• Wishlist

Masih Terlaris, Posisi Honda Brio Satya Belum Tergoyahkan

Masih Terlaris, Posisi Honda Brio Satya Belum Tergoyahkan

Honda Prospect Motor mencatat peningkatan penjualan selama Oktober 2019. Torehannya sedikit terkerek, dibandingkan bulan sebelumnya. Pada September kemarin, mereka mengantongi jualan 12.323 unit dan menjadi 12.375 unit. Hasil itu didukung oleh beberapa model yang masih jadi andalan. Honda Brio Satya tetap jadi primadona. Kemudian disokong Brio RS dan Honda HR-V 1.5L.


Honda Brio front


Secara retail, Brio Satya mencatatkan pemasaran sebanyak 4.841 unit pada Oktober. Hasilnya naik dibanding bulan sebelumnya sebanyak 4.633 unit. Banyak aspek membuat mobil LCGC ini digemari. Misal kelengkapan fitur diberikan cukup, desainnya juga kekinian. Ditambah AC sudah digital dan interior tak terlihat murahan. Untuk versi CVT, dikatakan cuma menenggak bensin 20,3 km/liter. Wajar bila ia menyandang predikat terlaris.


Di sisi lain, versi non-LCGC, Brio RS mencatatkan penjualan sebanyak 1.393 unit. Tidak selaris Satya, sebab harganya cukup tinggi yakni Rp 195,7 juta. Kemudian yang masih menjadi incaran konsumen ialah HR-V 1.5L. Kompak SUV Honda terjual sebanyak 2.096 unit, naik dari bulan sebelumnya sejumlah 1.929 unit.


Produk lainnya yang turut memberikan kontribusi pada Oktober, Honda Mobilio. Sebetulnya pangsa pasar lahan ini sangat luas. Sekelas Toyota Avanza bisa menyumbang penjualan di kisaran 7.000 unit saban bulan. Kemudian Mitsubishi Xpander 5.000 unit sebulan. Namun produk berlogo H ini hanya mampu mengamankan angka 1.104 unit saja. Lalu Jazz yang memimpin di kelas mobil hatchback terjual tersalur ke konsumen 1.100 unit dan CR-V terjual 979 unit.


Masih pada bulan yang sama. Honda BR-V terlego 395 unit. Diikuti Honda HR-V 1.8L 165 unit atau naik dari bulan sebelumnya sebanyak 131 unit. Disusul Civic Hatchback 99 unit dan Civic Sedan yang memimpin segmen small sedan sebesar 94 unit. Sementara jajaran model lainnya, Accord terjual 53 unit, Honda City 31 unit dan Odyssey terjual 25 unit.


Untuk diketahui, Gaikindo sebetulnya merevisi target penjualan. Semula 1,1 juta unit dalam satu tahun, menjadi 1 juta unit saja. Bukan tanpa alasan. Sebeb faktanya terjadi perlambatan di pasar domestik. Penjualan tertekan cukup dalam, khususnya pada semester pertama 2019. Suhu politik dan dampak perang dagang Amerika Serikat (AS) dan Cina memberi imbas.


Yusak Billy, Business Innovation and Marketing & Sales Director Honda Prospect Motor, mengaku optimis. “Menjelang akhir tahun ini, Honda masih mempertahankan tren penjualan yang positif. Sebab didukung oleh permintaan konsumen yang tinggi, serta didukung program penjualan yang memudahkan konsumen dalam membeli mobil Honda. Kami percaya bahwa tren ini dapat kami pertahankan hingga akhir tahun ini,” paparnya. (Alx/Odi)


Baca Juga: Honda Gunakan Brio Terbaru untuk Indonesia Touring Car Race 1.200

Jelajahi Honda Brio

Honda Brio Rp 148,4 - Rp 202,2 Juta Cicilan : Rp 3,39 Juta

Bandingkan & Rekomendasi