Daihatsu Sebut Komponen Lokal Xenia dan Terios Sudah Penuhi Usulan PPnBM 0 Persen Permanen

Daihatsu Sebut Komponen Lokal Xenia dan Terios Sudah Penuhi Usulan PPnBM 0 Persen Permanen

Mengenai usulan PPnBM 0 persen menjadi permanen. Kemenperin mengeluarkan Keputusan Menteri Perindustrian No 1737 Tahun 2021 tentang kendaraan PPnBM ditanggung pemerintah (DTP). Namun syaratnya local purchase atau Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) dinaikkan. Semula 60 persen, sekarang menjadi 80 persen. Ada 11 kendaraan yang masuk ke dalam kandidat penerima insentif itu. Sementara Xenia dan Terios dilaporkan tak masuk kategori. Daihatsu pun memberi sanggahan.

“Untuk Daihatsu diaudit oleh Surveyor Indonesia dan kami sudah mendapat laporan hasil audit independen bagi seluruh produksi yang kami lakukan. Jadi bisa kami katakan kalau (local purchase) Daihatsu Terios maupun Xenia di atas 80 persen. Daihatsu itu kan low profile, mengaku kecil tapi hasilnya lebih baik. Daripada mengaku besar tapi saat diaudit kecil, kan malu,” ucap Amelia Tjandra, Direktur Pemasaran Astra Dihatsu Motor, dalam pemaparan market update secara daring (16/12).

Ia mengimbau agar tidak berpatokan pada data yang ada sekarang. Dan menunggu pengumuman lebih lanjut dari pemerintah. Untuk sekadar gambaran, sementara Terios memiliki komponen lokal 75,2 persen. Sedangkan Xenia 79,2 persen. Kemungkinan besar daftar calon penerima PPnBM permanen bisa bertambah jika ada perubahan hasil audit independen.

GIIAS Daihatsu Terios

“Pada dasarnya kami katakan sangat berterimakasih kalau pemerintah melakukan suatu kebijakan, PPnBM akan dipermanenkan. Daihatsu akan mengikuti seluruh apa yang digariskan (peraturan pemerintah, Red). Jangan lihat data yang beredar sekarang. Tapi nanti pemerintah bakal mengeluarkan hasil audit. Lebih baik kita memakai hasil audit karena sudah dilakukan oleh lembaga independen. Kami tidak mau memberikan detail datanya, karena bukan wewenang kami untuk mengungkap ini. Kalau angka awal (79,2 persen) memang benar dilaporkan oleh kami sebagai APM,” tegasnya.

Nah, mengikuti mekanisme diskon PPnBM 100 persen DTP yang berlaku hingga Desember 2021. Terios dijual mulai Rp 205,1 juta hingga Rp 255,6 juta. Lalu All New Xenia dilepas Rp 190,9 hingga Rp 243,9 juta, semua berstatus on the road Jakarta. Andaikan aturan insentif menjadi permanen, niscaya banderol tidak berubah.

Sedikit informasi tambahan mengenai torehan Astra Daihatsu Motor. Selama November 2021 mereka menjual mobil ke konsumen (retail) sebanyak 14.861 unit. Menjadi rekor terbaik selama tahun ini. Sehingga hasil year to date Januari - November 2021 menjadi 132.950 unit.

Sedangkan kontribusi Xenia hanya 1.555 unit dan tergolong masih kecil. Model All New hanya mampu menyumbang 468 unit (30 persen). Lalu hasil total hingga November menjadi 9.397 unit. Kemudian Terios selama sebulan kemarin laku 1.746 unit. Jadi, usulan PPnBM 0 persen permanen menjadi penting bagi produsen otomotif. Sebab memicu daya beli masyarakat dan bisa mendongkrak penjualan. (Alx/Raju)

Baca juga: Penjualan All New Xenia Belum Signifikan, Tipe 1.3 R Paling Diminati

Jual mobil anda dengan harga terbaik

Pembeli asli yang terverifikasi Pembeli asli yang terverifikasi
Listing gratis Listing gratis
Daftarkan mobil Anda

Jelajahi Daihatsu Xenia

Model Mobil Daihatsu

  • Daihatsu Xenia
    Daihatsu Xenia
  • Daihatsu Ayla
    Daihatsu Ayla
  • Daihatsu Sigra
    Daihatsu Sigra
  • Daihatsu Terios
    Daihatsu Terios
  • Daihatsu Rocky
    Daihatsu Rocky
  • Daihatsu Gran Max PU
    Daihatsu Gran Max PU
  • Daihatsu Luxio
    Daihatsu Luxio
  • Daihatsu Gran Max MB
    Daihatsu Gran Max MB
  • Daihatsu Sirion
    Daihatsu Sirion
Mobil Daihatsu

Jangan lewatkan

IIMS Hybrid 2022

Anda mungkin juga tertarik

Video Mobil Daihatsu Xenia Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Mobil Daihatsu Xenia

Bandingkan & Rekomendasi

Tren MPV

  • Yang Akan Datang