First Drive All New Wuling Eksion: Kentara Rasa SUV dan Lebih Maskulin
Berbagi platform dengan Darion, Wuling Eksion menyuguhkan karakter berkendara yang lebih tegas dan berisi
OTO Media Group berkesempatan menjajal perdana Wuling Eksion. Yakni dalam sesi first drive singkat yang digelar oleh mereka di kawasan Jakarta Selatan. Meski menggunakan platform yang sama dengan MPV Darion. Impresi awal langsung terasa berbeda. Sang SUV anyar ini seperti “ditarik” ke arah lebih maskulin, baik dari sisi tampilan maupun rasa berkendara. Lantas kelengkapan fitur dan teknologi menjadi modal bagus guna bersaing dengan rival di Tanah Air.
KEY TAKEAWAYS
Apa perbedaan utama Wuling Eksion dibanding Darion?
Meski berbagi platform, Eksion menawarkan karakter SUV yang lebih maskulin dengan dimensi lebih kompak, pelek lebih besar, dan rasa berkendara yang lebih solid.Bagaimana impresi berkendara awal Wuling Eksion?
Nyaman untuk harian berkat suspensi frim tapi tetap enak dan stabil dikenara. Performa EV dan PHEV juga terasa halus dengan dorongan tenaga instan dari motor listrik.Desain Wuling Eksion dan Profil Bodi
Foto: OTO.comLangsung desain eksterior dan dimensi. Eksion mengusung konsep Muscular Flowline Design dengan tampilan tegas, modern dan proporsional. Gaya sporty tak melulu pakai tarikan tajam. Walau ia menggunakan garis cenderung melengkung (rounded). Namun tetap mencerminkan karakter SUV yang siap menemani berbagai aktivitas pengguna. Rasanya cocok buat mobilitas harian, juga untuk menjelajah dan mengeksplorasi berbagai destinasi wisata bereng keluarga.
Proporsi bodi dibuat lebih kompak dibanding Darion. Secara ukuran, Eksion bermain di segmen SUV tiga baris dengan panjang 4.745 mm, lebar 1.850 mm, tinggi 1.755 mm. Namun namun justru memberi kesan lebih padat dan siap diajak lari kencang. Alasan pertama, wheelbase 2.810 mm (lebih pendek dari Darion 2.910 mm). Center of gravity pasti tak sama. Kemudian penggunaan tapak lebar dan pelek 18 inci bikin cita rasa berkendara jauh berbeda. Di sinilah karakter SUV muncul, sekaligus memberi stance lebih gagah saat dilihat dari samping.
Ia menggunakan format suspensi McPherson di depan dan multi-link di belakang. Figur ini sama dengan Wuling Darion, namun setelah preload dan spring rate diracik berbeda. Alhasil ia memberikan bantingan lebih firm (sedikit keras) guna meredam jalanan tidak rata. Dalam impresi singkat kemarin, Eksion tetap menyisakan kontrol yang baik saat mobil diajak berbelok. Karakter ini terasa cocok untuk penggunaan harian, baik di dalam maupun perjalanan luar kota.
Kabin Modern Nuansa Premium Langsung Terasa
Foto: OTO.comMasuk ke dalam, kabin Wuling Eksion menyuguhkan kombinasi warna walnut brown dan carbon black yang terasa hangat sekaligus modern. Jok depan sudah dilengkapi ventilated seat serta pengaturan elektrik, memberikan kenyamanan ekstra terutama saat berkendara jarak jauh. Saat pengemudi duduk di bali kemudi. Visibilitas mudah dijangkau mata di sekitar kendaraan. Terasa commanding.
Lalu panoramic sunroof elektrik ikut menyumbang rasa lapang di dalam kabin. Secara keseluruhan, pendekatan interior dengan tatanan apik dan panel kabin presisi. Bikin nuansa berkelas. Ia memang ditugaskan menyasar konsumen yang menginginkan kenyamanan sekaligus tampilan lebih kontemporer. Area dashboard dirancang simpel namun tetap fungsional. Setir berbalut kulit dengan tombol multifungsi terasa nyaman digenggam, sementara material soft touch di beberapa panel menambah kesan premium.
