Datsun GO

Rp 106,3 - 111,8 juta*
Harga On The Road (OTR)
Dapatkan promo eksklusif dan pilihan pinjaman dari dealer
Gambar Datsun GO
3.7 / 5
based on 1 reviews
0 Shares

Datsun GO Price List

lihat di bawah ini - daftar varian
    Varian Bensin
    • T
      1198 cc, Bensin, 20.6
      Rp 106,3 juta*
    • 1198 cc, Bensin, 20.6
      Rp 106,8 juta*
    • 1198 cc, Bensin, 20.6
      Rp 111,8 juta*

Iklan

Video Datsun GO

Kami pilihkan video terbaik dari youtube dan web - Lihat Semua Video
Subscripe Now!

Iklan

Pilihan Warna GO

  • Metallic Silver

  • Putih

  • Perak

  • Jade

  • Abu-abu

  • Hitam

Review Datsun GO

feature_price

Pendahuluan

Seluruh dunia menjadi saksi, termasuk kami, ketika Datsun melakukan reinkarnasinya. Bahkan mungkin hari itu menjadi salah satu hari penting bagi industri otomotif di seluruh dunia, ketika upaya gigih dari Nissan Motor Corporation untuk menghidupkan kembali sebuah merek yang dulu menjadi cikal bakal Nissan. Setelah sengaja di-mati-kan pada tahun 1986, merek Datsun tak lagi terdengar selain sebagai mobil klasik yang dipelihara dengan baik oleh para kolektor.

Tapi hanya sampai di situ citra Datsun sebagai leluhur Nissan terdengar. Karena pada 2013, sejarah baru Datsun, ditulis kembali. Kala itu 15 Juli 2013, di India. Publik di seluruh dunia, utamanya media otomotif, menyaksikan secara langsung detik-detik reinkarnasi Datsun. Siaran ini bisa disaksikan semua orang yang mengakses internet. Carlos Ghosn, CEO Nissan Motor Corporation (NMC) selaku induk dari seluruh grup Nissan menyingsingkan tabir yang menyelubungi GO.

Datsun GO Panca

Merek ini kembali. Bukan sebagai model spesial dari Nissan, melainkan sebagai sebuah brand yang menyongsong segmen baru bagi Nissan, yakni segmen mobil dengan harga terjangkau.

Model Datsun GO pun dirilis. Model small hatchback dengan kapasitas angkut 5 penumpang, bermesin 1.2 liter, dan bertransmisi hanya manual. Sambutannya terbilang baik, karena segmen ini memang sedang berkembang khususnya di India.

Kehadirannya pada 2013 pun ternyata sesuai dengan strategi mobil murah ramah lingkungan yang saat itu juga mulai bergaung di beberapa negara. Indonesia salah satunya, lewat program Kendaraan Bermotor Hemat Energi dan Harga Terjangkau (KBH2 atau LCGC) yang coba mengembangkan segmen baru dengan memberi insentif pajak pada mobil yang masuk dalam beleidnya. GO Panca pun dirilis sebagai model pertama Datsun untuk berkiprah di segmen LCGC.

Datsun pun secara spesial memilih Indonesia sebagai lokasi peluncuran model global kedua mereka, yakni GO+ Panca. Ajang Indonesia International Motor Show 2013 pun menjadi saksinya. Akhiran Panca merupakan bagian dari regulasi untuk membuatnya layak ikut dalam program LCGC.

Kali ini kami berkesempatan menguji secara mendalam sosok GO Panca yang hingga saat ini menarik perhatian masyarakat. Kami berani menyebut menarik perhatian masyarakat karena secara ajaib, model-model Datsun ini berhasil menjadi penyumbang terbesar penjualan bagi sang Agen Pemegang Merek (APM) di Tanah Air, PT Nissan Motor Indonesia.

Kelebihan

  • Harga murah
  • Desain eksterior
  • Mesin bertenaga
  • Efisien

Kekurangan

  • Tak ada transmisi otomatis
  • Varian sedikit
  • Kualitas buatan
  • Fitur

Dimension

Eksterior

Kekuatan sebuah desain ada pada karakter. Apapun desain yang diterapkan oleh setiap pabrikan pada model kendaraan produksinya, haruslah memiliki karakter yang kuat dan representatif akan brand mereka. Sebagai sebuah model yang menjadi tanda lahirnya kembali perusahaan di dunia, keberadaan model ini akan menjadi benchmark bagi model mereka ke depannya.

