Begini Rasanya Balap Endurance dengan Yamaha R15 VVA

  • 2019/09/Yamaha-Endurance.jpeg
  • 2019/09/Yamaha-R15-Endurance12.jpg
  • 2019/09/Yamaha-R15-Endurance11.jpg
  • 2019/09/Yamaha-R15-Endurance10.jpg
  • 2019/09/Yamaha-R15-Endurance9.jpg
  • 2019/09/Yamaha-R15-Endurance8.jpg
  • 2019/09/Yamaha-R15-Endurance7.jpg
  • 2019/09/Yamaha-R15-Endurance6.jpg
  • 2019/09/Yamaha-R15-Endurance5.jpg
  • 2019/09/Yamaha-R15-Endurance4.jpg
  • 2019/09/Yamaha-R15-Endurance3.jpg
  • 2019/09/Yamaha-R15-Endurance2.jpg
  • 2019/09/Yamaha-R15-Endurance1.jpg

Membetot tuas gas Yamaha R15 hingga mentok jelas sensasi yang tak bisa dilakukan di jalan raya. Aksi ini leluasa kami jangkau di sirkuit. Adrenalin otomatis terpompa tatkala menunggangi lini sport terkecil Yamaha itu. Tak cuma itu, kami melakoninya dalam ajang balap endurance yang menguras stamina.

"Live in The Racing Spirit" dijadikan tagline dalam mengusung Yamaha R15 VVA. Tengoklah desain bodi agresifnya itu. Generasi mesin anyar, 155 cc berteknologi Variable Valve Actuation menjadi hal utama yang ditawarkan. Terlebih sematan tadi diklaim membuat R15 lebih bertenaga dibanding model pendahulu.

Atas alasan itulah motor ini akhirnya diterjunkan ke arena Yamaha Endurance Festival 2019 (15/9). Berbeda dari sebelumnya, semua motor mesti menggunakan R15 terbaru (bukan R15 lama bermesin 150 cc). Berarti inilah kesempatan pertamanya melakoni balap ketahanan, berdurasi 2 jam. Sekaligus pula kesempatan bagi kami, merasakan kemampuan seutuhnya dari motor 36 jutaan ini. Apalagi pada event kedua itu, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) mendaulat 9 media andil di dalamnya. Tak sabar rasanya untuk langsung menunggangi produk yang sempat dijajal oleh pembalap MotoGP Yamaha, Maverick Vinales.

Bedanya, sekarang si motor benar-benar disiapkan buat balapan. Beberapa penyesuaian turut dilakukan, berdampak pada penggantian part bawaannya. Sebut saja foot step, suspensi belakang dan knalpot. Ketiga item tadi berganti dengan produk after market spek racing. Perlengkapan lain seperti fairing, lampu, spion hingga standar wajib ditanggalkan. Walhasil, bajunya berganti dengan bahan fiber sepenuhnya. Setelah melihat dan mencoba duduk di atasnya, kami makin tergoda untuk menunggangi lini sport entry level Yamaha ini di lintasan.

Posisi foot step yang tinggi ke belakang, membuat riding position berubah. Secara aerodinamika, posisi kaki seperti ini sangat baik. Di trek lurus, misalnya, badan mesti membungkuk habis demi mengurangi hambatan angin. Sudah jelas foot step baru itu juga tak mentok ke aspal. Pengendara bisa maksimal melahap tikungan.

Namun sebelum balapan, body setting wajib dilakukan. Diskusi soal ini tak kalah penting, lantaran setiap tim media berisi tiga pembalap. Terlebih masing-masing punya tinggi badan berbeda. Artinya, posisi foot step, suspensi maupun stang kudu di batas toleransi ketiganya. Termasuk penyetelan steering damper Ohlins yang berlokasi di atas segitiga motor. Perangkat ini berfungsi memberikan kestabilan saat motor menghadapi dua sektor tadi (trek lurus dan tikungan).

Ubahan untuk mendongkrak tenaga, otomatis cuma keluar dari knalpot Sakura. Toh, ECU juga masih standar. Selebihnya pun tidak ada yang berubah, mulai dari tuas kopling dan rem, gear set maupun disc brake. Begitu pula dengan mesin. Secara performa Yamaha sangat percaya diri dengan kekuatannya. Tapi yang perlu diingat, si jantung mekanis berkoar selama 120 menit. Namun, menyoal durabilitas, nyata adanya. Selama sekitar 40 lap, tak ada kendala pada sektor performanya itu.

Kerap kali R15 VVA dibetot habis hingga tembus 150-155 km/jam di trek lurus Sentul. Si kuda besi  selalu dipaksa main di RPM tinggi. Informasi tadi tertera jelas di panel meter digitalnya. Ketika memacunya di kecepatan tinggi, informasi speedometer maupun RPM terbaca jelas. Bahkan, ada panduan untuk memindahkan gigi dengan light shifting. Bagian paling kami sukai adalah sensasi yang diberikannya ketika down shift. Apalagi saat memasuki R3-R4 yang membutuhkan perpindahan gigi drastis dari gigi 6 ke 3. Atau R6-R7 (S kecil) dari gigi 5 ke 3 dan 2.

