Setelah 75 Tahun, Elektrifikasi Jadi Fase Baru Bagi Toyota Land Cruiser

Toyota tidak sekadar menggunakan teknologi hybrid untuk mengejar konsumsi bahan bakar yang lebih efisien, tetapi mengembangkannya sebagai performance hybrid.

Setelah 75 Tahun, Elektrifikasi Jadi Fase Baru Bagi Toyota Land Cruiser

Perjalanan panjang Toyota Land Cruiser memasuki lembaran hidup baru. Setelah lebih dari tujuh dekade dikenal sebagai SUV tangguh yang mampu menaklukkan berbagai medan, Land Cruiser kini mulai memasuki era elektrifikasi.

KEY TAKEAWAYS

  • Apa arti kehadiran Land Cruiser 300 Hybrid EV bagi Toyota?

    Model ini menunjukkan strategi Toyota membawa DNA Land Cruiser ke era elektrifikasi. Teknologi hybrid tidak hanya digunakan untuk efisiensi, tetapi juga meningkatkan performa dan respons berkendara.
  • Apakah Land Cruiser 300 Hybrid EV tetap memiliki kemampuan off-road?

    Ya. Toyota tetap mempertahankan sistem 4WD, konstruksi body-on-frame, serta berbagai teknologi off-road, sehingga elektrifikasi tidak menghilangkan karakter tangguh Land Cruiser.
  • Tonggak tersebut ditandai dengan kehadiran Toyota Land Cruiser 300 Hybrid EV yang diperkenalkan PT Toyota-Astra Motor (TAM) di GIIAS 2026.

    Model ini bukan sekadar Land Cruiser dengan tambahan teknologi hybrid. Kehadirannya menjadi bagian penting dari evolusi Land Cruiser 300 Series, sekaligus menandai pertama kalinya Toyota menghadirkan teknologi elektrifikasi pada keluarga Land Cruiser.

    Menariknya, Toyota tidak mengorbankan DNA utama Land Cruiser. Sistem 4WD, konstruksi body-on-frame, serta kemampuan off-road tetap dipertahankan.

    Baca juga: Resmi Meluncur, Harga Toyota Land Cruiser FJ Lebih Murah dari Fortuner!

    Toyota Land Cruiser 300 Series

    Land Cruiser 300 membawa platform baru

    Sebelum berbicara mengenai teknologi hybrid, perjalanan Land Cruiser 300 perlu ditarik kembali ke 2021. Pada tahun tersebut, Toyota memperkenalkan Land Cruiser 300 Series sebagai penerus Land Cruiser 200 Series. Generasi ini hadir dengan rancang bangun baru berbasis GA-F (Global Architecture-Frame).

    GA-F merupakan bagian dari keluarga Toyota New Global Architecture (TNGA) yang dikembangkan khusus untuk kendaraan dengan konstruksi ladder frame. Berbeda dengan platform GA-B, GA-C, atau GA-K yang menggunakan konstruksi monokok, GA-F mempertahankan karakter body-on-frame. Artinya, bodi dan rangka dibuat terpisah.

    Konfigurasi tersebut menjadi salah satu kunci kemampuan Land Cruiser. Toyota dapat meningkatkan kekuatan struktur sekaligus menekan bobot kendaraan dibandingkan generasi sebelumnya. Hasilnya adalah Land Cruiser 300 yang lebih ringan, tetapi tetap kokoh dan siap menghadapi medan berat.

    V6 Twin-Turbo menggantikan mesin V8

    Perubahan besar juga terjadi di balik kap mesin. Pada sejumlah pasar, Land Cruiser 300 meninggalkan mesin V8 yang digunakan generasi sebelumnya dan beralih ke mesin 3.5 liter V6 Twin-Turbo bensin serta 3.3 liter V6 Twin-Turbo diesel.

    Kapasitas mesin memang lebih kecil dibandingkan V8. Namun, penggunaan teknologi twin-turbo membuat mesin tetap mampu menghasilkan tenaga dan torsi besar dengan respons yang lebih cepat.

    Toyota juga mempertahankan sistem 4WD dan konstruksi body-on-frame. Jadi, perubahan mesin tidak menghilangkan karakter utama Land Cruiser sebagai kendaraan yang dirancang untuk menghadapi medan berat.

