First Drive iCAR V23 iWD: SUV Listrik Gaya Retro yang Bikin Berkendara Terasa Natural
Bertampang klasik nan boksi, iCAR V23 iWD menawarkan karakter berkendara yang berbeda dari Chery J6 EV
OTO.com berkesempatan menguji langsung iCAR V23 iWD Jakarta menuju Bogor. Cuaca kala itu tak terlalu bersahabat. Baru masuk jalan tol, hujan deras langsung mengguyur sepanjang rute. Mulanya ingin menggali lebih jauh bagaimana akselerasi dan respons motor listrik terpasang. Tapi kondisi jalan memaksa penguji untuk mengubah mode berkendara dari Comfort ke Slippery. Tak masalah.
KEY TAKEAWAYS
Berapa tenaga dan torsi iCAR V23 iWD?
Varian iCAR V23 iWD menghasilkan tenaga 155 kW atau setara 211 PS dengan torsi puncak 292 Nm.Berapa jarak tempuh iCAR V23 iWD?
SUV listrik ini dibekali baterai 81,76 kWh dengan klaim jarak tempuh hingga 430 km berdasarkan standar pengujian NEDC.Di mode ini karakter mobil langsung berubah. Sistem menjaga traksi agar roda tak mudah kehilangan grip saat melintasi aspal licin. Bahkan kecepatan maksimum dibatasi hanya 60 km/jam. Menariknya, pembatasan itu justru membuat perjalanan terasa aman. Mobil bergerak lebih halus dan minim gejala wheel spin saat melewati genangan air. Maupun permukaan jalan yang basah.
Karakter Berkendara Agresif dan Responsif
Foto: OTO.comUsai hujan mulai reda, mode kembali dipindahkan ke Comfort. Di sinilah karakter asli iCAR V23 mulai terasa. Walau tampilannya boxy dengan aura SUV retro yang kuat. Ternyata rasa berkendaranya cukup berbeda dibanding SUV listrik kebanyakan. Rasa berkendara iCAR V23 tidak dibuat terlalu kalem seperti penggambaran SUV listrik secara umum. Respons pedal gas terasa agresif bahkan saat bukan berada di mode Sport. Sedikit injakan langsung direspons cepat oleh motor listrik. Sensitivitas ini membuat mobil terasa ringan diajak bermanuver di kepadatan kota.
Varian V23 iWD sendiri dibekali tenaga sebesar 155 kW atau setara 211 PS dengan torsi puncak 292 Nm. Karakter dorongan tenaganya terasa instan khas EV. Tapi masih cukup mudah dikontrol saat digunakan santai dan berseluncur ringan di jalan bebas hambatan. Sumber energinya berasal dari baterai berkapasitas 81,76 kWh. Lalu klaim jarak tempuh hingga 430 km berdasarkan pengujian NEDC.
Bahkan karakter steering dibuat sangat direct. Ya, memang tak semua orang langsung cocok dengan karakter setir seperti ini. Sebab putaran lingkar kemudi terasa sangat ringan dan pergerakan ban (kanan dan kiri) nyaris langsung tanpa jeda. Namun iCAR masih memberi keleluasaan lewat mode berkendara Individual. Pengemudi bisa mengatur sendiri bobot kemudi, regenerative braking hingga sensitivitas pedal sesuai preferensi berkendara.
Dimensi Bongsor Gaya Boksi Tualang
Foto: OTO.comKarakter ini membuat pengalaman mengemudi terasa natural. Mobil enak dipakai santai saat kondisi lalu lintas padat. Tapi ketika butuh dorongan instan untuk menyalip atau berpindah jalur cepat di tol. Respons tenaga langsung tersedia tanpa jeda berlebihan. Nah, secara dimensi, figur mobil ini memang cukup proporsional untuk sebuah SUV kompak bergaya adventure. Panjang bodi 4.220 mm, lebar 1.915 mm dan tinggi 1.845 mm membuat tampilan terlihat berisi. Sementara wheelbase 2.735 mm memberi impresi kabin lapang sekaligus stance yang terasa kokoh saat melaju.
Postur juga dibuat gagah untuk menerjang berbagai kondisi jalan Indonesia. Ground clearance setinggi 210 mm memberi rasa percaya diri lebih saat melewati polisi tidur tinggi, jalan bergelombang hingga genangan air. Bahkan mobil ini memiliki kemampuan water wading hingga 600 mm. Aura SUV tualang makin kentara lewat detail formulasi bodi. Approach angle 43 derajat dan departure angle 41 derajat membuat mobil siap diajak menjelajah. Mulai dari jalur pegunungan maupun trek semi off-road ringan. Terlebih unit yang dicoba merupakan tipe i-WD alias penggerak semua roda.
