jakarta-selatan

Honda Beat \"Oemar Bakri\" Khusus Pegawai Negeri

  • 16 Mei, 2017
  • 1222 Kali Dilihat

Teringat lagu Oemar Bakri yang dinyanyikan Iwan Fals, berkisah tentang guru pegawai negeri yang mengendarai sepeda kumbang. Jaman itu sepeda tersebut memang merupakan moda utama yang dijadikan para pekerja untuk berkomuter. Mungkin saja PT Astra Honda Motor (AHM) terinspirasi juga oleh sepeda kumbang pegawai negeri itu hingga merilis program khusus 'Beat To Work.'


Program ini memberikan kemudahan untuk pegawai negeri sipil (PNS) dan pegawai BUMN, memiliki Honda Beat. Dalam rangka menyambut hari raya lebaran, terdapat diskon harga minimal Rp 600 ribu untuk pembelian cash dan potongan cicilan dua bulan untuk pembelian kredit, sampai 30 Juni 2017.


"Kami buat program khusus untuk fixed income, terutama PNS dan BUMN dengan potensi gaji ke-13 mereka di bulan Mei sampai Juni," ujar Direktur Marketing PT AHM, Thomas Wijaya kepada Oto.com melalui pesan singkat. Sayangnya tidak semua Honda Beat bisa dibeli dengan program ini. Lantaran Beat to work hanya berlaku untuk tipe Sporty saja. Padahal skutik ini memiliki tipe lain yaitu Pop dan Street.


Honda Beat to Work 01


 


Dari segi desain, Beat Sporty memiliki lekukan-lekukan tajam di tubuhnya. Pilihan warnanya ada delapan, mulai dari fusion magenta black, dance white, hard rock black, tecno blue white, garage black dan funk red white.


Mesinnya berkapasitas 108,2 cc satu silinder SOHC dengan pendingin udara. Sanggup mengeluarkan torsi puncak 9,01 Nm pada 6.500 rpm dan tenaga maksimal 8,68 PS pada 7.500 rpm. Sistem transmisinya dibekali CVT.


Bila membeli varian tertinggi, konsumen mendapat fitur idling stop system (ISS). Berguna secara otomatis mematikan mesin saat skutik berhenti lebih dari tiga detik di kemacetan lalu lintas. Cara mengaktifkannya kembali cukup putar pedal gas saja. Menurut Honda, dengan teknologi canggih itu, konsumsi bahan bakar Honda Beat Sporty bisa sampai 59 Kpl.


Faktor keselamatan, terdapat fitur combi brake system (CBS). Peranti yang membuat roda depan dan belakang mengerem secara bersama-sama, sehingga jarak pengereman bisa berkurang signifikan dibanding ketika pengemudi menekan salah satu rem saja.


Harga normalnya mulai dari Rp 15,175 juta (OTR Jakarta) untuk varian standar. Khusus untuk varian yang sudah mendapatkan fitur CBS, banderolnya Rp 15,375 juta (OTR Jakarta) dan varian dengan CBS dan ISS harganya paling tinggi yaitu Rp 15,875 juta (OTR Jakarta).


Anda tertarik program beat to work? Kunjungi dealer Honda terdekat. Bisa jadi Anda mendapatkan diskon lebih banyak, karena Rp 600 ribu itu minimal. Masing-masing diler dan area berhak menentukan potongan harga sesuai kebijakannya. Hmm, Oemar Bakri era modern akan lebih mudah mendapatkan 'sepeda kumbang' berupa Honda Beat, ya.


Baca Juga : Lima Kelebihan Honda SH150i

kali dibagikan

Promo Populer di Jakarta Selatan

Video Motor Terbaru di Oto
  • Honda ADV 150 | Test Ride | Nanjak...
    • 07 Sep, 2019
    •  
  • Honda Genio | Bike Review | Ini kelebihan...
    • 30 Agt, 2019
    •  
  • Yamaha MT-15 | Test Ride | Punya Banyak...
    • 29 Agt, 2019
    •  
  • Honda ADV 150 vs Yamaha NMAX | Bike...
    • 20 Agt, 2019
    •  
  • Lambretta V125 Special | Test Ride | Klasik,...
    • 14 Agt, 2019
    •  
  • Honda Monkey | First Impression | Berapa Harganya...
    • 25 Jul, 2019
    •  

Motor Populer

  • Populer
  • Terbaru
  • Yang Akan Datang
  • Komparasi