Kemudian di tengah, layar kontrol 12,8 inci menjadi pusat interaksi, dipadukan dengan panel instrumen digital 8,8 inci. Kombinasi ini memberikan pengalaman berkendara modern dan informatif. Sekaligus memudahkan pengemudi dalam mengakses berbagai fitur kendaraan. Baik varian PHEV dan EV menyajikan format sama, serta memberi kepraktisan berkendara.
Ruang Fleksibel untuk Kebutuhan Keluarga
Foto: OTO.comNah, salah satu nilai jual Eksion ada di fleksibilitas kabin. Kursi baris kedua dan ketiga dapat dilipat rata, menghasilkan ruang bagasi hingga 1.788 liter. Ini jelas memudahkan saat membawa barang dalam jumlah besar. Ditambah lagi, fitur electric power tailgate membuat akses ke bagasi terasa lebih praktis, terutama saat tangan sedang penuh. Detail kecil seperti bikin pengalaman dan pemakaian dalam sehari-hari terasa lebih nyaman.
Karakter Berkendara Responsif
Foto: OTO.comUntuk varian PHEV, Wuling Eksion mengandalkan mesin 1.5L dedicated hybrid engine yang dipadukan dengan motor listrik serta transmisi DHT. Tenaga dari mesin bensin mencapai 105 hp (106 PS) dengan torsi 130 Nm. Sementara motor listrik menyumbang 195 hp (198 PS) dan torsi 230 Nm. Dalam impresi awal, perpindahan tenaga terasa halus dengan dorongan instan dari motor listrik yang cukup membantu saat akselerasi awal. Didukung baterai 20,5 kWh, jangkauan gabungan diklaim bisa menembus lebih dari 1.000 km (CLTC).
Sedangkan Wuling Eksion EV menyajikan rasa berkendara relatif mirip. Baik itu rasio steering rack hingga karakter torsi agresif. Tak sukar untuk mendapatkan dorongan instan. Ia berbekal Magic Battery Pro dengan klaim jarak tempuh sampai 530 km dalam satu pengisian daya penuh. Tapi mungkin saat dibawa ke jalan bebas hambatan dan ke luar kota. Pasti ada diferensiasi karakter berkendara, yang wajib digali. Nanti bakal tersaji di artikel lain.
Inferensi Produk
Secara keseluruhan, Wuling Eksion memberikan impresi awal kuat. Ia tidak sekadar menjadi versi SUV dari Darion. Jujur saja tampilan tubuh luar tampak maskulin nan solid. Kemudian ia juga memiliki ADAS dan perintah suara sebagai nilai tambah. Lantas pilih EV atau PHEV? Itu semua amat bergantung dari kebutuhan berkendara tiap personal.
Foto: OTO.comKalau mobilitas lebih banyak di dalam kota. Maka Wuling Eksion EV lebih direkomendasikan dan sangat besar kemungkinan berbanderol lebih murah. Namun kalau calon konsumen gemar melakukan perjalanan jauh atau di daerah yang belum banyak SPKLU. Varian PHEV rasanya lebih masuk akal. Patut dinanti perilisan harga resmi pada 22 April 2026. Kalau positioning dan angka jual tepat. Bukan tidak mungkin ia bisa menjadi opsi menarik di segmen SUV elektrifikasi tiga baris di Indonesia. (ALX)
Baca Juga:
First Drive Geely EX2: Utamakan Kenyamanan Suspensi dan Penggerak Belakang
First Drive Changan Deepal SO7: Libas Rute Jakarta - Garut Tanpa Kesulitan
Road Test Toyota Veloz Hybrid EV Q TSS Modellista: Menguak Rahasia Dibalik Keiritannya
Jual mobil anda dengan harga terbaik
Pembeli asli yang terverifikasi
-
Jelajahi Wuling Eksion
Model Mobil Wuling
IIMS 2026
Tren & Pembaruan Terbaru
- Terbaru
- Populer
Mobil Unggulan Wuling
- Terbaru
- Yang Akan Datang
- Populer
Tren SUV
- Terbaru
- Yang Akan Datang
- Populer
Artikel Mobil Wuling Eksion dari Carvaganza
Artikel Mobil Wuling Eksion dari Zigwheels
- Motovaganza
- Tips
- Review
- Artikel Feature
Bandingkan
You can add 3 variants maximum*- Merek
- Model
- Varian