Datsun GO Panca

Identitas utama Datsun adalah grill honeycomb dengan frame hexagonal berimbuhkan logo Datsun modern. Kami percaya grill ini akan banyak digunakan oleh model-model lain Datsun di tahun-tahun ke depan hingga mereka mengganti bahasa desainnya.

GO Panca yang Anda lihat disini adalah tipe T-Active. Kasta termewah dari model GO berkapasitas 5 penumpang. Sebelum kami lanjut lebih dalam ulasan mengenai desain, perlu Anda ketahui, pelek yang digunakan unit tes kami sudah diganti oleh PT NMI dengan model pelek opsional GO Panca. Pun dengan tambahan foglamp dan electric side mirror.

Tampang wajahnya disajikan dengan desain membulat dengan guratan otot yang muskular di bagian bumper, sekilas membuatnya tampak padat. Uniknya, pada versi standar hingga varian tertinggi sekalipun, tak ada foglamp tersemat. Anda hanya bisa memiliki lampu kabut dengan menambah opsional seperti pada unit tes yang kami uji. Ini tentu merupakan kelemahan dasar namun cerdik untuk mereduksi harga jual.

Datsun GO Panca Eksterior

Tipe T-Active yang tiba untuk kami uji juga sudah mendapat banyak imbuhan di bagian eksterior. Misalnya saja pada bagian muka, ada aero kit, pada bagian sisi, ada body kit dan buritannya, dilengkapi rear roof spoiler dengan bodi kit pada bumper yang sangat-sangat agresif. Tengok saja sirip yang menjuntai ke bawah, seolah sportscar. Jujur saja, secara desain, kami mengacungi jempol untuk GO Panca T-Active. Coba Anda lihat Toyota Agya TRD S, atau Daihatsu Ayla X Elegant, Honda Brio RS, atau Suzuki Karimun Wagon-R semuanya tak memiliki komposisi desain sporti yang sepantas GO Panca T-Active.

Di bagian buritan, kesan padat pun tersirat jelas dari desain buritan yang kompak dengan lampu besar dan aksen bentuk bumper yang juga kekar. Sedangkan dari sisi, tampilannya sangat proporsional, berbeda dengan GO+ Panca yang terlihat seperti sebuah wagon, alih-alih berlaku layaknya MPV.

Sisi samping Datsun GO Panca

Estetika desain GO Panca mencerminkan sebuah hathcback yang kompak dalam dimensi yang sangat praktis. Keseluruhan dimensinya hanya memiliki panjang lebih dari 3,8 meter dengan lebar tak sampai 1,5 meter. Jika Anda iseng berjalan mengelilingi mobil ini, tak dibutuhkan waktu lama, hanya sekitar 15 langkah atau tak kurang dari 1 menit, maka seluruh bodi sudah terlihat.

Interior Datsun GO Panca

Interior

Di segi interior, kami diingtkan pada kendaraan fungsional nan murah jaman dahulu. Tak ada glove box dengan tutup, dasbor yang pendek, dengan desain yang sangat sederhana, namun tetap fungsional.

Material yang disajikannya tak ada satupun terbuat dari bahan lembut yang enak dipegang. Semuanya adalah plastik. Sebelum Anda protes akan materialnya, tunggu dulu, ini adalah mobil murah yang memang bisa ditebus dengan harga hanya Rp 110,6 juta. Pun dengan lingkar kemudi, tak ada selembar kulit sintetis tentunya membungkus. Hanya ada karet yang terasa tak nyaman jika terlalu lama digenggam. Daripada Anda habiskan waktu untuk mengeluhkan materialnya, Anda justru bisa menggunakan budget lebih karena telah membeli mobil dengan harga terjangkau untuk melapis interior dengan material yang lebih baik.

Tapi atas dasar itu, kamipun menilai tak ada salahnya Datsun menyajikan harga yang lebih mahal satu atau dua juta hanya untuk meningkatkan kualitas material di kabinnya. Misalnya dengan memberikan sedikit sentuhan material kombinasi baik itu soft pad ataupun sentuhan ornamen kain pada door trim.

