Van dan People Carrier Gila yang Dibuat Melenceng dari Kodrat

Van dan People Carrier Gila yang Dibuat Melenceng dari Kodrat

Ada keutamaan fungsi pengangkutan ketika pabrikan membuat mobil berbentuk bak seloyang roti tawar besar yang ditambah moncong pesek. Biasa dijadikan van barang atau boleh jadi dibuat sebagai pengantar penumpang nomor wahid. Itu terlaksana dalam prioritas memaksimalkan kapasitas ruang kabin.

Meski begitu, beberapa pabrikan cukup gila untuk membuat sebuah van atau people carrier malah melenceng dari kodratnya. Bukan untuk pekerjaan angkut-mengangkut melainkan dibuat untuk siap berlari. Mencipta perpaduan menggelikan antara boks beroda dengan mesin bertenaga besar. Namun hal itu terealisasi, setidaknya sebatas sebagai alat demonstrasi seperti deretan mobil berikut ini.

Ford Transit Supervan

Supervan

Boleh dibilang gagasan edan ini dimulai oleh Ford sekitar 50 tahun silam. Tepatnya pada April 1971, mereka kenalkan Transit Supervan di Sirkuit Brands Hatch, Inggris. Dari nama saja dipastikan bukan van biasa. Ia pun menampilkan gaya mobil komersial nyeleneh. Seperti duduk di atas sasis go-kart. Berkaki kecil nan lebar, itu pun masih balapan dengan sepatbor yang sudah dibuat melar.

Baca juga: Mobil-Mobil Keren yang Sayangnya Hanya Dibuat untuk Pasar Jepang

Namun segala nilai kegilaan justru terletak di balik tubuhnya. Tidak akan ditemukan seonggok mesin di balik bonnet. Baru ketika pintu belakang dibuka, bisa dilihat mesin balap Ford V8 small-block 302 racikan Gurney-Weslake berikut transaxle 5 percepatan bersemayam dalam gudang besar. Tidak salah kalau ia dibilang sebagai GT40 bertubuh Transit sebab basisnya mengadopsi rangka spaceframe midship komplet suspensi independen dan rem cakram dari pejuang Ford di kompetisi endurance.

Unit mesin gila V8 itu sendiri sanggup mengekstrak tenaga sampai 435 hp. Akselerasi ke 97 kpj (60 mil per jam) diklaim tuntas dalam tempo 7 detik dengan potensi berlari lebih dari 240 kpj. Cukup impresif untuk era 1970-an, mengingat pula ia sama sekali tidak terlihat seperti sportscar.

Supervan 2

Kendati begitu, Ford tidak lantas selesai dengan satu Supervan. Seiring berkembangnya dunia balap dan pergantian generasi Transit, lahir lah Supervan 2 di 1984. Kali ini rumusannya berbeda. Tidak lagi mengadopsi cangkang bodi dari model standar melainkan dibuat khusus dengan material canggih. Sebut saja fiberglass, kevlar, nomex-reinforced plastics, dan serat karbon. Melekat di atas rangka kontestan Grup C, C100, berjantung V8 Cosworth 3.900 cc dengan tenaga sampai 590 hp.

Menembus batas, Supervan 2 dapat melaju hingga 280 kpj. Namun pada akhirnya ia harus hilang sebab dirombak ulang demi melahirkan penerus yakni Supervan 3 yang lakoni debut pada 1994. Mendapatkan aransemen bodi baru berikut memanfaatkan mesin lebih nyeleneh lagi. Adalah enjin V8 Cosworth HB 3.500 cc dengan tenaga deras 630-700 hp. Pemanfaatan unit HB ini dapat ditemui pada balap Formula 1 bahkan mempersenjatai McLaren MP4/8 tunggangan Ayrton Senna di 1993.

Supervan 3

Belakangan, mesin F1 diganti dengan enjin V6 Ford-Cosworth Pro Sports 3000 lantaran memakan biaya besar untuk dapat merawatnya. Dinilai terlalu berlebihan bagi mereka yang mau mencoba seperti jurnalis, tamu VIP, dan lainnya. Hasilkan tenaga lebih kecil, 260 hp, namun tetap dapat menghibur lewat capaian 240 kpj.

