jakarta-selatan
kali dibagikan

Renault Yakin Jualan Triber di Indonesia, Ini Alasannya

  • 15 Jul, 2019
  • 1059 Kali Dilihat

LMPV murah, Renault Triber, mendebut publik pada GIIAS 2019. Menawarkan konfigurasi 7-seater dan sejumlah fitur, Renault percaya diri Triber bisa bersaing di pasar Indonesia. Diungkap oleh Davy J. Tuilan, COO Maxindo Renault Indonesia, Triber punya bekal untuk bisa berhasil di Indonesia.



Menurut Davy, bekal Triber untuk sukses datang dari aliansi global Renault-Nissan-Mitsubishi. Kedigdayaan aliansi itu, dalam skala global, bisa menjamin kesuksesan Triber di Indonesia. "Siapa aliansi yang terbesar di dunia? Renault-Mitsubishi-Nissan. Jika aliansi bisa jadi besar, mengalahkan Volkswagen dan Toyota, berarti mereka punya sesuatu yang bisa dibawa ke Indonesia buat bisa sukses," ungkapnya kepada Liputan6 di sela perkenalan Triber pada media (12/7).


Selain itu, masih kata Davy, dunia otomotif saat ini sudah berubah. Pembeli tak lagi seperti dulu yang cuma memikirkan merek, harga jual kembali dan paket kredit. "Jika 20 atau 15 tahun lalu konsumen beli mobil tidak pernah bertanya soal servis dan spare part, yang penting resale value dan paket kredit. Sekarang orang tanya servis, ketersediaan suku cadang dan biaya kepemilikan," paparnya.


Davy juga menyinggung, kalau dulu merek yang digunakan orangtua sering turun ke anaknya, saat ini sudah tidak begitu. Pembeli lebih dalam melakukan survei, apalagi bisa dilakukan dari dunia maya. "Jadi kami sediakan produk yang bagus, mengenalkan produk, memanfaatkan momen GIIAS. Kami yakin berhasil dan tidak ada kekhawatiran dengan pesaing-pesaing yang besar," pungkas Davy.


Terlepas dari dukungan aliansi dan merek Renault sendiri, Davy punya keyakinan Triber produk yang bagus. Ia sempat mengungkap kualitasnya boleh diadu, meski status Triber mobil buatan India. Bekal spesifikasi Triber juga jadi salah satu poin jual. Mesin kecil, misalnya, bisa mengejar efisiensi luar biasa, apalagi kalau dipakai di perkotaan. Triber menggendong mesin 3-silinder 1,0 liter bertenaga 73 PS dan torsi maksimum 96 Nm. Pilihan transmisi ada manual 5-speed dan AMT 5-speed.


Soal fitur juga diklaim Davy sudah "Indonesia Banget". Bahkan beberapa di antaranya terhitung mewah di segmennya. Selain tujuh kursi dengan pengaturan dan pelipatan yang fleksibel, Triber punya fitur seperti soket listrik untuk pengisi daya smartphone di tiap baris. Panel meter sudah digital, sesuatu yang belum dijumpai pada segmen mobil murah. Ada juga tombol start/stop untuk mengakses mesin dan tentunya smart entry dengan kunci remot berbentuk kartu. Unik dan menarik.


Paling mencolok, infotainment layar sentuh dengan beragam konektivitas dan dukungan Apple CarPlay dan Android Auto. Layar sentuh saja sudah merupakan fitur mewah di segmen LMPV, apalagi bisa terhubung dengan Apple CarPlay. Bahkan sekelas BMW saja baru mendapat Apple CarPlay di Indonesia.


Oke, Triber punya banyak bekal fitur. Tapi itu saja tak cukup buat bersaing di Indonesia. Apalagi kalau harga Renault Triber kurang kompetitif, kian sulit untuk bersaing. Menurut perkiraan, banderol Triber tak kurang dari Rp 150 jutaan. Bahkan bisa menyentuh Rp 180 juta untuk varian paling komplet. (Tom/Odi)



Sumber: Liputan6


Baca Juga: Renault Triber Resmi Hadir di Indonesia, Ini Spesifikasi dan Foto Lengkapnya

Promo Populer di Jakarta Selatan

Video Renault Triber

Lihat video terbaru Renault Triber untuk mengetahui interior, eksterior, performa, dan lainnya.

Mobil Renault Pilihan

  • Populer
  • Komparasi