Di luar kualitas materialnya, secara keseluruhan fungsi dasar dan terpenting dari kendaraan masih bisa tersaji dengan baik dengan tata letak yang kami nilai, unik. Pertama di panel tengah hanya ada dua dial atau tombol putar untuk mengatur besar hembusan fan AC dan level suhu. Kedua, penempatan rem parkir ada di dasbor. Trik yang baik untuk memangkas ruang, namun sayangnya penempatan ini membuatnya agak sulit diakses jika Anda memiliki tubuh yang besar.

Jok depan Datsun GO Panca

Komposisi jok Datsun GO Panca juga dihadirkan dengan karakternya tersendiri. Alih-alih memaksimalkan ruang, mereka menyajikan kursi depan dengan konfigurasi menyatu tanpa terpisah oleh konsol tengah. Jadi pembagian kursi di baris pertama adalah 60: 40. Sisa bangku yang terdapat antara pengemudi dan penumpang tentu bukanlah tempat untuk anak kecil, lantaran tak ada tempat menaruh child seat maupun safety belt di situ, melainkan lebih optimal untuk dijadiikan lahan menaruh barang-barang seperti handphone atau dompet.

Jok Datsun GO Panca sejatinya masih menggunakan material kain sebagai pembungkusnya. Memang bukan material terbaik, dan bahkan mudah kotor. Jikapun ada varian baru yang mereka jual secara terbatas adalah varian spesial yang diperkenalkan pertama kali pada Juni 2016. Varian ini memiliki jok dengan pembungkus kulit sintetis yang membuatnya lebih berkelas.

Kabin belakang Datsun GO Panca

Kelapangannya memang bukan yang terbaik di kelasnya. Baik itu di bangku depan, maupun di bangku belakang. Kami menyebutnya pas. Pas dengan dimensinya, karena siapapun yang membeli mobil dengan ukuran ini, pasti akan melihat dari luar bahwa ruangnya terbatas, dan itulah yang tersaji. Walau demikian, kami cukup mengapresiasi ruang kabin yang ada di Datsun GO, pasalnya dengan cara menyajikan door trim dan dashboard yang tak memakan tempat, ruang bagi penumpang masih tersedia dengan layak dalam mobil yang semungil ini.

Satu hal yang kami temukan cukup menarik dan menjadi satu poin plus dari interior Datsun GO Panca adalah kantung penyimpanan terbuka yang ada di kabin, tepatnya di dashboard. Meski tak ada satupun laci dengan tutup, namun banyak saku terbuka untuk menyimpan baik itu di sisi pengemudi maupun penumpang depan. Hal ini tentu menjadi nilai plus bagi Anda yang menjadikannya rumah kedua untuk bermobilisasi di perkotaan, karena semua barang bisa tersimpan dengan rapi mulai dari tiket, koin, buku manual, makanan, dan lainnya.

Di balik kemudi, panel speedometer tampil dengan sangat sederhana. Hanya ada satu jarum analog di sana yang berfungsi menunjukkan kecepatan. Penunjuk suhu berganti dengan lambang yang hilang dan muncul, lalu papan penunjuk putaran mesin disajikan lewat layar optitron digital. Anda juga bisa menguji kemampuan berefisien Anda lantaran ada penghitung konsumsi bahan bakar yang cukup akurat di Datsun GO Panca.

Performa Datsun GO Panca

Performa

Singkat kata, ini adalah tenaga terbaik yang bisa diberikan oleh mesin 3 silinder dengan kapasitas 1.2 liter. Ya, produksi tenaga 68 PS adalah jumlah yang bisa Anda nikmati ketika melenggangkan Datsun GO.

Performa Datsun GO Panca

Tapi sekali lagi, figur tenaga ini bisa dinikmati dengan karakter yang sangat khas. Maklum saja di kelasnya hanya Datsun yang berani membenamkan mesin sebesar 1.2 liter dengan konfigurasi 3 silinder tanpa pengatur variasi katup otomatis (katup variabel).

Efek dari mesin tiga silinder ini sangat terasa ketika Anda melenggangkannya. Aliran tenaganya begitu cepat memuncak, momen puntirnya (torsi) saja sudah mencapai maksimal pada level 4.000 rpm. Jadi ketika Anda memijak gas, mesin pun akan cepat meraung dan akan terus meraung tapi dengan produksi tenaga hanya 68 dk.