Ford Transit Berjantung Jaguar

Van tidak masuk akal lainnya masih mengusung basis Ford Transit. Kendati begitu, model satu ini bukan racikan langsung dari Ford, juga bukan merupakan alat pamer. Justru ia hadir dalam misi rahasia pengembangan besar saat Jaguar bersama Tom Walkinshaw Racing (TWR) sedang meramu XJ220. Dengan gaya mobil komersial pada umumnya, sulit untuk mengetahui kehebohan di balik panel tertutup.

Ford Transit Jaguar engine

Nyeleneh, jantung V6 3.000 cc twin-turbo dijebloskan ke bagian tengah sebuah gudang berjalan. Dieksekusi demikian untuk menguji keandalan jantung pacu supercar Jaguar di era 90-an. Bayangkan betapa gilanya sebuah van degan mesin sekuat 540 hp yang membawa nama XJ220 sebagai mobil produksi terkencang di dunia - sebelum ditebas McLaren F1. Bantu menyiapkan enjin dengan potensi berlari sampai 343 kpj saat sudah utuh menjadi supercar.

Semasa hidupnya, Ford Transit berjantung buas ini sempat terlupakan. Pernah mengemban tugas untuk mengangkut suku cadang tim Benetton F1. Bernasib baik, akhirnya ia ditemukan spesialis XJ220, Don Law Racing, dan kemudian direstorasi serta disempurnakan. Sudah mengenakan sepatu orisinal XJ220 komplet ban plontosan dan rombakan kaki-kaki demi menyesuaikan potensi. Mumpuni pula, tenaga didongkrak sampai 640 hp dan disebut dapat dipacu hingga 270 kpj lebih. Kini ia menjadi pelawak di berbagai ajang bergengsi seperti hill climb di Goodwood Festival. Mencemooh mobil balap lain yang notabene lebih eksotis.

Renault Espace F1

Espace f1

Tak kalah gila ketimbang Ford, Renault juga punya racikan istimewa pada mobil boxy. Adalah Renault Espace F1 sebagai bentuk perayaan keterlibatan pabrikan di ajang Formula 1 dan sepuluh tahun eksistensi sang MPV pada 1995. Begitu glamor, mudah dikenal sebagai Espace hanya saja ditambahkan wide body superlebar dan sayap gawang di atap dalam balutan kelir emas.

Dari nama mudah diketahui ke mana arahnya. Yep, tertanam mesin F1 di balik tubuh gemuk itu. Penuh kegirangan di masa Renault mengadopsi enjin V10 yang melengking tinggi. Unitnya sendiri diambil langsung dari sang kampiun FW15C tunggangan Alain Prost pada 1993 dan diselipkan persis ke tengah kabin.

Meski begitu, konsep ini terbilang agak mengerikan. Secara performa, unit V10 3.500 cc sanggup gelontorkan output 800 hp dan torsi 680 Nm untuk mendorong minivan seberat 1.300 kg saja. Semua diantar ke roda belakang via girboks sequential enam percepatan. Lewat aransemen ini, ia mampu mencapai 100 kpj hanya dalam 2,8 detik.

Lebih mengerikan lagi kalau duduk di dalam. Mesin di bagian tengah terekspos dalam tata letak empat bucket seat individual. Lebih dari sekadar teriakkan 13.800 rpm dan panas, penumpang belakang (kalau ada) mungkin harus sangat berhati-hati untuk tidak menjatuhkan sesuatu. Pasalnya, ketika lirik sedikit ke bawah, mata bisa lagsung memandang terompet intake. Bisa kacau jadinya kalau sedikit saja benda asing masuk. Well, juga dalam komposisi ini mereka tampak harus berbagi oksigen dengan mesin.

Hyundai iMax N Drift Bus

Hyundai iMax N Drift Bus

Ide soal van buas untuk sebatas pamer kepiawaian pengembangan masih eksis sampai baru-baru ini. Aktor termutakhir adalah Hyundai, melahirkan iMax (kita kenal juga sebagai H-1) N Drift Bus sekitar akhir 2019. Bayangkan, sebuah MPV gambot dilatih untuk berdansa membuang momentum pantat dalam sirkut. Terdengar konyol namun hal itu dilakukan oleh divisi N Performance dan Hyundai Australia. Tak mengherankan, ide dasarnya saja berasal dari guyonan April Mop.

