Ramah Kantong, Menghitung Efisiensi Mode EV Wuling Darion PHEV
Tak cuma nyaman, Darion PHEV tawarkan keunggulan efisiensi bahan bakar lewat sistem hybrid pintar
Darion menjadi produk MPV terpanas yang ditawarkan Wuling untuk konsumen Indonesia. Produk ini menawarkan pilihan penggerak lengkap dan canggih, ada EV murni dan PHEV, yang menyesuaikan beragam kebutuhan serta tawaran keunggulan masing-masing penggerak.
KEY TAKEAWAYS
Seberapa efisien mode EV Wuling Darion PHEV untuk penggunaan harian?
Dalam pengujian 50 km di dalam kota, Wuling Darion PHEV mampu berjalan full EV tanpa konsumsi bensin dengan efisiensi rata-rata 6,57 km per kWh atau 15,2 kWh per 100 km.Berapa biaya dan waktu pengisian baterai Wuling Darion PHEV?
Pengisian baterai dari 29 hingga 100 persen menggunakan fast charging DC CCS2 memakan waktu sekitar 53 menit dengan biaya Rp41.534 untuk daya 15,59 kWh.Bahasan soal pengalaman berkendara produk sudah dilakukan beberapa kali. Utamanya model PHEV, yang memang secara teknologi paling menarik. Selain karena pilihan sumber daya utama, Darion PHEV mengusung teknologi terkini Wuling.
Teknologi tersebut adalah WFMS atau Wonder Flexible Modular System merupakan platform terbaru hasil pengembangan para ahli otomotif Wuling secara global. Sistem ini dirancang dengan fleksibilitas tinggi untuk bisa digunakan pada berbagai jenis mesin penggerak, termasuk Internal Combustion Engine (ICE), Hybrid, Plug-in Hybrid, dan Electric Vehicle (EV). WFMS ini berfokus pada peningkatan jarak tempuh, pengalaman berkendara, pengisian daya cepat, standar keamanan tinggi, dan kualitas yang andal. Darion jadi yang pertama menggunakan teknologi ini.
Foto: OTOBaca juga: Road Test Wuling Darion PHEV: Uji Nyata MPV Keluarga Saat Libur Akhir Tahun
Selain itu hadir juga teknologi penggerak canggih LING Power. Teknologi ini memadukan beberapa komponen utama dengan teknologi terdepan berupa mesin khusus hybrid dengan efisiensi hingga 43.2%, motor listrik yang diadaptasi dari teknologi kereta cepat dengan efisiensi hingga 96.8%, dukungan Dedicated Hybrid Transmission (DHT) yang responsif dan telah diuji pengoperasiannya sebanyak 1 juta kali, hingga baterai yang aman dan telah teruji dalam berbagai kondisi.
Bisa Maksimalkan Baterai
Meski produk PHEV, Wuling juga menyebutkan bahwa Darion disiapkan juga untuk cara berkendara full EV. Lewat kemampuan pengisian daya mandiri, dengan soket CCS2 yang memiliki waktu cepat, pemilik Darion dapat sepenuhnya bergerak hanya dengan baterai alias berkemampuan seperti produk BEV.
Kapasitas baterai berjenis Magic Battery Pro pada Darion adalah 20,5 kWh. Baterai ini disebut mampu membawa bepergian Darion sejauh 125 km (CLTC). Sebuah kemudahan untuk memilih sumber penggerak kendaraan yang jadi keunggulan Darion dibanding MPV sejenisnya.
Oto.com yang mendapat kesempatan menjajal Darion PHEV pada libur Nataru lalu, mencoba kemudahan bergerak dengan memanfaatkan baterai ini sepanjang perjalanan. Skenarionya, di perkotaan yang memiliki jarak tempuh bepergian sekitar 10 sampai 20 km per harinya. Hasilnya cukup menarik.
Foto: OTOWaktu Pengisian Baterai
Ini salah satu informasi yang mungkin kurang disampaikan Wuling pada beberapa kesempatan. Teknologi PHEV memang memungkinkan baterai kendaraan mengisi daya dari sumber listrik seperti SPKLU. Plus, dengan soket CCS2, artinya Darion dapat mengisi dengan daya DC yang memiliki arus besar dengan waktu yang terbilang singkat.
Namun sesingkat apa? Oto.com coba melakukan pengisian daya pada SPKLU dengan soket CSS2 alias pengisian cepat arus DC. Kondisi baterai menunjukkan angka 29 persen saat hendak melakukan pengisian, dengan arus daya yang masuk sekitar 25,4 kW.
Pada saat baterai menyentuh SoC (State of Charge) angka 80 persen, waktu yang dibutuhkan ternyata sekitar 30 menit. Setelahnya, besaran arus menurun hingga 2,7 kW, hingga baterai terisi penuh 100 persen. Sensor SPKLU berhenti saat baterai penuh dengan waktu penggunaan 53 menit dan melakukan pengisian baterai sebesar 15,59 kWh. Dana yang dikeluarkan untuk melakukan pengisian ini sebesar Rp41.534 dengan tarif per kWh sebesar Rp2.466,78.
Foto: OTOPenggunaan Mode EV
Setelah penuh, MID menunjukkan tawaran jarak tempuh dari baterai sesuai klaim yakni 125 km. Guna memanfaatkan energi baterai saja, Wuling menawarkan pilihan mode energi atau Energy Mode. Tawarannya adalah Fuel Priority, HEV, EV First dan EV Max dimana untuk menggerakkan kendaraan hanya dengan baterai, pengemudi bisa memilih mode EV First dan EV Max.
