jakarta-selatan
kali dibagikan

3 Alasan Lebih Pilih Honda Brio dari Toyota Agya

  • 17 Okt, 2019
  • 15948 Kali Dilihat

Dua mobil mungil ini bisa jadi pilihan buat konsumen perkotaan. Pertama, keluaran terbaru Honda Brio Satya. Opsi kedua, Toyota Agya dengan penyegaran. Sasaran segmen di kelas ini sama: pembeli pertama dan konsumen muda yang mencari mobil kompak. Kedua model punya kelebihan masing-masing. Namun ada tiga alasan lebih pilih mobil berlogo H tegak ketimbang lansiran T brand.


new Agya 1.2


Tampang dan Kelapangan


Jujur ini lebih soal selera pribadi. Parameter tampilan sungguh subjektif. Tapi Brio Satya terlihat lebih spoty dan lebih sedap dipandang. Memang mukanya meminjam Mobilio, punya sorot lampu menukik dan disambung garis kromium di tengah. Sementara Agya tampil moderat, single grille lebar, berdagu bak tokoh joker tersenyum.


Nilai lebih diberikan Brio. Ia lebih luas. Terdapat imbuhan panjang wheelbase 6 cm dan bodi 16 cm. Berarti, ruang kaki penumpang belakang dan bagasi bertambah lapang. Anda bisa rileks duduk di baris kedua. Kenyamanan jua ditingkatkan berkat head rest di semua tempat duduk (varian atas). Tatanan dasbor dan bentuk lingkar kemudi Brio, agaknya lebih menyenangkan dari Agya.



Engine


Agya menggendong mesin 4-silinder 1,2 liter Dual VVT-i berdaya 88 PS dan 107 Nm untuk torsinya. Transmisi menggunakan tipe otomatis konvensional 4-speed. Manual 5-speed tersedia juga. Sementara Brio ditenagai mesin 4-silinder 1,2-liter berteknologi katup variabel. Di sektor ini imbang. Hanya saja, semburan tenaga Brio Satya sedikit lebih besar, 90 PS dan torsi 110 Nm. Ia mengandalkan transmisi CVT. Bila pilih tipe otomatis, rasa berkendara keduanya amatlah berbeda.


Mengendarai Brio, jauh lebih mantap dan menyenangkan. Mulai dari posisi mengemudi seenak sedan, sampai pengendalian suspensinya. Menyetir Brio Satya tidak terasa murah seperti LCGC lain. Bahkan hampir tak berbeda dengan versi non-LCGC, Brio RS. Anda bisa membuktikan pengendalian dan kestabilannya.


interior agya tidak banyak berubah


Fitur dan Simpulan


Brio unggul dari sisi fitur keselamatan. Tersisip peranti pengereman ABS+EBD, selain dual SRS airbag. Bahkan pengereman itu terpasang sebagai standar dari Brio Satya tipe S. Agya dilengkapi ABS, namun hanya ada di kasta atas (TRD) saja. Tapi Agya punya ISOFIX, untuk keamanan kala membawa bayi pakai child seat.



Sarana hiburan keduanya dapat dibilang berimbang. Mereka pakai headunit 2 DIN, dilengkapi koneksi Bluetooth plus audio steering switch untuk kemudahan pengaturan. Jadi kalau Anda cari mobil LCGC yang menyenangkan di segala aspek, Brio Satya layak ditaruh di posisi teratas, barulah Agya. Toyota menjual Agya TRD AT Rp 158,6 juta OTR Jakarta. Honda membanderol Satya E CVT Rp 167,6. Memang lebih mahal, tapi sepadan untuk mengongkosi kenikmatan berkendara. (Alx/Odi)


Baca Juga: Toyota Corolla Altis 1.8 V vs Mazda3 Sedan, Apakah Sebanding?

Komparasi Brio vs Agya

Honda Brio
Rp 147 - Rp 199,5 Juta
  • Tempat Duduk
  • Mesin
  • Tenaga
VS
Toyota Agya
Rp 138,2 - Rp 158,6 Juta
  • Tempat Duduk
  • Mesin
  • Tenaga
Brio vs Agya

Promo Populer di Jakarta Selatan

Video Mobil Terbaru di Oto
  • Mitsubishi Xpander Cross | First Impression | Apa...
    • 13 Nov, 2019
    •  
  • Mitsubishi Xpander Cross | Harga Mulai Rp 267...
    • 13 Nov, 2019
    •  
  • Toyota Corolla Altis Hybrid | First Drive |...
    • 12 Nov, 2019
    •  
  • VW Tiguan Allspace 2019 | First Drive |...
    • 11 Nov, 2019
    •  
  • BMW X1 2019 | First Impression | Apa...
    • 08 Nov, 2019
    •  
  • Wuling Almaz WIND | Review | Mencoba Perintah...
    • 01 Nov, 2019
    •  

Mobil Populer

  • Populer
  • Komparasi