Tim kecil lantas dibentuk untuk menggarap racikan spesial bagi H-1. Mereka lakukan transplantasi jantung agar semua bisa tertawa kegirangan dalam Drift Bus. Unit CRDi 2.500 cc mau tak mau turun dan diganti ke mesin V6 twin turbo 3.500 cc. Bernapas lewat bi-modal exhaust agar H-1 bisa ikut berteriak menyemarakkan suasana.

Cukup spektakuler, berhasil torehkan keluaran daya 402 hp plus torsi 555 Nm. Tersalur ke roda belakang via transmisi otomatis delapan percepatan dan diferensial khusus untuk memahat tikungan. Menyesuaikan fungsi, sektor kaki-kaki ikut dikorek Divisi N. Misal dipasang kontrol peredam bantingan elektronik, N Performance Brake Package, serta ban performa tinggi membungkus pelek 19 inci.

Ketika deretan mobil sinting sebelumnya mengompromikan sisi fungsional sebuah van, lain cerita bagi Drift Bus. Ia tetap sanggup memuat sampai 8 penumpang. Tapi kalau bicara soal ketersediaan, Drift Bus sama seperti kontestan lain. Dibuat hanya sebagai penampil kemampuan pengembangan, tidak lantas terealisasi sebagai model produksi. Habitatnya adalah sirkuit tertutup, bukan jalan raya. (Krm/Tom)

Sumber: Motortrend, Top Gear, Road & Track

Baca juga: Toyota Corolla Jadi Mobil Paling Laris di Dunia, Leluhurnya Buktikan Bahwa Atraktif Tidak Harus Sempurna

Ahmad Karim

Ahmad Karim

Ahmad Karim bergabung bersama OTO.com pada bulan September 2019. Sebelumnya ia pernah magang di Majalah Autocar Indonesia, kemudian banting setir bekerja di bank. Tapi dasarnya memang doyan otomotif, bank ia tinggalkan dan bergabung bersama OTO. Penampilannya yang unik dengan rambut kribo dan dandanan era Flower Generation, bikin Karim mudah dikenali. Sehari-hari ia mengandalkan transportasi umum untuk wara-wiri. Tapi di garasinya tersimpan sebuah BMW E30 rakitan 1989.

Baca Bio Penuh

Jual mobil anda dengan harga terbaik

Pembeli asli yang terverifikasi Pembeli asli yang terverifikasi
Listing gratis Listing gratis
Daftarkan mobil Anda

GIIAS 2024

Anda mungkin juga tertarik

  • Berita
  • Artikel feature
  • Yang Akan Datang
  • VinFast VF 6
    VinFast VF 6
    Rp 344,98 Juta Perkiraan Harga Jakarta Selatan
    Perkiraan Diluncurkan Nov, 2024 Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • VinFast VF 7
    VinFast VF 7
    Rp 544,98 Juta Perkiraan Harga Jakarta Selatan
    Perkiraan Diluncurkan Nov, 2024 Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • BYD D9
    BYD D9
    Rp 1,056 Milyar Perkiraan Harga Jakarta Selatan
    Perkiraan Diluncurkan Agu, 2024 Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • MG 3
    MG 3
    Rp 203,04 Juta Perkiraan Harga Jakarta Selatan
    Perkiraan Diluncurkan Nov, 2024 Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • Toyota Hilux Rangga
    Toyota Hilux Rangga
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan Nov, 2024 Kabari Saya Saat Diluncurkan