Pembeda dua mode ini adalah penggunaan baterai. EV First akan menggunakan baterai hingga sekitar 25 persen, untuk kemudian mesin bensin menyala melakukan pengisian. Untuk mode EV Max, baterai digunakan hingga sekitar 10-12 persen (bergantung pengaturan), untuk kemudian mesin konvensional mensupport gerak kendaraan dan melakukan pengisian daya.
Sebenarnya, saat pengujian Jakarta – Bali di media test drive lalu, penggunaan ekstrem baterai ini sudah dilakukan. Ketika itu, Oto.com memaksa baterai hingga tersisa beberapa persen. Ini kemudian membuat mesin bensin menggerung keras, bekerja bersamaan menggerakkan kendaraan dan mengisi daya. Tidak nyaman dan ternyata, membuat efisiensi bahan bakar tidak terlalu baik.
Foto: OTOUntuk itu, pengujian kali ini ingin melihat dalam jarak 50 km perjalanan berapa daya yang digunakan. Jarak ini dipilih karena sistem MID Darion PHEV melakukan reset otomatis perhitungan efisiensi daya dalam perjalanan yang dipilih.
Gambaran perjalanan dalam kota Jakarta di akhir tahun adalah ramai lancar. Mobil diisi empat orang dewasa, mode berkendara dipilih ECO, energy mode EV First, Energy Recovery Mode Standard, Brake pedal Mode, standar dan EPS mode Comfort. Gaya berkendara dibuat senormal mungkin, tidak ada upaya berlebihan mendapatkan angka efisiensi tinggi dimana AC, dan soket pengisian daya gawai, digunakan terus sepanjang jalan.
Setelah melakukan perjalanan sejauh 50 km, didapat angka rata-rata yang impresif. Angka rata-rata konsumsi BBM alias bensin adalah 0 alias mesin sama sekali tidak bekerja. Angka rata-rata daya yang digunakan adalah 15,2 kW.h per 100 km atau sekitar 6,57 km per kWh. Jika melihat kapasitas baterai 20.5 kWh artinya kira-kira total tawaran jarak tempuhnya bisa mencapai 134 km. Angka kombinasi antara baterai dan mesin, didapat 4,4 l per 100 km atau sekitar 22,7 km per liter. Menarik.
Simpulan
Wuling Darion PHEV memposisikan diri sebagai solusi mobilitas yang fleksibel bagi masyarakat Indonesia yang tengah bertransisi menuju kendaraan listrik. Pengujian di dalam kota menunjukkan bahwa melalui pemilihan mode EV Max atau EV First, Darion PHEV mampu memberikan pengalaman berkendara layaknya mobil listrik murni (Full EV) yang senyap dan responsif. Kendaraan ini terbukti efisien untuk penggunaan harian tanpa harus mengonsumsi bensin sedikit pun, sementara dukungan pengisian daya cepat DC melalui soket CCS2 memastikan baterai dapat terisi penuh dalam waktu kurang dari satu jam.
Hal yang membedakan Darion PHEV dari mobil listrik murni (BEV) adalah hilangnya kecemasan akan jarak tempuh (range anxiety). Kehadiran mesin bensin khusus hibrida yang terintegrasi dengan teknologi LING Power dan platform WFMS bertindak sebagai cadangan energi yang andal. Ketika kapasitas baterai menipis, sistem secara otomatis akan mengaktifkan mesin konvensional untuk menggerakkan roda sekaligus mengisi daya.
Terakhir soal harga, ini penilaian yang patut disayangkan. Pasalnya, untuk harga varian teratas EX sebesar Rp489 juta, ini hanya diberikan sementara bagi 1.500 pembeli pertama. Jika ingin varian termurah yakni CE dengan harga Rp439 juta, perbedaannya hanya pada absennya ADAS dan sunroof, dapat dipertimbangkan. (STA/TOM)
Baca juga:
5 Kelebihan Hyundai Stargazer Cartenz X yang Membuatnya Layak Dipinang
Jual mobil anda dengan harga terbaik
Pembeli asli yang terverifikasi
-
Jelajahi Wuling Cortez Darion PHEV
Cerita Terkait Wuling Cortez Darion PHEV
- Berita
- Artikel feature
- Review Redaksi
Model Mobil Wuling
Jangan lewatkan
Promo Wuling Cortez Darion PHEV, DP & Cicilan
GIIAS 2025
Tren & Pembaruan Terbaru
- Terbaru
- Populer
Anda mungkin juga tertarik
- Berita
- Artikel feature
Mobil Unggulan Wuling
- Terbaru
- Yang Akan Datang
- Populer
Video Mobil Wuling Cortez Darion PHEV Terbaru di Oto
Bandingkan & Rekomendasi
|
|
|
|
|
|
Jenis Bahan Bakar
Bensin
|
Diesel
|
Bensin
|
Bensin
|
Bensin
|
|
Mesin
1498
|
2393
|
1497
|
1499
|
1987
|
|
Tenaga
105
|
147
|
113
|
104
|
172
|
|
Torsi
130 Nm
|
342 Nm
|
144 Nm
|
141 Nm
|
205 Nm
|
|
Tempat Duduk
7
|
7
|
7
|
7
|
7
|
|
Jenis Transmisi
Dedicated Hybrid Transmission
|
Manual
|
iVT
|
Manual
|
CVT
|
|
|
Tren MPV
- Terbaru
- Yang Akan Datang
- Populer
Artikel Mobil Wuling Cortez Darion PHEV dari Carvaganza
Artikel Mobil Wuling Cortez Darion PHEV dari Zigwheels
- Motovaganza