Setelah 75 Tahun, Elektrifikasi Jadi Fase Baru Bagi Toyota Land Cruiser
Toyota tidak sekadar menggunakan teknologi hybrid untuk mengejar konsumsi bahan bakar yang lebih efisien, tetapi mengembangkannya sebagai performance hybrid.
- KEY TAKEAWAYS
- Land Cruiser 300 membawa platform baru
- V6 Twin-Turbo menggantikan mesin V8
- Transmisi 10-Percepatan dan E-KDDS
- Land Cruiser 300 Hybrid EV: Saat Performa Bertemu Elektrifikasi
- Bisa bergerak dengan tenaga listrik
- Lima Mode pengoperasian hybrid
- Baterai tetap aman saat melibas medan berat
- 75 tahun perjalanan Land Cruiser
- Jejak sejarah Land Cruiser
- Dari kendaraan militer menjadi SUV Sultan
- Land Cruiser 300 Hybrid EV membuka babak baru
Perjalanan panjang Toyota Land Cruiser memasuki lembaran hidup baru. Setelah lebih dari tujuh dekade dikenal sebagai SUV tangguh yang mampu menaklukkan berbagai medan, Land Cruiser kini mulai memasuki era elektrifikasi.
KEY TAKEAWAYS
Apa arti kehadiran Land Cruiser 300 Hybrid EV bagi Toyota?
Model ini menunjukkan strategi Toyota membawa DNA Land Cruiser ke era elektrifikasi. Teknologi hybrid tidak hanya digunakan untuk efisiensi, tetapi juga meningkatkan performa dan respons berkendara.Apakah Land Cruiser 300 Hybrid EV tetap memiliki kemampuan off-road?
Ya. Toyota tetap mempertahankan sistem 4WD, konstruksi body-on-frame, serta berbagai teknologi off-road, sehingga elektrifikasi tidak menghilangkan karakter tangguh Land Cruiser.Tonggak tersebut ditandai dengan kehadiran Toyota Land Cruiser 300 Hybrid EV yang diperkenalkan PT Toyota-Astra Motor (TAM) di GIIAS 2026.
Model ini bukan sekadar Land Cruiser dengan tambahan teknologi hybrid. Kehadirannya menjadi bagian penting dari evolusi Land Cruiser 300 Series, sekaligus menandai pertama kalinya Toyota menghadirkan teknologi elektrifikasi pada keluarga Land Cruiser.
Menariknya, Toyota tidak mengorbankan DNA utama Land Cruiser. Sistem 4WD, konstruksi body-on-frame, serta kemampuan off-road tetap dipertahankan.
Baca juga: Resmi Meluncur, Harga Toyota Land Cruiser FJ Lebih Murah dari Fortuner!

Land Cruiser 300 membawa platform baru
Sebelum berbicara mengenai teknologi hybrid, perjalanan Land Cruiser 300 perlu ditarik kembali ke 2021. Pada tahun tersebut, Toyota memperkenalkan Land Cruiser 300 Series sebagai penerus Land Cruiser 200 Series. Generasi ini hadir dengan rancang bangun baru berbasis GA-F (Global Architecture-Frame).
GA-F merupakan bagian dari keluarga Toyota New Global Architecture (TNGA) yang dikembangkan khusus untuk kendaraan dengan konstruksi ladder frame. Berbeda dengan platform GA-B, GA-C, atau GA-K yang menggunakan konstruksi monokok, GA-F mempertahankan karakter body-on-frame. Artinya, bodi dan rangka dibuat terpisah.
Konfigurasi tersebut menjadi salah satu kunci kemampuan Land Cruiser. Toyota dapat meningkatkan kekuatan struktur sekaligus menekan bobot kendaraan dibandingkan generasi sebelumnya. Hasilnya adalah Land Cruiser 300 yang lebih ringan, tetapi tetap kokoh dan siap menghadapi medan berat.
V6 Twin-Turbo menggantikan mesin V8
Perubahan besar juga terjadi di balik kap mesin. Pada sejumlah pasar, Land Cruiser 300 meninggalkan mesin V8 yang digunakan generasi sebelumnya dan beralih ke mesin 3.5 liter V6 Twin-Turbo bensin serta 3.3 liter V6 Twin-Turbo diesel.
