italia juga mau menjegal Royal Enfield. Pasalnya, merek milik Eicher Motors memiliki hampir 99 persen pangsa pasar dalam kategori itu. Brand dari Inggris itu pegang kendali dengan raupan 764.012 unit selama periode 2019. Melihat angka yang besar, Aprilia tergiur untuk ikut menawarkan produk baru.

Baca juga: Aprilia Rilis CR150 di Cina, Scrambler Klasik Hasil Kolaborasi dengan Zongshen

Pria yang menjabat CEO Piaggio di India itu juga menyebutkan bahwa sepeda motor yang bakal dirilis menjadi desain ground-up yang sepenuhnya baru. Setidaknya dilengkapi dengan sasis yang dirancang khusus dan mesin anyar. Meski dirancang dan dikembangkan di Italia, Aprilia India tetap memberi masukan. Perusahaan juga kabarnya bakal mengekspor kuda besi itu dari India ke beberapa negara di Asia Tenggara, Eropa, dan Amerika Latin. Dengan begitu, harga yang ditawarkan bisa cukup kompetitif.

Aprilia juga berencana untuk beralih ke rute CKD begitu pasar meningkat. Hal ini dapat menurunkan harga sepeda motor besar mereka di negara tersebut. Tuono dan RS dalam segmen baru ini bakal dilancarkan sekitar 2022-2023. Sama seperti model Piaggio lain, model ini ada kemungkinan datang dengan harga tinggi, yakni sekira Rs 3 Lakh atau sekitar Rp 60 jutaan.

Karena tidak ada detail mengenai unit yang sedang dikerjakan, kemungkinan besar didukung oleh motor DOHC silinder tunggal, berpendingin cairan dengan kapasitas sekitar 350 cc sampai 380 cc. Selain itu, juga dibekali dengan 6-percepatan dan slipprler clutch. Bakal tersedia dengan dua pilihan model, full fairing atau naked. Sementara desainnya, masih ada benang merah atau tak jauh dari RSV4 1100 dan Tuono V4 1100.

Aprilia RS 660

Seperti kita tahu, Aprilia pernah membuat heboh dengan produk RS 150 dan Tuono 150 ketika dipamerkan di Auto Expo 2018. Sempat ada kabar kalau kedua unit itu diluncurkan pada awal 2020. Namun semua tertunda lantaran pandemi Covid-19. Sampai sekarang tak terdengar lagi tentang kedua sepeda motor anyar itu. Ternyata, minat bermain mesin kecil difokuskan pada kapasitas 300 - 400 cc, yang dinilai jua berpotensi laris.

Tetapi untuk pasar Cina, Aprilia telah meluncurkan model full fairing dengan nama GPR 250. Kuda besi berukuran seperempat liter itu mengambil inspirasi gaya dari motor sport kelas Aprilia RSV4. Untuk entry level, Aprilia dengan Zhongshen, menelurkan produk anyar CR150 dan Pagani 150. (Bgx/Tom)

sumber: Zigwheels

Baca juga: Zongshen Aprilia Pagani 150 Mendebut di Cina, Mengadopsi Tema Cafe Racer

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store