Langkah Mitsubishi Pacu Geliat Industri Otomotif Nasional

Langkah Mitsubishi Pacu Geliat Industri Otomotif Nasional
Gambar
Review Pengguna

Sektor Industri otomotif di Indonesia memainkan peran penting. Sektor strategis ini tengah dipacu, dengan memperdalam struktur manufakturnya. Investasi otomotif terus dirangsang, untuk menumbuhkembangkan industri. Strategi macam ini diyakini Kementerian Perindustrian, agar bisa lebih berdaya saing global. Mampu memenuhi kebutuhan di pasar domestik dan ekspor adalah target utama.


Performa otomotif dinilai masih menunjukkan geliat positif, meski tekanan perekonomian global mendera. Airlangga Hartanto, Menteri Perindustrian, menegaskan industri otomotif merupakan satu dari lima sektor manufaktur yang tengah diprioritaskan pengembangannya. Sebab sektor ini menjadi pionir dalam penerapan revolusi industri keempat. Hal ini sesuai dengan inisiatif peta jalan Making Indonesia 4.0.


“Salah satunya kami memberikan apresiasi kepada Mitsubishi Motors, atas komitmennya menambah investasi di Indonesia. Mereka telah meningkatkan kapasitas produksinya, tenaga kerjanya dan kinerja ekspor,” jelas Airlangga, usai bertemu dengan CEO Mitsubishi Motors Corporation (MMC) Osamu Masuko di Jakarta.


Untuk itu, Kementerian Perindustrian berupaya mendorong terciptanya penambahan investasi baru maupun perluasan usaha. Mereka juga mengajak pelaku industri otomotif untuk mengikuti perkembangan teknologi terkini. Upaya ini diharapkan dapat menciptakan iklim usaha yang kondusif. Sehingga realisasikan target produksi mobil sebanyak 1,5 juta unit pada 2020 bisa terwujud.


Menurut Menperin, langkah Mitsubishi ini sebagai implementasi kepercayaan diri pelaku industri di dalam negeri. Tentunya untuk terus melakukan ekspansi. “Mereka juga akan mendirikan pabrik mesin Xpander di Indonesia, sehingga dapat mengoptimalkan tingkat komponen dalam negeri (TKDN). Ini bagus untuk mengurangi ketergantungan impor,” imbuhnya.


Sekadar catatan saja. Pada triwulan I tahun 2018, industri alat angkutan tumbuh sebesar 6,33%. Angka ini di atas pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,06%. Industri kendaraan bermotor dan alat transportasi lain, juga masuk dalam lima besar investasi sektor manufaktur pada kuartal pertama tahun ini. Total nilainya sebesar Rp 3,35 triliun.


Industri otomotif merupakan sektor andalan yang berkontribusi cukup besar terhadap perekonomian nasional. Ini tercermin dari sumbangsihnya kepada PDB yang mencapai 10,16% pada 2017. Kemudian mampu menyerap tenaga kerja langsung sekitar 350 ribu orang dan tenaga kerja tidak langsung sebanyak 1,2 juta orang.


Sementara itu, Osamu Masuko, CEO Mitsubishi Motors Corp menyampaikan, Indonesia adalah salah satu negara tujuan utama investasi dan menjadi pasar penting untuk penjualan. “Dengan mengembangkan bisnis di Indonesia, MMC berkomitmen untuk memberikan kontribusi signifikan secara berkelanjutan terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia,” tuturnya.


Bahkan Indonesia dijadikan production hub MMC selain Jepang dan Thailand, untuk melakukan ekspor ke seluruh dunia. “Saat ini, Xpander produksi Indonesia, diekspor ke Vietnam, Filipina, Thailand, Bolivia dan akan dilanjutkan ke negara-negara lain,” lanjut Osamu. (Alx/Van)


Baca Juga: Mitsubishi Pastikan Pasok Xpander untuk Nissan

Jelajahi Mitsubishi Xpander

Mitsubishi Xpander Rp 217,8 - Rp 275,1 Juta Cicilan : Rp 4,97 Juta

Bandingkan & Rekomendasi

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store