Jumlah tenaga ini terasa lemahnya ketika GO diajak menanjak terus menerus dengan jarak yang cukup panjang. Di tol Cipularang menuju Bandung, dengan beban penumpang dan barang kurang lebih 150 kg, nafasnya terasa terengah-engah. Beberapa kali kami harus menyesuaikan posisi transmisi agar aliran tenaga bisa didapat tanpa kehilangan momentum.

Perpindahan giginya juga mudah dilakukan karena posisi tuas berada cukup tinggi. Sayangnya, entah mengapa pedal kopling kami rasa memiliki rentang gerak yang terlalu dalam. Ini akan berefek akan cepat pegalnya kaki jika terlalu lama di lingkungan jalan stop and go.

Begitu tiba di medan perkotaan yang padat, barulah keasyikkan mesin 3 silinder GO Panca terkuak. Mesinnya sangat responsif untuk stop and go. Untuk mencipta momen gerak, tak perlu dalam memijak pedal gas, efeknya konsumsi bahan bakar di dalam kotanya bisa ditekan hingga level 13,4 kilometer per liter. Bahkan untuk moda tol, walau nafasnya selalu terengah-engah, efisiensinya nya masih sanggup tercetak di atas 20 kilometer per liter.

Keasyikkan berkendaranya sayang harus tereduksi oleh suspensinya. Redamannya tak terlalu baik, dan bahkan cenderung terlalu memantul ketika roda melewati rintangan. Entah apakah karena mobil tes yang diujikan ini sudah cukup berumur, atau memang karakter suspensi GO Panca seperti ini, seharusnya hal ini masih bisa lebih baik. Pasalnya jika diisi oleh beban lebih banyak, maka kinerja suspensi bisa menurun drastis.

Satu hal lagi yang kami rasa cukup mereduksi kenyamanan adalah peredaman noise dan vibrasi ke kabinnya. Suara bising dari jalan begitu keras mengintrusi ke dalam kabin. Sedangkan getarannya sangat liar mengganggu di setiap memulai akselerasi.

Faktor positif yang kami rasa ketika mengendarainya adalah pengendaliannya. Jika Anda termasuk orang yang baru mengenal mobil, maka mengendalikan GO Panca adalah hal yang sangat mudah. Asistensi dari Electric Power Steering pada roda dengan lebar tapak 175 serta settingan kaki-kakinya membuat radius putarnya hanya sekitar 4,6 meter. Proses parkir, keluar masuk jalan sempit, menjadi hal yang sangat mudah. Apalagi jika rumah Anda terletak di daerah dengan jalan yang terbatas ruangnya. Tentunya hal ini didukung juga oleh dimensinya yang sangat kompak.

Fitur

Pada tipe yang kami uji, T-Active sudah tersedia headunit JVC single DIN. Adanya headunit merupakan apresiasi bagi pembeli Datsun yang rela membayar lebih mahal untuk varian T-Active dan T-Option, sebab jika Anda membeli GO Panca tipe T, maka yang didapat adalah MDS (Mobile Docking Station) yang berfungsi sebagai perantara antara speaker dan sumber pemutar lagu baik itu smartphone, MP3 atau perangkat apapun dengan jack auxiliary.

headunit Datsun GO Panca

Sayangnya headunit JVC pada tipe yang kami uji pun hanya berfungsi sebagai perantara, bedanya ada fitur radio dengan layar monokromatik. Sebab slot CD tak tersedia di headunit ini. Sebenarnya. ada satu pilihan lagi yakni varian spesial dengan headunit single DIN yang sudah dilengkapi dengan layar berwarna yang berfungsi sebagai penampil visual kamera parkir. Varian ini sudah bisa dipesan di semua showroom Datsun dengan harga Rp 113,4 juta.

Untuk fitur keselamatan, GO Panca hanya menyediakan airbag di sisi pengemudi saja. Itupun hanya tersedia sejak varian T-Option. Unit yang kami uji, T-Active tentunya sudah memiliki sebuah airbag ini untuk mereduksi efek pada pengemudi pada saat kecelakaan terjadi. Safety belt? Sudah tersedia untuk semua bangku alias 5 buah seatbelt. Namun, itu saja. Sebab belum ada kait ISOFIX di semua sisi bangkunya.

Oh ya, satu lagi fitur keamanan yang juga tak bisa dilupakan di era modern. Kunci dengan chip immobilizer. Jenis anak kunci seperti ini akan meningkatkan perlindungan keamanan mobil agar kunci tak mudah digandakan dan mobil diambil.