Adanya assist & slipper clutch pada R15 membuat transisi itu berlangsung smooth. Gejala entakan saat engine brake nyaris tak terasa, padahal putaran mesin masih tinggi. Sempat terbayang jika R15 ini tanpa fitur tadi. Pasti risiko ban belakang slide atau terkunci bakal ada di pikiran kami. Selain itu, pembalap juga lebih leluasa mengarahkan motor di tikungan. Ditunjang tubuh yang cuma berbobot 137 kg dan pengaplikasian rangka delta box. Handlingnya makin stabil.

Terkait stabilitas, penggunaan fork depan USD (up-side down) menjadi pendukung. Ditambah lagi, pada balap endurance itu, kami berkesempatan menguji ban IRC RMC830. Belum diketahui secara pasti seperti apa ramuannya. Tapi impresi perdana kami, ban ini punya kestabilan yang baik dengan tipe radial yang diusung. Pastilah ban impor itu bakal diburu pelaku balap. Apalagi dengan harga jual yang kabarnya berkisar 2 jutaan saja.

Balapan dengan Start Le Mans Style

Ajang Yamaha Endurance Festival menawarkan sebuah balapan baru di Indonesia. Bisa dilihat dari cara pembalap melakukan start ala ‘Le Mans Style’ ini. Sebelum balapan dimulai, pembalap pertama berdiri dari seberang lintasan. Saat instruksi ‘Go’ mereka harus berlari menuju motor yang ada di sisi pit wall. Di sini perlu ada strategi khusus. Meski mesin dalam keadaan mati, tapi transmisi sudah ada di gigi 1. Jadi, ketika engine on motor langsung dapat dilaju.

Pihak Yamaha pun menerapkan aturan lain. Khusus kelas Sport 155 cc, setiap tim terdiri dari rider blue dan yellow. Masing-masing pembalap wajib melakukan pit stop maksimal 10 lap.  Berbeda dengan kelas Sport 250 cc. Mereka dibebaskan untuk urusan masuk pit. Namun durasinya sama-sama 1 menit 30 detik. Penghitungan dimulai saat pit in hingga pit out. Jika lebih dari itu, maka tim bisa diganjar penalti. Perihal pengaturan pit stop tadi, tim mesti cerdik supaya bisa melahap lebih banyak lap. Itu karena pemenang balapan ini juga dihitung dari siapa pencetak lap terbanyak.

Di balapan akhir pekan kemarin, salah satu tim media berhasil finish di urutan 10. Sementara tim kami menyelesaikan balapan pada peringkat 13 dari 24 starter. Sebuah hasil yang cukup baik karena bisa bersaing dengan pembalap-pembalap komunitas. Terlebih kebanyakan dari mereka merupakan pembalap regular di Yamaha Sunday Race.

Namun pelajaran utama dari keikutsertaan itu, bagaimana berkordinasi dengan rekan setim dan mekanik. Seperti penjatahan lap dan menentukan pergantian pembalap. Kemudian strategi pit stop. Bagian ini mesti benar-benar dihitung, jika tidak tepat maka berdampak pada kehilangan waktu. Logikanya dengan sekali pit stop, Anda sudah tertinggal sekitar setengah lap. Butuh kerja keras bagi pembalap pengganti mengejarnya.

Terakhir  persiapan fisik. Stamina yang prima dibutuhkan dalam menghadapi balapan ketahanan seperti ini. Berbeda dengan balapan biasa yang biasanya hanya menyelesaikan 8-10 lap. (Ano/Van)

Baca Juga: OTO Jajal Formula 4 di Sepang

Ary Dwinoviansyah

Ary Dwinoviansyah

Ary Dwinov, begitu ia biasa disapa, punya segudang pengalaman di bidang jurnalistik. Khususnya bidang otomotif roda dua. Karena itu, tidak heran kalau ditanya soal motor, ia akan dengan lancar dan senang hati menjelaskan. MotoGP adalah salah satu topik kesukaan pria beranak satu ini. Meski dia suka betul dengan motor besar, tapi untuk sehari-hari skutik Yamaha Nmax jadi tunggangan andalan.

Baca Bio Penuh

Model Motor Yamaha

  • Yamaha Nmax
    Yamaha Nmax
  • Yamaha Fazzio
    Yamaha Fazzio
  • Yamaha Aerox Connected
    Yamaha Aerox Connected
  • Yamaha MX King
    Yamaha MX King
  • Yamaha Nmax Connected
    Yamaha Nmax Connected
  • Yamaha Grand Filano Hybrid Connected
    Yamaha Grand Filano Hybrid Connected
  • Yamaha WR155 R
    Yamaha WR155 R
  • Yamaha Mio M3 125
    Yamaha Mio M3 125
  • Yamaha Fino 125
    Yamaha Fino 125
  • Yamaha XSR 155
    Yamaha XSR 155
Harga Motor Yamaha

