• Wishlist

Renault Triber Bertabur Fitur, Disrupsi Kelas Toyota Calya dan Avanza?

Renault Triber Bertabur Fitur, Disrupsi Kelas Toyota Calya dan Avanza?

Spesies baru mobil keluarga murah meriah, telah tiba. Namanya Renault Triber. Juluk ini memang baru menyeruak di Indonesia, sejak pekan lalu. Setelah PT Maxindo Renault Indonesia (MRI) memajangnya di hadapan media, kami baru bisa mengonfirmasi statusnya. Kabarnya ia menyapa masyarakat Tanah Air lewat panggung Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS), pekan ini.

Triber baru saja meluncur secara world premiere, di India, medio Juni lalu. Di India, ia masuk kelas kendaraan MPV (Multi Purpose Vehicle) 7-penumpang dengan ukuran di bawah 4 meter. Kehadirannya bukan cuma mendisrupsi segmen mobil keluarga, namun kelas hatchback di bawah 4 meter, turut terganggu. Sebab, Triber tawarkan 3 baris tempat duduk.

Harganya mengacak-acak kompetitor. Renault India mengklaim, Triber yang diluncurkan perdana di sana, sengaja dikembangkan berdasar riset di negara itu. Kisaran Rp 110-140 juta adalah banderol yang harus ditebus. Untuk pasar Indonesia? Masih belum dicanangkan.

Namun pastinya, meski ukurannya bersaing dengan Datsun GO+, Toyota Calya dan Daihatsu Sigra, Triber punya harga lebih mahal. Ya, status Triber yang terhindar dari segmen LCGC karena diimpor, juga kandungan lokal yang rendah, membuat harganya tak semurah lawan. Kondisi ini justru membuatnya potensial menjadi alternatif bagi konsumen yang siap membeli Avanza, Ertiga, dan lainnya di segmen Low MPV.

Bertabur Fitur

Bermodal foto-foto tim kami di lapangan, terlihat jelas bagaimana fitur canggih menghiasi tubuh Triber. Pertama engine start/stop-smart key. Yup, fitur pemati-nyala mesin berbentuk tombol ada di konsol tengah dasbor. Fitur ini menggantikan proses aktivasi menggunakan kunci, biasanya terintegrasi dengan smart entry. MRI bahkan mengklaim, smart entrynya bukan berbentuk remot, melainkan kartu. Fitur serupa bisa kita temukan di Renault Koleos.

Panel instrumen full digital, tersemat di depan pengemudi. Seluruh informasi pengendaraan, mulai dari putaran mesin, kecepatan, bahan bakar, maupun suhu mesin, disajikan dalam format digital. Fitur ini memang tak mahal, toh motor berharga belasan juta saja sudah pakai. Namun tren layar digital di segmen LCGC maupun Low MPV, nyatanya baru dimulai oleh Triber.

Penumpang belakang tak perlu khawatir soal kenyamanan. Untuk menjaga suhu kabin terjaga, ada outlet AC terintegrasi di plafon. Kontrolnya pun sudah mandiri, via kenop di konsol tengah. Di tempat yang sama, ada pula power outlet untuk menyambungkan ragam peranti elektronik ke sumber daya.

Kalau Anda sedang tak mau membawa 7-penumpang, kursi baris ketiga bisa ditanggalkan, dan ditinggalkan. Ya, alih-alih menyediakan ruang di dalam kabin untuk menyembunyikan jok, Renault memberi solusi dengan memudahkan pemilik untuk mencabut kursi baris ketiga. Ketiadaan kursi bisa membuat ruang bagasi meluas hingga 625 liter. Renault mengklaim ada 100 konfigurasi kursi berbeda di kabin Triber.

Satu lagi fitur yang baru di kelasnya, sistem infotainment berbasis Android Auto dan Apple Carplay. Sistem ini memang memaksimalkan konektivitas dengan dua jenis smartphone paling populer di dunia ini. Aksesnya pun canggih, menggunakan layar sentuh.

Seluruh fitur memang merangkum Renault Triber jadi paket yang cukup menarik sebagai mobil 7-penumpang. Namun apakah cukup untuk membuatnya kompetitif? Belum tentu. Kita sudah melihat Wuling Confero S, mobil yang lebih besar berkonfigurasi Low MPV dengan harga setara LCGC. Fiturnya tak kalah banyak dengan Triber, dan nyatanya daya kompetisinya tak sekuat itu. Kita lihat saja, bagaimana komitmen MRI menawarkan Triber. (Van/Odi)

Baca Juga: Renault Triber Resmi Hadir di Indonesia, Ini Spesifikasi dan Foto Lengkapnya