Filosofi Born to Play dan Konsep Human-Centric
Foto: OTO.comTerkait desain, iCAR V23 memang punya daya tarik kuat. Filosofi “Born to Play” terasa jelas dari tampilan. SUV listrik ini memadukan nuansa adventure klasik dengan sentuhan modern khas EV masa kini. Posisi duduk commanding, visibilitas luas dan desain bodi tegas membuat ia mengantongi karakter kuat di jalan. Mobil ini juga dirancang agar mengusung human-centric. Kelengkapan physical button membuat pengoperasian terasa lebih intuitif dibanding EV modern yang terlalu bergantung pada layar sentuh.
Hal ini adalah sesuatu yang disukai masyarakat di Indonesia. Belum lagi konsep personalisasi diusung. iCAR V23 memiliki lebih dari 20 modular plug-and-play interface untuk penambahan aksesori. Mulai dari body kit, audio upgrade hingga perlengkapan penunjang gaya hidup outdoor.
Suspensi Firm dan Enam Mode Berkendara
Foto: OTO.comGuna menunjang kenyamanan dan stabilitas, iCAR V23 menggunakan suspensi depan MacPherson Strut dan belakang multilink. Kombinasi ini membuat bantingan terasa solid. Suspensi memang dibuat cenderung firm alias kaku. Ya memang mengorbankan kenyamanan. Namun benefitnya ialah kendaraan mampu menjaga kontrol bodi dengan baik. Saat bermanuver maupun melibas permukaan jalan tidak rata.
Asal tahu, seluruh pengaturan drive mode dikontrol lewat sistem cerdas berbasis Snapdragon 8155. Total tersedia enam mode berkendara yang masing-masing punya karakter berbeda. Mode Eco dibuat agar mengejar efisiensi energi dengan respons tenaga lebih halus. Cocok dipakai menghadapi kemacetan perkotaan. Comfort menjadi mode paling ideal untuk penggunaan harian dan perjalanan tol. Karena karakter pedal terasa lembut serta putaran setir ringan.
Saat membutuhkan performa lebih agresif, mode Sport membuat respons akselerator jauh lebih spontan. Dorongan tenaga terasa instan ketika melakukan overtaking maupun melibas tanjakan. Sedangkan Slippery berfungsi menjaga traksi saat melintasi jalan licin akibat hujan. Lalu mode Off-Road membantu distribusi tenaga agar lebih optimal ketika melewati jalur menantang atau berbatu ringan. Tak ketinggalan kustom, Individual. Anda diberi kebebasan mengatur karakter mobil sesuai gaya berkendara masing-masing.
Fitur ADAS Lengkap dan Inferensi
Foto: OTO.comUntuk fitur keselamatan, iCAR V23 juga sudah dibekali ADAS yang tergolong lengkap berupa:
- Lane Departure Warning (LDW)
- Lane Keeping Assist (LKA)
- Lane Departure Prevention (LDP)
- Blind Spot Detection (BSD)
- Lane Change Assist (LCA)
- Forward Collision Warning (FCW)
- Automatic Emergency Braking (AEB)
- Rear Cross Traffic Alert (RCTA)
- Rear Collision Warning (RCW)
- Door Open Warning (DOW)
- Adaptive Cruise Control (ACC)
- Integrated Cruise Assist (ICA)
- Traffic Jam Assist (TJA)
- Drive-off Assistant (DAI)
- High-Beam Assist untuk mengatur lampu utama
Informasi tambahan. Saat ini iCAR baru merilis harga varian RWD senilai Rp389,9 juta. Sedangkan untuk model i-WD yang dicoba pekan lalu. Kemungkinan besar bakal diumumkan di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show 2026. Sebagai inferensi, V23 merupakan SUV listrik dengan nilai jual tampang retro modern. Mobil ini punya karakter berkendara kuat dan berbeda. Ia tetap nyaman dipakai beraktivitas di tengah kota. Dan pada saat bersamaan, terasa siap menjadi teman melancong ke alam terbuka. Kombinasi itu membuatnya terasa punya diferensiasi identitas di tengah pasar EV yang mulai tampak homogen. (ALX)
Baca Juga:
First Drive Geely EX2: Utamakan Kenyamanan Suspensi dan Penggerak Belakang
iCAR Indonesia Mau Bawa Model Baru di GIIAS 2026, V27 REEV Siap Menyusul V23?
Calon Chery J6T REEV atau iCaur 03T REEV Tertangkap Kamera di Pondok Gede
Jual mobil anda dengan harga terbaik
Pembeli asli yang terverifikasi
-
Jelajahi iCAR V23
Cerita Terkait iCAR V23
- Berita
IIMS 2026
Tren & Pembaruan Terbaru
- Terbaru
- Populer
Mobil Unggulan iCAR
- Terbaru
- Yang Akan Datang
- Populer
Video Mobil iCAR V23 Terbaru di Oto
Tren SUV
- Terbaru
- Yang Akan Datang
- Populer
Artikel Mobil iCAR V23 dari Carvaganza
Artikel Mobil iCAR V23 dari Zigwheels
- Motovaganza
- Tips
- Review
- Artikel Feature
Bandingkan
You can add 3 variants maximum*- Merek
- Model
- Varian