• Wishlist

DFSK Glory 560, Lawan Sepadan yang Harganya Lebih Murah dari Suzuki XL7

DFSK Glory 560, Lawan Sepadan yang Harganya Lebih Murah dari Suzuki XL7

Jenis kendaraan MPV crossover tengah naik daun. Banyak produsen menjajakan mobil macam itu demi memecah kelesuan market. Apalagi segmen SUV di Indonesia trennya terus positif. Model paling anyar ialah Suzuki XL7, beberapa minggu lalu dilansir Suzuki Indomobil Sales (SIS). Di antara deret pabrikan Jepang, ia jadi unit paling murah. Namun ada lagi yang lebih miring, Glory 560 rakitan Cikande, Banten. Seberapa menarik?


Banderol


Glory 560 ditawarkan dalam lima pilihan. Mulai dari Rp 196,5 juta hingga 246,5 juta on the road Jakarta. Sementara Suzuki XL7 diniagakan dalam tiga varian, termurah Rp 230 juta sampai Rp 267 juta. Lantaran tak mau dianggap produk picisan, DFSK kasih garansi 7 tahun atau jarak tempuh 150 ribu kilometer. Bahkan sebagai pelopor memberi garansi terpanjang di pasar Indonesia. Sedangkan Suzuki memberi jaminan 3 tahun atau 100 ribu km, mana yang tercapai dulu.


Suzuki XL7 depan samping


Dimensi


Melihat perawakan Glory 560, aura SUV lebih kuat. Sebab posturnya lebih tegak serta mengotak. Mobil Cina ini memiliki panjang 4.515 mm, lebar 1.815 mm, tinggi 1.735, sumbu roda 2.690 mm. Jarak pijak tanahnya 200 mm. Sementara XL7 berdimensi 4.445 mm x 1.775 mm x 1.700 mm dan wheelbase 2.740 mm. Kemudian ground clearance 200 mm. Keduanya juga memiliki overfender, body moulding dan roof rail gaya mobil tualang. Melihat ukuran mereka, urusan kelapangan bisa dibilang imbang.


Baca Juga: Sebelum Beli DFSK Glory 560, Simak 5 Fakta Berikut Ini


Engine


XL7 mengusung mesin bensin berkode K15B dengan konfigurasi 4-silinder berkapasitas 1,5 liter NA. Buncahan torsi puncak mencapai 138 Nm pada 4.400 rpm. Daya terembus 105 PS pada 6.000 rpm. Output didistribusi via transmisi manual 5-speed dan otomatis 4-percepatan konvensional. Sedang Glory 560 membekali mekanikal pacu 1,5-liter berteknologi turbocharged.


Hanya DFSK yang beda sendiri, disenjatai induksi turbo. Sehingga resultan pembakaran paling unggul dari deret lawan sekelas. Ia memberi torsi maksimal 220 Nm rentang 1.800-4.000 rpm. Tenaga puncak 150 PS di 5.600 rpm. Ouput disalurkan via transmisi Continuously Variable Transmission (CVT) atau opsi manual 6-speed. Secara data di atas kertas, Glory jauh mengungguli pabrikan berlogo S.


Perlu diperhatikan pula, penyaluran model CVT sanggup menjaga putaran mesin lebih baik. Sehingga efisiensi bahan bakar mudah didapat. Juga perpindahan tenaga yang halus. Sedangkan tipe otomatis konvensional kerap terasa entakan tenaga. Di sektor ini Glory punya kemampuan lebih.


DFSK Glory 560 punya ground clearing, suspensi dan handling yang mendukung banyak kontur jalan


Suspensi


Nilai jual yang disuguh Glory 560 ialah sistem redam kejut. Roda depan mengandalkan McPherson Strut dan penyokong belakang Multi-Link Coil Rear Suspension. Inilah perbedaan dari XL7. Meski bagian depan sama, tapi mobil Suzuki itu bermodal Torsion Beam di belakang. Multi-Link jelas lebih nyaman dipakai. Sebab memiliki sambungan konstruksi dari beragam titik plus sudut untuk mereduksi guncangan.


Audio


Sebagai penghibur telinga, head unit layar sentuh 8 inci terpasang di tengah dasbor Suzuki XL7. Multikonektivitas sudah sewajarnya tersedia. Audio switch juga tersisip di palang lingkar kemudi. Glory 560 tak kalah saing. Ia imbang dengan floating monitor layar sentuh 8 inci ala BMW yang mencuat di tengah dasbor. Bikin mobil terasa premium, meski banderolnya relatif miring. Anda bisa mendendangkan musik dari radio, MP3 + video, Mirroring Smartphone berbasis iOS dan Android. Termasuk bisa mengakses GPS, view rear camera untuk mempermudah parkir, sampai koneksi bluetooth agar memaksimalkan integrasi selama perjalanan. Boleh dibilang keduanya imbang.


kabin DFSK Glory 560


Fitur Keselamatan


Untuk peranti keselamatan, Suzuki XL7 kasta atas cukup komplet. Ia dilengkapi fitur ABS & EBD, dual SRS airbag, ISOFIX, Hill Hold Control (HHC), Electronic Stability Programme (ESP), sensor parkir, kamera belakang serta kunci immobilizer. Kendaraan ini juga berbasis platform Heartech yang diklaim ringan nan lincah.


Apa yang dimiliki Glory 560 tipe L dilengkapi Electronic Brake Assist (EBA), dual air bags, Electronic Parking Brake (EPB), Anti-lock Brake System (ABS + EBD). Juga Hill Hold Control (HHC) berguna menjaga mobil tidak menggelinding saat menanjak. Lalu sistem kestablian mobil diperkuat dengan (ESP / ESC) dan Sistem Kontrol (ASR / TCS / TEC). Glory 560 tipe L ke atas juga dibekali immobilizer, alarm system, sensor parkir serta kamera belakang.


Interior


Tatanan interior Glory 560 diklaim terbuat dari material kulit sintesis berkualitas tinggi. Sehingga pengguna merasakan sensasi sentuhan yang lembut penuh rasa nyaman. Konsol tengah memiliki kualitas jempolan. Balutan kabin boleh diadu dengan mobil sekelas. Banyak material soft touch bertebaran. Kalau XL7 masih mengandalkan jok berbahan fabric dan cuma bungkusan kulit di setir. Cobalah masuki kedua mobil ini, agar merasakan atmosfer sendiri dan menilai lebih objektif.


Simpulan


Bicara data spesifikasi detail, sesungguhnya semua yang dimiliki Glory 560 jauh di atas Suzuki XL7. Andai konsumen butuh mobil nyaman kemudian dipakai lama, lebih dari lima tahun katakanlah. Jelas Glory jadi pilihan utama. Ia datang dengan segala kelengkapan dan harga jauh di bawah rata-rata LSUV. Betapa sosok yang amat menggiurkan untuk dipikat.


Namun bila harus dibenturkan dengan merek dan nilai jual kembali, paling aman membeli produk Suzuki. Barang Cina dewasa ini bukannya tak bagus, bukan. Cuman butuh waktu untuk membuktikan konsistensi layanan purnajual. Jelas itu datang bukan dalam tempo instan. Urusan pembelian unit bergantung pada jumlah uang di kantong dan kebutuhan Anda. Soalnya tiap personal punya cara pandang yang beda pula. (Alx/Odi)



Baca Juga: Harga Mirip, Mending Suzuki XL7 Beta atau Ertiga Sport?

Bandingkan & Rekomendasi