Kapasitas mesin memang lebih kecil dibandingkan V8. Namun, penggunaan teknologi twin-turbo membuat mesin tetap mampu menghasilkan tenaga dan torsi besar dengan respons yang lebih cepat.
Toyota juga mempertahankan sistem 4WD dan konstruksi body-on-frame. Jadi, perubahan mesin tidak menghilangkan karakter utama Land Cruiser sebagai kendaraan yang dirancang untuk menghadapi medan berat.
Baca juga: Toyota Luncurkan Land Cruiser 250, Ada Edisi Khusus Terbatas ZX dan VX

Transmisi 10-Percepatan dan E-KDDS
Mesin baru tersebut kemudian dipadukan dengan transmisi otomatis Direct Shift-10AT 10-percepatan. Penggunaan 10-percepatan membuat mesin dapat bekerja pada rentang putaran yang lebih optimal. Dampaknya tidak hanya terasa pada kelancaran perpindahan gigi, tetapi juga pada efisiensi dan respons tenaga.
Land Cruiser 300 juga memperkenalkan Electronic Kinetic Dynamic Suspension System (E-KDDS) pada varian tertentu, termasuk GR Sport. Sistem ini mengatur stabilizer depan dan belakang secara elektronik sesuai kondisi jalan serta pergerakan roda.
Di jalan raya, E-KDDS membantu menjaga stabilitas kendaraan. Sementara ketika memasuki medan off-road, sistem dapat memberikan artikulasi roda yang lebih baik agar kemampuan melewati medan sulit tetap terjaga.
Baca juga: Kupas Tuntas Seluruh Varian All New Toyota Land Cruiser 300, Mau Pilih Mewah atau...

Land Cruiser 300 Hybrid EV: Saat Performa Bertemu Elektrifikasi
Kini perjalanan Land Cruiser memasuki babak yang lebih menarik. Land Cruiser 300 Hybrid EV menjadi Land Cruiser elektrifikasi pertama sepanjang sejarah. Toyota tidak sekadar menggunakan teknologi hybrid untuk mengejar konsumsi bahan bakar yang lebih efisien, tetapi mengembangkannya sebagai performance hybrid.
Sistem tersebut menggabungkan mesin 3.5 liter V6 Twin-Turbo dengan motor listrik melalui Parallel Hybrid System (PHS). Kombinasi keduanya menghasilkan tenaga hingga 457 HP dan torsi maksimum 790 Nm. Angka tersebut membuat Land Cruiser 300 Hybrid EV menyandang predikat “The Most Powerful Land Cruiser Ever Made.”
Namun, angka tenaga bukan satu-satunya cerita menarik dari teknologi hybrid ini. Toyota merancang sistem elektrifikasi tersebut untuk meningkatkan respons kendaraan sekaligus mempertahankan kemampuan Land Cruiser di berbagai kondisi.
Motor listrik ditempatkan di antara mesin dan transmisi
Salah satu bagian paling menarik dari sistem hybrid Land Cruiser 300 adalah posisi motor listriknya. Toyota menempatkan motor-generator di antara mesin V6 Twin-Turbo dan transmisi otomatis 10-percepatan.
Konfigurasi ini menggunakan sistem Open Clutch untuk mengatur hubungan antara mesin, motor listrik, dan transmisi.
Penempatan tersebut memungkinkan motor listrik memberikan tambahan torsi sejak putaran rendah. Ketika kebutuhan tenaga meningkat, mesin bensin mengambil peran lebih besar.
Toyota mengklaim konfigurasi tersebut mampu meningkatkan respons throttle hingga 40 persen dibandingkan Land Cruiser 300 bermesin 3.3 liter Twin-Turbo diesel. Dengan kata lain, elektrifikasi bukan sekadar soal efisiensi. Motor listrik justru digunakan untuk membuat respons Land Cruiser semakin spontan.
