Akhirnya! Royal Enfield Himalayan Tinggalkan Karburator

Akhirnya! Royal Enfield Himalayan Tinggalkan Karburator

Royal Enfield mulai meninggalkan peranti karburator di produk Himalayan. Penggantinya tentu saja sistem injeksi. Ini dimaksudkan agar motor bisa sesuai dengan peraturan emisi BS-IV (Euro 4) di negara asalnya, India.

Hanya saja, penggunaan komponen baru tidak diikuti penggantian berbagai komponen lain. Selain itu, juga tidak terjadi penambahan performa, baik dalam hal torsi dan tenaganya. Sebelumnya penerapan regulasi ini telah membuat banyak pabrikan menjual murah produk motor bermesin BS-III.

Himalayan 02

Himalayan merupakan motor adventure terbaru dari Royal Enfield, dibekali mesin berkapasitas 411 cc. Mesin satu silindernya sanggup memuntahkan torsi puncak 32 Nm pada 4.250 dan tenaga maksimal 24,5 hp pada 6.500 rpm. Depot daya itu dikombinasi dengan transmisi lima percepatan.

Motor ini memiliki ground clearance cukup tinggi, 220 mm sehingga bisa diajak berkendara di berbagai kondisi jalan. Memiliki dimensi panjang 2190 mm, lebar 840 mm dan tinggi 1360 mm. Total bobotnya 191 kg.

Sebagai motor petualang, Himalayan juga dilengkapi tangki bahan bakar yang memuat 15 liter. Ukuran ban depannya menggunakan 90/90 dengan velg 21 inci, sementara ban belakangnya ukuran 120/90 dengan velg 17 inci. Kedua rodanya sudah dilengkapi sistem pengereman cakram. Sistem pencahayaannya, hanya menggunakan LED untuk lampu rem belakangnya saja.

"Royal Enfield tidak membuat pengumuman besar-besaran, tapi sudah mengganti portfolionya menjadi BS-IV. Tujuannya untuk memenuhi standar emisi. Himalayan merupakan produk terakhir yang berganti dari karburator menjadi sistem injeksi (EFI)," seperti dikutip dari laman autocarindia.

Himalayan 01

Di Indonesia sendiri, kuda besi yang juga andal untuk medan tanah ini belum dipasarkan. Padahal sudah pernah dihadirkan sebagai perkenalan pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016. Setelah itu, tidak ada kabar lagi dari Royal Enfield terkait kehadiran pastinya di tanah air.

Selain Himalayan, yang telah menggunakan sistem injeksi adalah kuda besi Royal Enfield dengan kapasitas mesin 535 cc. Sebutlah Continental GT, Classic 500, Rumbler 500 dan Thunderbird 500. Sementara untuk motor-motor yang berkapasitas 350 cc, nampaknya tidak dilakukan penggantian komponen. Biarpun begitu, mereka tetap mengklaim emisinya sesuai standar yang ditetapkan di India.

Source : Autocar India

Baca Juga : Suzuki GSX-R150 Mendapat Modifikasi SARP

IIMS Hybrid 2022

Anda mungkin juga tertarik

  • Yang Akan Datang

Video Motor Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Motor

Artikel Motor dari Zigwheels

  • Motovaganza
  • Tips
  • Review
  • Artikel Feature