Video Mobil Terbaru di Oto

Oto
  • MG Cyberster, Sportscar EV Sekencang Taycan Turbo | GIIAS 2024
    MG Cyberster, Sportscar EV Sekencang Taycan Turbo | GIIAS 2024
    23 Jul, 2024 .
  • Canggihnya Honda e:N1, EV Pertama Honda di Indonesia Tahun Depan | GIIAS 2024
    Canggihnya Honda e:N1, EV Pertama Honda di Indonesia Tahun Depan | GIIAS 2024
    22 Jul, 2024 .
  • Lihat Suzuki eVX Concept, Calon Mobil Listrik Suzuki di Indonesia
    Lihat Suzuki eVX Concept, Calon Mobil Listrik Suzuki di Indonesia
    22 Jul, 2024 .
  • Menyaksikan Langsung Teknologi Kendaraan Terkini Bersama AION Indonesia di GIIAS 2024
    Menyaksikan Langsung Teknologi Kendaraan Terkini Bersama AION Indonesia di GIIAS 2024
    22 Jul, 2024 .
  • Nissan Serena ePower, Yang Ditunggu-tunggu Akhirnya Datang
    Nissan Serena ePower, Yang Ditunggu-tunggu Akhirnya Datang
    17 Jul, 2024 .
  • All New Kona Electric, Tampil Beda dengan Ubahan yang Menarik!
    All New Kona Electric, Tampil Beda dengan Ubahan yang Menarik!
    17 Jul, 2024 .
  • Kia Seltos Facelift 2024, Mesin Baru, Fitur Nambah, hingga ADAS
    Kia Seltos Facelift 2024, Mesin Baru, Fitur Nambah, hingga ADAS
    17 Jul, 2024 .
  • Bentley Continental GT Speed Edition 12, Cuma Satu di Indonesia!
    Bentley Continental GT Speed Edition 12, Cuma Satu di Indonesia!
    17 Jul, 2024 .
  • The Executive Exchange, Kenal Lebih Jauh Ricky Thio dari Mazda Indonesia
    The Executive Exchange, Kenal Lebih Jauh Ricky Thio dari Mazda Indonesia
    17 Jul, 2024 .
  • Lebih dekat dengan GWM Haval Jolion HEV, Bakal Produksi di Indonesia
    Lebih dekat dengan GWM Haval Jolion HEV, Bakal Produksi di Indonesia
    15 Jul, 2024 .
Tonton Video Mobil

Artikel Mobil dari Carvaganza

  • GIIAS 2024: Ramai Lomba Simulator di Booth APM, Banyak Hadiah Menarik Bisa Dimenangkan
    GIIAS 2024: Ramai Lomba Simulator di Booth APM, Banyak Hadiah Menarik Bisa Dimenangkan
    Wahyu Hariantono, Hari ini
  • GIIAS 2024: Bedah Detail Nissan Serena e-Power, Iritnya Bisa Tembus 19 KM/Liter
    GIIAS 2024: Bedah Detail Nissan Serena e-Power, Iritnya Bisa Tembus 19 KM/Liter
    Muhammad Hafid, Hari ini
  • GIIAS 2024: BIAC Dukung Kiprah Dewa United di Semua Divisi
    GIIAS 2024: BIAC Dukung Kiprah Dewa United di Semua Divisi
    Zenuar Yoga, Hari ini
  • GIIAS 2024: Bongkar Spek Kia Carnival Hybrid, Lebih Murah Dari Alphard HEV
    GIIAS 2024: Bongkar Spek Kia Carnival Hybrid, Lebih Murah Dari Alphard HEV
    Bangkit Jaya, Hari ini
  • GIIAS 2024: Harga Rp685 Juta, Simak Spesifikasi Lengkap Aion Hyptec HT
    GIIAS 2024: Harga Rp685 Juta, Simak Spesifikasi Lengkap Aion Hyptec HT
    Anjar Leksana, Hari ini

