jakarta-selatan
Bahasa en | id

Suzuki Ignis

Rp139,5 - Rp169,5 Juta
Harga OTR
Dapatkan Harga OTR
Dapatkan promo eksklusif, diskon & kredit bunga rendah dari dealer resmi Lihat Promo Dealer
Performa
Tenaga 82 hp
Mesin 1197 cc
 
Kenyamanan
AC Ya
Power steering Ya
 
Keselamatan
Kantong Udara Pengemudi Ya
 
Kapasitas
Tempat Duduk 5 Kursi
Ground Clearance 180 mm
 
ANGSURAN BULANAN
Durasi 36 Bulan
Angsuran Bulanan Rp3,18 Juta
Dapatkan Harga
Menampilkan informasi mengenai Suzuki Ignis GL MT - Petrol

Informasi terkini Suzuki Ignis

Ignis menyumbang lebih dari 50 persen penjualan Suzuki di IIMS 2017. Total penjualan Ignis mencapai 812 unit. Posisi kedua sebagai produk terlaris ialah New Ertiga 694 unit, dan SX4-SCross 98 unit. Sementara untuk penjualan kategori roda dua terlaris dengan perincian Suzuki GSX-R150 39 unit dan Suzuki GSX-S150 32 unit.

Harga Suzuki Ignis

Varian (Harga OTR)  
GL MT
5 Kursi, 82 hp, 1197 cc, Petrol
Rp139,5 Juta*
GX MT
5 Kursi, 82 hp, 1197 cc, Petrol
Rp159,5 Juta*
GX AGS
5 Kursi, 82 hp, 1197 cc, Petrol
Rp169,5 Juta*

Bandingkan Suzuki Ignis dengan Mobil Sejenis

VS

Review Pengguna Suzuki Ignis

4.15
Berdasarkan 2 review
  • 5 0
  • 4 2
  • 3 0
  • 2 0
  • 1 0
Suzuki Ignis

Review populer

  • R
    Ridwan Arifin Mei 10, 2017

    Menurutku, Ignis ini cocok lah. Bentuk depannya keren, interiornya juga lumayan. Fiturnya lumayan komplet buat mobil harga segitu. AC-nya ok banget. Kabin cepat dingin, tapi mesin seperti tdk terpengaruh. Bensinnya juga irit. kemarin sempat coba dalam kota bisa 18 kpl dalam kota. Baca Selengkapnya

  • T
    Tomi Mei 10, 2017

    Saya ingin bercerita soal mobil pertama saya. Suzuki Ignis GL manual. Ignis GL punya dua airbag, power stiring, ABS, belum lagi ground clearance 180 mm. pandangan dari kabin keluar juga ok menurut saya. Keseluruhan, mobil ini punya nilai yang bagus untuk harga segitu. Cuma sayangnya hanya ada dua baris. Dan agak sempit karena mobilnya juga kecil. Baca Selengkapnya

Video Suzuki Ignis

Lihat video terbaru Suzuki Ignis untuk mengetahui interior, eksterior, performa, dan lainnya.

Gambar Suzuki Ignis

Warna Suzuki Ignis

  • Arctic White Pearl

  • Glistening Grey Metallic

  • Midnight Black Pearl

  • Ptown Red Pearl

  • Red

  • Silky Silver

  • Tinsel Blue Pearl

Review Suzuki Ignis

Tinjauan

Suzuki Ignis merupakan mobil subcompact yang beredar pertama kali pada 2000. Untuk pasar Eropa dan Australia diberi nama Ignis, tapi di Jepang menggunakan nama Swift karena menggantikan Suzuki Cultus atau seperti kita kenal sebagai Suzuki Esteem/Forsa/Amenity. Namanya sempat menghilang sejak 2004 karena Suzuki kembali menghidupkan nama Swift di Jepang maupun di Eropa. Selang beberapa tahun kemudian, nama Ignis kembali ke permukaan saat Suzuki merilis mobil konsep iM-4 di Geneva Motor Show 2015. Mobil inilah yang menjadi cikal bakal Ignis generasi terbaru yang sudah diluncurkan untuk pasar Jepang pada Januari 2016. Basis produksi tidak hanya di Jepang tapi juga di India dibawah naungan Maruti Suzuki. Ihwal Suzuki Indonesia yang saat ini berkiblat ke Maruti Suzuki di India, tak heran Ignis yang baru saja diluncurkan April 2017, didatangkan utuh dari sana.

