Terlalu Lama Parkir, Lakukan Langkah Ini Agar Sepeda Motor Tetap Prima

Terlalu Lama Parkir, Lakukan Langkah Ini Agar Sepeda Motor Tetap Prima

Sebagai upaya agar pandemi cepat berakhir, pemerintah membatasi mobilitas masyarakat Indonesia dengan memberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Peraturan tersebut berlaku hingga 30 Agustus 2021. Adanya regulasi tersebut, tentu membuat sepeda motor kesayangan Anda lebih sering berada di rumah. Meski begitu, perawatan perlu dilakukan agar kondisi kuda besi tetap prima saat digunakan kembali.

Ketika tidak digunakan dalam jangka waktu cukup lama, beberapa komponen sepeda motor seperti rantai roda, kabel kopling, kabel gas dan bagian-bagian lainnya perlu diperhatikan oleh pemilik. Karena dikhawatirkan dapat mempengaruhi kinerja motor. Berikut beberapa tips perawatan ringan sepeda motor selama PPKM :

1. Sebelum terparkir, baiknya cuci sepeda motor hingga bersih. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari timbulnya karat dan risiko lainnya yang berpotensi merusak komponen.

2. Memberi pelumas pada bagian yang berpotensi karat. Seperti rantai roda, kabel kopling, kabel gas dan bagian-bagian lainnya yang bergesek.

3. Memanaskan mesin secukupnya setiap hari, kira-kira sampai suhu kerja mesin antara 80-100 derajat celcius. Biasanya memakan waktu sekitar 3-5 menit.

4. Untuk skutik sebaiknya diparkir dengan standar tengah, agar mudah ketika ingin melakukan pemanasan mesin.

5. Jika motor tidak digunakan dalam jangka waktu cukup lama, simpan ditempat yang terhindar dari paparan sinar matahari secara langsung. Lantaran dapat menyebabkan retakan pada kaca speedometer dan dapat membuat warna bodi motor menjadi kusam serta memudar. Bila ada cover motor lebih baik, agar terhindar dari debu.

Baca juga: Jangan Sembrono, Ini 7 Tips Berkendara Sehat di Saat PPKM dan Pandemi Covid-19

Yamaha Bengkel

Hasan Ardiansyah, Senior Service Advisor Yamaha FSS Jakarta mengingatkan, jangan lupa untuk cek kondisi ban. “Bila motor diparkir terlalu lama bisa berdampak pada tekanan angin, bisa berkurang bahkan kempes. Disarankan untuk menambahkan tekanan angin dengan ukuran standar dari pabrikan. Dengan rata-rata ukuran 29 Psi untuk ban depan dan 33 Psi belakang,” jelasnya.

Selain dari tips di atas, tetap lakukan juga servis berkala secara rutin ke bengkel resmi. Agar motor terhindar dari kemungkinan masalah dikemudian hari dan selalu dalam kondisi prima.

Atau buat pengguna motor Yamaha yang berada di wilayah Jabodetabek bisa datang langsung ke diler dan bengkel resmi Yamaha. Konsumen tak perlu khawatir karena lokasi tersebut sudah menerapkan protokol kesehatan dan seluruh staff sudah divaksin Covid-19. Yamaha FSS Jakarta juga tetap melayani pembelian unit motor dan booking SKY ( Service Kunjung Yamaha) secara online.

“Walaupun sedang dalam kondisi PPKM, pengguna sepeda motor tetap perlu melakukan pemeriksaan dan perawatan berkala secara rutin. Untuk mempermudah masyarakat Indonesia dalam melakukan servis rutin, kami menghadirkan fasilitas SKY (Service Kunjung Yamaha) yang dapat dinikmati oleh seluruh konsumen setia. Selain fasilitas SKY, kami juga berbagi tips untuk merawat motor selama di rumah. Kami berharap pelanggan tetap memiliki sepeda motor yang prima saat digunakan,” ujar Frengky Rusli, Chief Yamaha DDS Jabodetabek. (Bgx/Raju)

Baca juga: Keunggulan All New Yamaha NMax Connected ABS untuk Touring

 

GIIAS 2021

Anda mungkin juga tertarik

  • Yang Akan Datang

Video Motor Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Motor