Artikel Mobil dari Zigwheels

  • Motovaganza
  • Tips
  • Review
  • Artikel Feature
  • advice
  • Kia Carnival Hybrid Meluncur dengan Harga Rp1,388 Miliar
    Kia Carnival Hybrid Meluncur dengan Harga Rp1,388 Miliar
    Bangkit Jaya Putra, Hari ini
  • Meluncur di GIIAS 2024, Simak Simulasi Cicilan Syariah Baic X55 II
    Meluncur di GIIAS 2024, Simak Simulasi Cicilan Syariah Baic X55 II
    Anjar Leksana, 22 Jul, 2024
  • Daihatsu Gran Max Jadi Sahabat Usaha Sejak 2007
    Daihatsu Gran Max Jadi Sahabat Usaha Sejak 2007
    Anjar Leksana, 22 Jul, 2024
  • Aion ES Meluncur dengan Harga Rp386 Juta
    Aion ES Meluncur dengan Harga Rp386 Juta
    Muhammad Hafid, 20 Jul, 2024
  • Harga dan Spesifikasi Aion Hyptec HT yang Meluncur di GIIAS 2024
    Harga dan Spesifikasi Aion Hyptec HT yang Meluncur di GIIAS 2024
    Anjar Leksana, 20 Jul, 2024
  • Habis Road Trip, Periksa Komponen Penting Mobil Ini
    Habis Road Trip, Periksa Komponen Penting Mobil Ini
    Setyo Adi, 24 Jun, 2024
  • Efek Fatal Aquaplaning, Begini Cara Menghindarinya
    Efek Fatal Aquaplaning, Begini Cara Menghindarinya
    Anjar Leksana, 26 Jan, 2024
  • 8 Poin Penting Berkendara Mudik Aman, Termasuk Posisi Safety Loading
    8 Poin Penting Berkendara Mudik Aman, Termasuk Posisi Safety Loading
    Anjar Leksana, 03 Apr, 2023
  • Penyebab Ban Mobil Benjol dan Cara Mencegahnya
    Penyebab Ban Mobil Benjol dan Cara Mencegahnya
    Anjar Leksana, 28 Mar, 2023
  • Bahaya Fatal Microsleep, Lakukan Ini untuk Mencegahnya
    Bahaya Fatal Microsleep, Lakukan Ini untuk Mencegahnya
    Setyo Adi, 02 Jan, 2023
  • Test Drive Chery Tiggo 5X: Mencari Kelebihan dan Kekurangannya dalam Perjalanan Jakarta-Surabaya
    Test Drive Chery Tiggo 5X: Mencari Kelebihan dan Kekurangannya dalam Perjalanan Jakarta-Surabaya
    Bangkit Jaya Putra, 07 Jun, 2024
  • First Drive Haval H6: Turbo Hybrid Menarik Perhatian
    First Drive Haval H6: Turbo Hybrid Menarik Perhatian
    Anjar Leksana, 30 Mei, 2024
  • Toyota Yaris Cross HEV: Pilihan Tepat Buat Pencari Efisiensi BBM
    Toyota Yaris Cross HEV: Pilihan Tepat Buat Pencari Efisiensi BBM
    Anjar Leksana, 29 Mei, 2024
  • Hyundai Stargazer X: Versatile Crossover dengan Kenyamanan MPV
    Hyundai Stargazer X: Versatile Crossover dengan Kenyamanan MPV
    Setyo Adi, 13 Mar, 2024
  • First Drive BYD Seal: Sensasi Supercar Tanpa Perlu Mahal
    First Drive BYD Seal: Sensasi Supercar Tanpa Perlu Mahal
    Setyo Adi, 29 Feb, 2024
  • Opsi Fitur Pintar nan Unik yang Ditawarkan Pabrikan Dunia
    Opsi Fitur Pintar nan Unik yang Ditawarkan Pabrikan Dunia
    Muhammad Hafid, 10 Jun, 2024
  • Kerap Dibandingkan, Pilih New Toyota Rush GR Sport atau Daihatsu Terios R?
    Kerap Dibandingkan, Pilih New Toyota Rush GR Sport atau Daihatsu Terios R?
    Setyo Adi, 27 Mei, 2024
  • Pendatang Baru Citroen C3 Aircross, Lawan Pemain Lawas Toyota Rush
    Pendatang Baru Citroen C3 Aircross, Lawan Pemain Lawas Toyota Rush
    Setyo Adi, 22 Mei, 2024
  • Ragam Jenis Konfigurasi Mesin dan Segala Kelebihannya
    Ragam Jenis Konfigurasi Mesin dan Segala Kelebihannya
    Muhammad Hafid, 18 Mar, 2024
  • Kisah Kesuksesan Isuzu Menjadi Produsen Kendaraan Niaga Kelas Dunia
    Kisah Kesuksesan Isuzu Menjadi Produsen Kendaraan Niaga Kelas Dunia
    Anjar Leksana, 26 Jan, 2024
  • Cara Menangani Kondisi Mobil Alami Aquaplaning di Jalan
    Cara Menangani Kondisi Mobil Alami Aquaplaning di Jalan
    Anjar Leksana, 15 Jan, 2024

Bandingkan

You can add 3 variants maximum*