Kehadirannya semakin meyakinkan bahwa Suzuki Indonesia kembali memperkuat segmen compact hatchback 1,2-liter mereka, sepeninggal Suzuki Splash. Walaupun sedikit disanggah oleh pihak Suzuki bahwa Ignis masuk dalam kategori mini SUV yang belum ada kompetitornya. Desain eksterior dan interior menjadi kekuatan terbesar dari Ignis, yang bakal membuat minder Honda Brio, Nissan March, Mitsubishi Mirage, Daihatsu Sirion dan Toyota Etios saat berada di sebelahnya.

Ada 3 varian yang dimasukkan untuk konsumen di Indonesia. Tipe terendah adalah GL yang hanya dipasangkan dengan transmisi manual 5-kecepatan. Dan tipe tertinggi GX dengan dua pilihan transmisi, manual 5-kecepatan dan Auto Gear Shift (AGS). Kedua varian utama tersebut hanya dibedakan dari segi fitur dan tampilan belaka. Fitur keselamatan dan keamanan tetap sama, seperti rem dengan sistem ABS+EBD+BA, dan dual airbags.

Perbedaan dari eksterior dapat terlihat dari adanya roof rail dan fender hitam pada tipe GX yang menyiratkan aura sebuah SUV. Headlampnya sudah menganut model LED projector lengkap dengan Daytime Running Light (DRL), sedangkan tipe GL masih berupa halogen biasa dan lebih minim ornament krom di bagian depan.

Pilihan warna Ignis GX juga lebih banyak dan stylish dengan tawaran warna dual tone di bagian atap dan spion. Warna tersebut bisa dipilih antara Midnight Black Pearl atau Arctic White Pearl, yang dipadukan dengan warna dasar Silky Silver, Uptown Red Pearl, Tinsel Blue Pearl Metallic, Glistering Grey Metallic, selain Midnight Black Pearl dan Arctic White Pearl.

Interior tipe GX juga tampak komplit dan berani menawarkan fitur-fitur berbeda di level harganya. Misalnya terdapat tombol pengatur audio di kemudi dan Multi Information Display (MID) yang lengkap. Headunit 2 Din tampak rapi terintegrasi dengan dasbor. Jika merasa kuno dengan model head unit seperti itu, ada aksesoris resmi head unit monitor layar sentuh yang juga memiliki fasilitas lengkap. Model pengaturan AC tampil keren berupa tombol-tombol dan layar digital. Lengkap juga dengan climate control plus heater yang memudahkan dalam pengaturan suhu kabin.

Di tipe GX, tak perlu lagi memasukkan anak kunci untuk menghidupkan mesin. Fitur keyless entry cukup diletakkan di dalam kantong dan dapat mengakses ke dalam kabin dengan hanya menekan tombol hitam di gagang pintu. Sistem alarm dan immobilizer memastikan mobil tetap akan aman dari tangan pencuri.

Dengan beragam kelebihan yang ada, Suzuki membanderol Ignis dengan harga sangat kompetitif. Suzuki Ignis GL sebagai varian terendah dihargai Rp 139,5 juta, kemudian Ignis GX MT senilai Rp 159,5 juta dan Ignis GX AGS sebesar Rp 169,5 juta.

  • Tinjauan
  • Interior
  • Eksterior
  • Performa mesin
  • Pengereman

Pros

Desain eksterior dan interior atraktif.

Ground clearance tinggi.

Fitur tidak banyak ‘disunat’.

Cons

Desain buritan bukan selera semua orang.

Pilihan transmisi Automated Manual Transmission (AMT).

Desain

Eksterior

Desain eksterior akan menjadi kunci kekuatan Ignis untuk menggaet pembeli dari kalangan muda. Dimensi kompak Ignis disiasati ground clearance setinggi 180 mm agar tampil ala crossover. Sehingga Suzuki menekankan bahwa Ignis bukanlah city car biasa, melainkan urban SUV. Wajah depan cukup atraktif dengan grille ekstra besar yang seolah melahap headlamp. Desain serba mengotak namun tetap dinamis, untuk mencirikan ketangguhan sebuah SUV. Ciri khas lainnya dapat dilihat dari over fender plastik hitam yang mengelilingi spakbor di tipe GX.

