Selain Skema Berlangganan, Ini Syarat untuk Membeli Motor Listrik Charged

Selain Skema Berlangganan, Ini Syarat untuk Membeli Motor Listrik Charged

Dalam menerapkan bisnis motor listriknya, Charged Indonesia menawarkan sistem berlangganan atau sewa kepada konsumen. Namun perusahaan juga membuka peluang untuk pelanggan bisa memilikinya secara utuh alias membeli.

KEY TAKEAWAYS

  • Motor listrik Charged bisa dibeli

    Syaratnya harus sewa dulu selama 3 tahun
  • Dijelaskan oleh Chief Commercial Officer Charged Indonesia Stephanus Widi, konsumen yang tertarik membeli motor listrik Charged harus lebih dulu menyewa selama 3 tahun berturut-turut.

    "Kami juga berpikir ke arah sana (menjual), jadi setiap konsumen yang melakukan langganan selama 3 tahun berturut-turut dan di akhirnya bisa melakukan pembelian kendaraan itu. Tapi juga kami melihat market evaluation, intinya mereka tetap punya opsi untuk melakukan pembelian di akhir masa langganan di tahun 3," kata Widi di pabrik perakitan Charged di Cikupa, Tangerang, Senin (5/12).

    Pabrik Charged Indonesia

    Nantinya unit yang bisa dibeli oleh konsumen hanya model yang selama 3 tahun disewa. Bila tertarik dengan model lain, Anda harus berlangganan lagi selama periode yang sudah ditentukan tersebut.

    Baca juga: Motor Listrik Charged Diklaim Terpesan 1.200 Unit, Mayoritas Disewa Perusahaan dan Ojol

    Sebagai informasi, biaya berlangganan untuk motor listrik Charged dipatok Rp1,65 juta per bulan. Harga itu berlaku untuk 3 model yang sediakan yakni Charged Anoa, Rimau, dan Maleo.

    Dalam paket langganan, konsumen akan mendapat beberapa fasilitas yang disediakan perusahaan, seperti bebas biaya maintenance, gratis penggantian komponen ban hingga rem, penggantian baterai bila bermasalah, layanan bantuan darurat, asuransi, hingga motor pengganti bila terjadi malfungsi pada unit yang disewa.

    "Kita juga menyediakan adjustment misalnya mau pasang box atau keranjang itu bisa disesuaikan. Biaya kustomisasi tentu ada, nanti akan ada list dan range harganya. Yang jelas kami tidak akan membebani pelanggan dalam konsep serta skemanya, tapi dari itu kami ingin melihat pelanggan lebih flexibel dan tidak perlu spending banyak untuk mobilitasnya," imbuhnya.

    Pabrik Charged Indonesia

    Mari kalkulasi bila ingin membeli motor listrik Charged. Setidaknya Anda harus mengeluarkan biaya langganan Rp59,4 juta untuk berlangganan selama 3 tahun. Sayangnya belum ada informasi harga yang disebutkan Widi untuk membeli motor listrik Charged yang sudah selesai disewa selama 36 bulan.

    Alasan Pilih Skema Langganan

    Alasan utama Charged Indonesia lebih memilih menawarkan skema langganan ketimbang menjual langsung karena melihat sifat skeptis konsumen terhadap kendaraan listrik. Berangkat dari itu sistem langganan dinilai lebih fleksibel dan tak memberatkan konsumen.

    "Kami melihat di Indonesia ada kelemahan dalam adopsi teknologi kendaraan listrik itu melihat affordability (keterjangkauan) dari orang melakukan pembelian. Mereka tidak punya keyakinan bahwa motor listrik itu akan bertahan dengan baik, terutama di baterai. Dengan mode atau skema langganan seharusnya menjadi solusi yang pas," imbuhnya.

    Charged Indonesia

    Untuk memberikan banyak opsi kepada konsumen, perusahaan menawarkan skema langganan selama 6, 9, dan 12 bulan. Pengajuan bisa dilakukan lewat laman resmi Charged Indonesia dan unitnya diambil di fasilitas e-Shed Kemang, Jakarta Selatan atau di pabrik Giga-Shed Charged Cikupa.

    Secara spesifikasi, ke-3 motor listrik Charged mengemas basis yang sama. Mereka dibenamkan baterai Lithium yang mampu berjalan hingga 200 km dengan 2 penggunaan baterai. Charged Rimau dan Maleo lebih cocok untuk penggunaan komuter, sementara Anoa lebih capable untuk penggunaan medan berat seperti berkendara di hutan atau fungsi logistik.

    Hal yang membedakan lainnya ada di kecepatan puncak, Anoa diklaim mampu digeber hingga 90 km/jam. Adapun Rimau memiliki top speed 95 km/jam. Dan terakhir Maleo hanya dibekali dengan 1 slot baterai serta puncak kecepatan puncak 70 km/jam.

    (KIT/TOM)

    Baca juga: Soal Wacana Subsidi Motor Listrik Rp6,5 Juta, Ini Kata Pakar

    IMOS 2022

    Anda mungkin juga tertarik

    • Yang Akan Datang

    Video Motor Terbaru di Oto

    Oto
    Tonton Video Motor

    Artikel Motor dari Zigwheels

    • Motovaganza
    • Tips
    • Review
    • Artikel Feature