jakarta-selatan

Simak Fakta Seputar Kawasaki KSR Pro Sebelum Membeli

  • 20 Feb, 2019
  • 796 Kali Dilihat

Kawasaki Motor Indonesia (KMI) masih menjual KSR Pro. Motor mungi ini mulai dikenalkan pada 2011. Produk mengusung genre mini super sport. Pada awalnya, jenis motor ini sempat digandrungi di Thailand. KMI pun kepincut memasarkannya di sini. Mereka mencoba peruntungan, mengingat selera pasar nyaris sama dengan Thailand.


Dicomotlah ia dari Negeri Gajah Putih, sebagai motor Completely Build Up (CBU). Faktanya, Kawasaki KSR Pro merupakan salah satu produk terkecil Kawasaki. Lihat, panjangnya 1.725 mm, lebar 725 mm dan tinggi 1.020 mm. Namun sayang, kehadirannya tidak mendapat respons bagus.



Pasarnya sangat terbatas. Sangat jarang kita melihat KSR melenggang di jalanan. Hanya segelintir orang yang memilikinya. Pemilik kebanyakan penyuka keunikan, kolektor dan hobi modifikasi. Motor didistribusikan ke seluruh jaringan resmi (Authorized Dealer) Kawasaki dengan banderol Rp 29,4 juta.


Ya, mungkin ini juga yang menjadi alasan, kenapa motor kurang diminati. Lantaran impor, banderol yang dilabelkan menjadi tidak kompetitif. Jadi posisinya sebagai motor kedua atau ketiga. Bukan diperuntukkan pada konsumen pengguna pertama.


Spefisikasi Teknis


Hal yang perlu Anda ketahui, KSR Pro dilengkapi dengan manual cluth. Menurut KMI, bikin motor makin responsif digunakan di permukaan jalan yang tidak rata. Meski kecil, kalau pakai tambahan kopling manual bisa meningkatkan nilai maskulin. KSR Pro memilki dua varian warna hijau dan hitam. Lalu ditemani dengan striping desain ala Kawasaki yang cukup sporty.


KSR Pro tetap mempertahankan spesifikasinya dengan volume silinder 111 cc. Unit pakai tipe Silinder Over Head camp (SOHC) dua katup. Untuk menyemprotkan bahan bakar, masih pakai karburator. Terpasang produk keluaran Keihin dengan tipe PB18. Tenaga yang dikeluarkan mencapai 8,6 PS pada 8.000 rpm. Sementara torsi puncaknya mencapai 8,6 Nm pada 6.000 rpm. Daya disalurkan melalui transmisi manual empat percepatan.


Ban depan dan belakang identik. Berukuran 100/90 berdiameter ring 12 inci. Kesan mini super sport semakin diperkuat dengan garpu telescopic inverted (upside down). Panjang travel mencapai 30 mm dan suspensi belakang pakai single shock. Cocok untuk ditunggangi sendirian. Bobot KSR hanya 94 Kg saja. Ia juga sanggup menampung bensin 7,3 liter yang tergolong besar.



Pada pengereman, produk ini sudah dilengkapi disc brake dengan kaliper keluaran Nissin pada roda depan dan belakang. Versi KSR Pro punya dimensi cakram yang diperlebar menjadi 200 mm. Ini dilakukan lantaran pengaplikasian manual cluth. Dengan menimbang banderol mahal itu, agaknya melebihi batas psikologi konsumen. Antara nilai dan harga tak berimbang. Kecuali Anda punya dana lebih, untuk memajangnya di ruang tamu. (Alx/Van)


Baca Juga: Kenali Perbedaan Kawasaki Ninja 250 vs Mono

kali dibagikan

Harga dan Promo Varian KSR Pro

  • Standard | Rp28,2 Juta (OTR)
    DP (mulai dari) Rp4,25 Juta
    Angsuran Rp1,15 Juta
    Tenor 35 Months
    Lihat Promo

Motor Pilihan

  • Populer
  • Yang Akan Datang
  • Komparasi