Baca juga: Toyota Land Cruiser Prado J250 Debut Global, Memperkenalkan Mesin Diesel Mild

Bisa bergerak dengan tenaga listrik
Meski memiliki bodi besar dan mesin V6 Twin-Turbo, Land Cruiser 300 Hybrid EV tetap dapat bergerak menggunakan motor listrik saja dalam kondisi tertentu.
Mode EV Driving dapat bekerja pada kecepatan di bawah 30 km/jam. Peralihan antara tenaga listrik dan mesin bensin berlangsung secara otomatis sesuai kebutuhan kendaraan. Teknologi tersebut memberikan karakter berkendara yang lebih halus ketika kendaraan bergerak pada kecepatan rendah.
Lima Mode pengoperasian hybrid
Untuk mengatur kerja sistem elektrifikasi, Toyota membekali Land Cruiser 300 Hybrid EV dengan lima mode operasi. Kelima mode tersebut meliputi:
1. EV Driving
2. Engine Only
3. EV Regeneration
4. Electric Motor + Engine
5. Engine Drive + Battery Charge
Sistem secara otomatis menentukan sumber tenaga yang paling sesuai berdasarkan kondisi berkendara. Dengan pendekatan ini, teknologi hybrid tidak terasa sebagai sistem tambahan yang bekerja sendiri, tetapi menjadi bagian dari keseluruhan sistem penggerak Land Cruiser.
Baterai tetap aman saat melibas medan berat
Salah satu tantangan terbesar kendaraan elektrifikasi adalah bagaimana melindungi baterai ketika mobil digunakan di medan berat. Toyota menjawabnya dengan menggunakan waterproof battery case.
Baterai Land Cruiser 300 Hybrid EV ditempatkan dalam casing kedap air dengan posisi yang disesuaikan dengan area ban serep dan bagian kolong kendaraan.Konfigurasi ini membuat kemampuan menerjang genangan tetap mencapai 700 mm.
Artinya, kehadiran baterai tidak membuat kemampuan off-road Land Cruiser berkurang. Toyota justru berusaha memastikan sistem elektrifikasi tetap kompatibel dengan karakter kendaraan yang sejak awal dirancang untuk medan ekstrem.

75 tahun perjalanan Land Cruiser
Untuk memahami pentingnya Land Cruiser 300 Hybrid EV, kita perlu kembali ke awal perjalanan SUV ini. Kisahnya dimulai pada 1951, ketika Toyota mengembangkan kendaraan 4x4 yang dikenal sebagai Toyota BJ.
Mobil tersebut dirancang sebagai kendaraan tangguh untuk menghadapi medan berat, termasuk kebutuhan militer. Toyota BJ menggunakan mesin bensin enam silinder 3,4 liter dan sistem penggerak 4x4.
Kemampuan Toyota BJ kemudian dibuktikan ketika kendaraan tersebut berhasil mencapai Stasiun Keenam Gunung Fuji pada 1951. Tiga tahun kemudian, nama Toyota BJ berubah menjadi Land Cruiser. Nama inilah yang kemudian melekat selama lebih dari tujuh dekade.
Sejak saat itu, Land Cruiser berkembang dari kendaraan utilitas menjadi SUV premium tanpa meninggalkan karakter dasarnya: tangguh, kuat, andal, dan mampu melibas berbagai medan.
Jejak sejarah Land Cruiser
Perjalanan Land Cruiser berlangsung melalui berbagai generasi. Masing-masing membawa teknologi dan karakter baru, tetapi tetap mempertahankan identitas sebagai kendaraan 4x4.
• 1951: Toyota BJ diperkenalkan sebagai cikal bakal Land Cruiser.
• 1954: Nama Land Cruiser mulai digunakan secara resmi.
• 1955: Land Cruiser 20 Series hadir sebagai generasi kedua.
• 1960: Land Cruiser 40 Series diperkenalkan dan kemudian menjadi salah satu generasi paling ikonik.
• 1984: Land Cruiser 70 Series lahir dan masih diproduksi untuk sejumlah pasar hingga kini.
• 1998: Land Cruiser 100 Series diperkenalkan.
• 2007: Land Cruiser 200 Series hadir sebagai generasi penerus.