Sementara tampilan belakang sangat terinpirasi bokong Suzuki Fronte Coupe yang merupakan nenek moyang dari Suzuki Alto. Bagian ini tampaknya bukan selera semua orang karena terkesan kuno. Namun aliran berubah menjadi retro untuk menghadirkan sisi atraktif dan mengundang komentar. Desain interior juga tampil unik dan menarik. Terutama dari desain tombol-tombol di center stack, pusat infotainment, dan panel-panel yang sewarna bodi. Ya, warna didominasi hitam dan ivory, namun diselingi warna bodi eksterior di konsol tengah dan pintu. Melihat dimensinya yang kompak, tentu pesimis kabin akan terasa lapang. Ternyata tidak, legroom dan headroom masih tersisa cukup banyak untuk pengemudi dan penumpang setinggi lebih dari 180 cm.

  • What we like

    Desain eksterior perpaduan compact hatchback dengan SUV.

  • What we dislike

    Desain belakang retro look, kurang senada dengan wajah depan.

Performa mesin

Suzuki Ignis mengusung mesin dengan kode K12M yang merupakan pengembangan lebih lanjut dari mesin K12B seperti terdapat di Suzuki Splash. Dengan konfigurasi 4-silinder, memiliki getaran lebih halus dibanding mesin 3-silinder Nissan March maupun Mitsubishi Mirage. Tenaga dihasilkan tidaklah terlampau besar, yaitu 83 PS pada 6.000 rpm dan torsi 113 Nm pada 4.200 rpm. Jumlah tenaga memang masih kalah jika diadu dengan mesin L12 milik Brio atau mesin 3NR-VE milik Agya dan Ayla terbaru. Namun sangat cukup untuk pemakaian harian di perkotaan yang padat dan tetap efisien.

Pilihan transmisi ada dua yaitu manual 5-kecepatan dan Automated Manual Transmission (AMT) 5-kecepatan yang diberi nama Auto Gear Shift (AGS). Ya, transmisi AGS yang sudah lebih dulu hadir di Suzuki Karimun Wagon R. Pada dasarnya transmisi manual yang diberi modul agar dapat melakukan perpindahan secara otomatis tanpa adanya pedal kopling. Jangan samakan dengan transmisi matik konvensional torque converter. Perlakuannya pun seharusnya sedikit dibedakan untuk mendapat manfaat sesungguhnya dari transmisi model ini.

Yang pasti, mesin ini tergolong irit bahan bakar. Terbukti dari hasil pengujian BT2MP-BPPT, konsumsi bahan bakar Ignis mencapai 23,64 km/liter untuk transmisi manual dan 23,44 km/liter untuk transmisi AGS.

  • What we like

    Irit bahan bakar.

  • What we dislike

    Pilihan transmisi AMT yang masih kalah popular dibanding CVT maupun matik konvensional.

Pengereman

Fitur keselamatan dan keamanan menjadi perhatian penting untuk dihadirkan pada Ignis. Sistem pengereman sudah dilengkapi Anti-Lock Braking System (ABS), Electronic Brakeforce Distribution (EBD) dan Brake Assist (BA). Fitur keselamatan pasif seperti Dual SRS Airbag dan sabuk pengaman dengan pretensioner dan force limiter sudah menjadi kelengkapan standar di semua tipe.

Untuk mencegah dicuri menggunakan kunci duplikat, ada fitur immobilizer yang membuat mesin tak dapat dihidupkan tanpa menggunakan kunci aslinya. Kemudian untuk keselamatan bayi dan balita Anda, jok standar Ignis sudah terintegrasi dengan ISOFIX di bagian belakang.

  • What we like

    Fitur keselamatan standar sudah komplit

  • What we dislike

    Rem belakang tromol

Berita Suzuki Ignis

IIMS 2017: Ignis Jadi Primadona Suzuki

Jakarta - Memasuki hari kedelapan event Indonesia International Motor Show (IIMS) 2017, Suzuki mengaku Ignis jadi model terlaris. Tercatat, penjualan mobil yang baru mereka luncurkan pertengahan Apr Baca Selengkapnya

Ditayangkan Pada | Mei 04, 2017 | Dilihat 1233 Kali
Pilih kota untuk memulai pencarian
Atau pilih dari daftar kota populer