Untuk sektor pencahayaan juga tak ada fitur berlebih, hanya lampu berbasis halogen saja yang untungnya disajikan dengan desain yang menarik. Sedangkan keberadaan foglamp pada model yang kami uji merupakan aksesoris tambahan yang dijual terpisah.

Datsun GO Panca perbandingan

Pendapat Kami

Material bodinya memang bukan yang terbaik. Pun dengan kualitas peredamannya. Jika Anda memiliki toleransi ataupun bersedia menyisihkan budget untuk menambah kenyamanan, tentu ini bukan masalah.

Kami memposisikan diri sebagai pengguna motor yang belum pernah punya mobil. Sebab harga Datsun GO Panca dengan RP 110,6 juta, untuk membayar TDP (Total Down Payment) 20% termasuk cicilan pertama hanya Rp 9,97 juta. (sumber leasing Datsun Finance). Dengan TDP yang harganya di bawah motor Honda Beat atau Yamaha Mio Z, Anda hanya harus menyiapkan budget cicilan Rp 3,2 juta dengan masa tenor 5 tahun (60 bulan).

Ini tentu cukup masuk akal mengingat Anda mendapatkan mobil yang tentu saja bisa melindungi Anda dari hujan, sanggup membawa anak kecil dan tak harus tertilang polisi karena lupa memakai helm.

Download Brosur

Download brosur Datsun GO untuk spesifikasi yang lebih detail
Lihat Brosur Datsun lainnya

Berita Datsun GO

Datsun Tak Khawatir Dengan Kehadiran Toyota Calya dan Daihatsu Sigra

Dirilis pada | | 3223

Kehadiran Toyota Calya dan Daihatsu Sigra secara resmi di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) bukan saja menarik perhatian masyarakat hingga terciptanya banyak pemesanan akan LCGC 7-seater ini. Pihak Datsun Indonesia sebagai pionir LCGC 7-seater pun turut menunjukkan tanggapannya atas kehadiran Calya-Sigra. “Saya tidak khawatir, Say...BACA BERITA SELENGKAPNYA

Datsun Xplore Your Style Gelar Kontes Modifikasi Berhadiah Rp 100 Juta

Dirilis pada | | 1644

Tangerang: PT Nissan Motor Indonesia selaku Agen Pemegang Merek Datsun di Indonesia kembali meresmikan gelaran kontes modifikasi tahunan Datsun Xplore Your Style. Gelaran kedua ini mulai dicanangkan pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016, pada hari ini (15/8). Adapun total hadiah yang diperebutkan adalah Rp 100 juta. "K...BACA BERITA SELENGKAPNYA

Datsun GO-Cross Concept Mampir Di GIIAS

Dirilis pada | | 4818

PT Nissan Motor Indonesia selaku (NMI) selaku agen pemegang merek Datsun di Indonesia menghadirkan dua mobil yang menjadi bintang pada booth Datsun di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show 2016, salah satunya adalah mobil konsep Datsun GO-Cross yang muncul perdana di Tokyo, Jepang, tahun 2015 lalu. Kehadiran Datsun GO-Cross Concept pada ...BACA BERITA SELENGKAPNYA

Datsun go

By Hilman Priyanto Posted on 20 Jun 16, 08:18 AM

Pros

Cons

Peforma mesin cukup agresif, dan desain body juga bagus dengan kelengkapannya sepeeti bodykit bawah dan spoiler belakang yg menambah kesan sporty, namun dari handling terutama pas over gigi terasa agak kasar, tapi secara keseluruhan mobil ini sangat bagus dibanding mobil lain yg sekelasnya. Namun sayangnya dashboard mobil ini tidak bisa d pasang 2din dan terkesan sempit padahal luasnya tidak beda dibandingkan dengan ukuran mobil lain yg kategorinya sama sama citycar. Trus tinggi jok depan yg tingginya tidak bisa d sesuaikan.mungkin menurut saya bila diberi wiper belakang akan lebih bagus karna bila saat hujan agak sulit untuk mendapat visual ke belakang. Selama sy memakai mobil ini belum pernah sy rasakan kendala kendala dari sisi mesin, performa lancar dan pelayanan ketika service juga cepat dan nhasilnya memuaskan. Kalo dibanding dengan mibil lain yg sekelasnya seperti agya sy lebih suka datsun.

Was this review helpful? Yes / No

8 of 8 users found this review helpful.