• 2021: Land Cruiser 300 Series diperkenalkan dengan platform GA-F.
• 2025–2026: Toyota semakin memperluas teknologi elektrifikasi pada Land Cruiser, termasuk melalui varian hybrid.

Dari kendaraan militer menjadi SUV Sultan
Inilah bagian paling menarik dari perjalanan Land Cruiser. Pada awal kelahirannya, kendaraan ini dibuat untuk kebutuhan yang sangat fungsional. Tidak ada kemewahan seperti yang ditemukan pada Land Cruiser modern. Fokusnya sederhana: mampu bergerak, bertahan, dan membawa penggunanya melewati medan sulit.
Namun, tujuh dekade kemudian, wajah Land Cruiser berubah drastis. SUV ini kini dikenal sebagai kendaraan premium yang menawarkan kemewahan, teknologi, kenyamanan, performa, sekaligus kemampuan off-road.
Perubahan tersebut membuat Land Cruiser memiliki posisi unik. Ia bisa menjadi kendaraan premium untuk penggunaan sehari-hari, tetapi pada saat yang sama tetap memiliki kemampuan menghadapi medan berat.
Karakter tersebut pula yang membuat Land Cruiser memiliki reputasi kuat di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Land Cruiser 300 Hybrid EV membuka babak baru
Kehadiran Land Cruiser 300 Hybrid EV menunjukkan bagaimana Toyota mencoba membawa ikon lama ke era baru. Elektrifikasi tidak digunakan untuk mengubah Land Cruiser menjadi kendaraan yang sepenuhnya berbeda. Sebaliknya, teknologi hybrid dimanfaatkan untuk memperkuat karakter yang sudah menjadi identitasnya selama puluhan tahun.
Tenaga lebih besar, respons lebih cepat, tetapi kemampuan 4WD dan off-road tetap dipertahankan.
Dari Toyota BJ 1951 hingga Land Cruiser 300 Hybrid EV 2026, perjalanan ini memperlihatkan satu hal: Land Cruiser boleh berubah mengikuti zaman, tetapi identitas utamanya tidak boleh hilang.
Kini, setelah 75 tahun, Land Cruiser tidak lagi sekadar menjadi simbol ketangguhan. Ia juga menjadi bukti bahwa sebuah SUV legendaris dapat beradaptasi dengan era elektrifikasi tanpa kehilangan jati dirinya. (EKA)
Baca juga: All New Toyota Land Cruiser LC 300 Meluncur di Indonesia 13 Januari 2021
Jual mobil anda dengan harga terbaik
Pembeli asli yang terverifikasi
-
Jelajahi Toyota Land Cruiser Hybrid EV
Toyota Land Cruiser Hybrid EVRp 2,716 - 2,816 Milyar Cicilan : Rp 63,83 Juta x 36
Model Mobil Toyota
Jangan lewatkan
IIMS 2026
Tren & Pembaruan Terbaru
- Terbaru
- Populer
Anda mungkin juga tertarik
- Berita
- Artikel feature
Mobil Unggulan Toyota
- Terbaru
- Populer
Bandingkan & Rekomendasi
Toyota Land Cruiser Hybrid EV
Rp 2,716 - 2,816 Milyar
Tulis Review
Harga Land Cruiser Hybrid EV
|
|
|
|
|
|
Jenis Bahan Bakar
Bensin
|
Diesel
|
Bensin
|
Bensin
|
-
|
|
Mesin
3445
|
3346
|
2995
|
2999
|
2995
|
|
Tenaga
409
|
301
|
335
|
367
|
340
|
|
Jenis Transmisi
Otomatis
|
Otomatis
|
Otomatis
|
Otomatis
|
Otomatis
|
|
Tempat Duduk
-
|
7
|
7
|
5
|
5
|
|
|
Tren SUV
- Terbaru
- Yang Akan Datang
- Populer
Artikel Mobil Toyota Land Cruiser Hybrid EV dari Carvaganza
Artikel Mobil Toyota Land Cruiser Hybrid EV dari Zigwheels
- Motovaganza
- Tips
- Review
- Artikel Feature