jakarta-selatan

7 Hal Toyota Calya Yang Patut Diketahui

  • Agt 01, 2017
  • 1621 Dilihat

Calya tak pelak jawaban Toyota (dan Daihatsu) atas minimnya kendaraan LCGC tujuh penumpang. Segmen ini hanya diisi Datsun Go+ Panca, yang otomatis mendominasi pasar.


Dalam mengembangkan Calya dan kembarannya, Daihatsu Sigra, Toyota dan Daihatsu terlihat tidak tergesa-gesa. Mereka berkaca kepada semua mobil LCGC, dan mengambil semua kelebihan seraya memperbaiki apa yang kurang di segmen ini. Hasilnya, mobil MPV kecil yang mumpuni, sanggup membawa barang dan penumpang banyak, dengan harga mulai dari Rp 132 jutaan hingga Rp 152 jutaan.


Di bawah ini sedikit fakta unik soal Toyota Calya. Kalau Anda mau beli mobil ini, semoga bisa menjadi bahan pertimbangan.



Platform Daihatsu

Daihatsu-Toyota
Calya memanfaatkan platform buatan Daihatsu

Calya berdiri di atas platform A buatan Daihatsu. Platform ini dikembangkan untuk digunakan mobil-mobil kecil Daihatsu dan Toyota (ingat, Daihatsu dimiliki sepenuhnya oleh Toyota Motor Corp.) Dan kalau melihat pengalaman mereka membuat mobil kecil yang praktis dan irit bensin, kami tidak meragukan kemampuan platform ini.



Mesin Toyota

mesin Calya Sigra
Mesin terbaru dari Toyota

Memanfaatkan mesin berkode 3NR-VE berkapasitas 1.197 cc (1,2 liter). Untuk diketahui, mesin berkode NR adalah keluarga mesin empat silinder dengan teknologi Dual VVT-i terbaru dari Toyota. Dual VVT-i, teknologi untuk mengatur pembakaran agar tetap efisien di berbagai kondisi. Pengguna mesin NR antara lain Toyota C-HR, Yaris, Sienta, Avanza hingga Auris di Eropa. Output (tenaga) yang dihasilkan pada Calya sebesar 87 ps. Cukup untuk sebuah mobil perkotaan.



Kapasitas

BAris kedua Calya
Kabin baris kedua cukup fleksibel dengan jok yang bisa maju mundur

Calya itu mobil LCGC. Karenanya, jangan berharap mendapatkan kelegaan layaknya Avanza. Dimensi panjangnya 4.070 mm (4,07 meter) dengan lebar 1.655 mm (1,65 meter), serta tinggi 1.600 mm (1,6 meter). Ok, jarak sumbu rodanya 2.525 mm. Dengan besaran wheelbase itu, Calya menjanjikan interior yang lumayan lega. Namun memang baris ketiga tidak bisa diharapkan karena ruang kaki yang pas-pasan.



Konsumsi BBM

Pengendaraan Calya lebih baik
Tidak ada konsumsi BBM yang pasti. Semua tergantung kaki pengemudinya

Saat menguji Calya dari kota Semarang ke Solo, kami mencatatkan 8,8 km/liter. Tapi itu pun karena mobil dikendarai kasar hingga batas kemampuannya, alias ngebut. Di dalam kota, beberapa rekan kami mencatatkan 14 km/liter, sedang luar kota bisa melewati 20 km/liter. Namun sekali lagi, konsumsi BBM hal yang relatif dan tidak mutlak. Semua tergantung kaki pengemudinya.



Fitur Tersembunyi

Ada fitur tersembunyi di sini
Baca buku manual untuk menemukan fitur-fitur unik Calya

Di dalam brosur, Toyota menyebutkan banyak fitur seperti airbag di depan, atau stabilizer di suspensi depan dan belakang (tipe G), dan sebagainya. Yang tidak disebutkan, saat Anda pulang ke rumah di malam hari dan lupa mematikan lampu mobil, Calya memiliki sistem cut-off atau pemutus kelistrikan otomatis. Hasilnya? Pagi hari aki tidak tekor. Contoh lainnya, lampu sein yang berkedip sebanyak tiga kali saat tuas disentuh. Ini berguna untuk peringatan berpindah jalur, bukan belok, bagi pengendara lain. Anda harus baca manual booknya sebelum bisa menemukan fitur-fitur seperti ini.



Peredaman Kabin

Fitur tambahan Calya

Ekspektasi kami, pada awalnya, mobil ini pasti berisik kabinnya. Hal itu terbantahkan saat pertama kali kami menutup pintu. Bunyinya sangat meyakinkan, dan bukan seperti ‘besi ketemu besi’. Saat mesin menyala, kabin juga tetap tenang. Ketika berjalan, suara ban sedikit masuk ke kabin tapi masih normal. Pacu mesinnya, dan meski mesin berteriak di depan, tapi suara audio masih bisa didengar dengan nyaman. Ini karena insulator Calya yang jempolan. Contohnya ada pada karet pintu yang cukup tebal.



Fitur Keselamatan

Baris ketiga Calya
Fitur keselamatan lumayan lengkap untuk LCGC. Termasuk seatbelt di semua baris

Calya memiliki dua airbag untuk penghuni di baris paling depan. Karena ini mobil LCGC, jangan harap ada curtain airbag. Yang menarik, seat belt terpasang untuk semua penumpang, termasuk mereka yang duduk di baris paling belakang. Ini artinya, kursi memang didesain untuk ditempati, bukan sekadar tempat duduk tambahan. Selain itu, Toyota sudah memasangkan ISOFIX, dudukan untuk kursi anak-anak. Fitur lainnya, rem dengan ABS, sensor parkir, hingga kunci dengan immobilizer.


Baca Juga: Mengenal Honda HR-V

Shares

Video Toyota Calya

Lihat video terbaru Toyota Calya untuk mengetahui interior, eksterior, performa, dan lainnya.

Mobil Pilihan

  • Populer
  • Terbaru
  • Yang Akan Datang
  • Komparasi
Pilih kota untuk memulai pencarian
Atau pilih dari daftar kota populer