GIIAS 2024

  • Yang Akan Datang
  • Kawasaki Ninja H2SX
    Kawasaki Ninja H2SX
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan Okt, 2024 Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • Yamaha Niken
    Yamaha Niken
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan Okt, 2024 Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • Kawasaki Ninja H2R
    Kawasaki Ninja H2R
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan Okt, 2024 Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • BMW R 1200 GS 2024
    BMW R 1200 GS 2024
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan Okt, 2024 Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • Viar E Cross
    Viar E Cross
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan Okt, 2024 Kabari Saya Saat Diluncurkan

Video Motor Yamaha YZF R15 Terbaru di Oto

Oto
  • Geber 2 Jam Penuh R15 Baru di Yamaha Endurance Festival 2023
    Geber 2 Jam Penuh R15 Baru di Yamaha Endurance Festival 2023
    20 Nov, 2023 .
  • Yamaha All New R15 vs Honda All New CBR150R 2022 | OTO Rival
    Yamaha All New R15 vs Honda All New CBR150R 2022 | OTO Rival
    19 Jan, 2022 .
  • Review Motor Balap R15 di Yamaha Endurance Festival 2021
    Review Motor Balap R15 di Yamaha Endurance Festival 2021
    06 Jan, 2022 .
  • All New Yamaha R15 & R15M 2021 | Circuit First Ride | Mudah Dikendalikan!
    All New Yamaha R15 & R15M 2021 | Circuit First Ride | Mudah Dikendalikan!
    23 Dec, 2021 .
  • All New Yamaha R15M Connected ABS | Varian Termahal, Lebih Lengkap Dari CBR150R & GSX-R150
    All New Yamaha R15M Connected ABS | Varian Termahal, Lebih Lengkap Dari CBR150R & GSX-R150
    06 Dec, 2021 .
  • All New Yamaha R15 Connected | Naik Cuma Rp 1 Jutaan, Makin Ganteng & Canggih! | First Impression
    All New Yamaha R15 Connected | Naik Cuma Rp 1 Jutaan, Makin Ganteng & Canggih! | First Impression
    06 Dec, 2021 .
  • Yamaha R15 V4 & R15M Meluncur di Indonesia Tahun ini? | OTO Upcoming
    Yamaha R15 V4 & R15M Meluncur di Indonesia Tahun ini? | OTO Upcoming
    12 Oct, 2021 .
  • Yamaha R15 | Bike Review | Irit Tapi Pegal | OTO.com
    Yamaha R15 | Bike Review | Irit Tapi Pegal | OTO.com
    16 Apr, 2018 . 480 kali dilihat
  • Peluncuran Yamaha All New R15 Bersama Maverick Vinales & First Impression
    Peluncuran Yamaha All New R15 Bersama Maverick Vinales & First Impression
    25 Jan, 2017 . 1K kali dilihat
Tonton Video Motor Yamaha YZF R15

Tren Sport

  • Yang Akan Datang
  • Kawasaki Ninja H2SX
    Kawasaki Ninja H2SX
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan Okt, 2024 Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • BMW R 1200 GS 2024
    BMW R 1200 GS 2024
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan Okt, 2024 Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • BMW F 800 R
    BMW F 800 R
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan Okt, 2024 Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • BMW F 700 GS
    BMW F 700 GS
    Rp 495 Juta Perkiraan Harga Jakarta Selatan
    Perkiraan Diluncurkan Okt, 2024 Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • BMW R Nine T Pure
    BMW R Nine T Pure
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan Okt, 2024 Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • Harley Davidson LiveWire
    Harley Davidson LiveWire
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan Okt, 2024 Kabari Saya Saat Diluncurkan
Motor Sport Yang Akan Datang

Artikel Motor Yamaha YZF R15 dari Zigwheels

  • Motovaganza
  • Review
  • Yamaha R15 V4 vs Honda CBR150R, Pilih Mana?
    Yamaha R15 V4 vs Honda CBR150R, Pilih Mana?
    Bangkit Jaya Putra, 06 Des, 2021
  • Selisih Rp4,6 Juta, Ini Bedanya Yamaha R15 V4 Connected dan R15M Connected
    Selisih Rp4,6 Juta, Ini Bedanya Yamaha R15 V4 Connected dan R15M Connected
    Bangkit Jaya Putra, 03 Des, 2021
  • Komponen dan Fitur Moge yang Ada di Yamaha All New R15M
    Komponen dan Fitur Moge yang Ada di Yamaha All New R15M
    Zenuar Istanto, 03 Des, 2021
  • Yamaha Indonesia Rilis R15 Connected Series, Harga Naik Tipis
    Yamaha Indonesia Rilis R15 Connected Series, Harga Naik Tipis
    Anjar Leksana, 01 Des, 2021
  • Yamaha Luncurkan R15 V4 dan R15M di India
    Yamaha Luncurkan R15 V4 dan R15M di India
    Anjar Leksana, 22 Sep, 2021
  • All New Yamaha R15M: Terinspirasi Moge dengan DNA Balap Kuat
    All New Yamaha R15M: Terinspirasi Moge dengan DNA Balap Kuat
    Zenuar Istanto, 03 Feb, 2022

Bandingkan

You can add 3 variants maximum*