    Baca juga: Toyota Luncurkan Land Cruiser 250, Ada Edisi Khusus Terbatas ZX dan VX

    Interior Land Cruiser 300 HEV

    Transmisi 10-Percepatan dan E-KDDS

    Mesin baru tersebut kemudian dipadukan dengan transmisi otomatis Direct Shift-10AT 10-percepatan. Penggunaan 10-percepatan membuat mesin dapat bekerja pada rentang putaran yang lebih optimal. Dampaknya tidak hanya terasa pada kelancaran perpindahan gigi, tetapi juga pada efisiensi dan respons tenaga.

    Land Cruiser 300 juga memperkenalkan Electronic Kinetic Dynamic Suspension System (E-KDDS) pada varian tertentu, termasuk GR Sport. Sistem ini mengatur stabilizer depan dan belakang secara elektronik sesuai kondisi jalan serta pergerakan roda.

    Di jalan raya, E-KDDS membantu menjaga stabilitas kendaraan. Sementara ketika memasuki medan off-road, sistem dapat memberikan artikulasi roda yang lebih baik agar kemampuan melewati medan sulit tetap terjaga.

    Baca juga: Kupas Tuntas Seluruh Varian All New Toyota Land Cruiser 300, Mau Pilih Mewah atau...

    Eksterior depan Land Cruiser 300 Hybrid EV.

     

    Land Cruiser 300 Hybrid EV: Saat Performa Bertemu Elektrifikasi

    Kini perjalanan Land Cruiser memasuki babak yang lebih menarik. Land Cruiser 300 Hybrid EV menjadi Land Cruiser elektrifikasi pertama sepanjang sejarah. Toyota tidak sekadar menggunakan teknologi hybrid untuk mengejar konsumsi bahan bakar yang lebih efisien, tetapi mengembangkannya sebagai performance hybrid.

    Sistem tersebut menggabungkan mesin 3.5 liter V6 Twin-Turbo dengan motor listrik melalui Parallel Hybrid System (PHS). Kombinasi keduanya menghasilkan tenaga hingga 457 HP dan torsi maksimum 790 Nm. Angka tersebut membuat Land Cruiser 300 Hybrid EV menyandang predikat “The Most Powerful Land Cruiser Ever Made.”

    Namun, angka tenaga bukan satu-satunya cerita menarik dari teknologi hybrid ini. Toyota merancang sistem elektrifikasi tersebut untuk meningkatkan respons kendaraan sekaligus mempertahankan kemampuan Land Cruiser di berbagai kondisi.

    Motor listrik ditempatkan di antara mesin dan transmisi
    Salah satu bagian paling menarik dari sistem hybrid Land Cruiser 300 adalah posisi motor listriknya. Toyota menempatkan motor-generator di antara mesin V6 Twin-Turbo dan transmisi otomatis 10-percepatan.

    Konfigurasi ini menggunakan sistem Open Clutch untuk mengatur hubungan antara mesin, motor listrik, dan transmisi.

    Penempatan tersebut memungkinkan motor listrik memberikan tambahan torsi sejak putaran rendah. Ketika kebutuhan tenaga meningkat, mesin bensin mengambil peran lebih besar.

    Toyota mengklaim konfigurasi tersebut mampu meningkatkan respons throttle hingga 40 persen dibandingkan Land Cruiser 300 bermesin 3.3 liter Twin-Turbo diesel. Dengan kata lain, elektrifikasi bukan sekadar soal efisiensi. Motor listrik justru digunakan untuk membuat respons Land Cruiser semakin spontan.

    Baca juga: Toyota Land Cruiser Prado J250 Debut Global, Memperkenalkan Mesin Diesel Mild

    interior Land Cruiser 300 HEV

     

    Bisa bergerak dengan tenaga listrik

    Meski memiliki bodi besar dan mesin V6 Twin-Turbo, Land Cruiser 300 Hybrid EV tetap dapat bergerak menggunakan motor listrik saja dalam kondisi tertentu.

    Mode EV Driving dapat bekerja pada kecepatan di bawah 30 km/jam. Peralihan antara tenaga listrik dan mesin bensin berlangsung secara otomatis sesuai kebutuhan kendaraan. Teknologi tersebut memberikan karakter berkendara yang lebih halus ketika kendaraan bergerak pada kecepatan rendah.

    Lima Mode pengoperasian hybrid

    Untuk mengatur kerja sistem elektrifikasi, Toyota membekali Land Cruiser 300 Hybrid EV dengan lima mode operasi. Kelima mode tersebut meliputi:

    1. EV Driving
    2. Engine Only
    3. EV Regeneration
    4. Electric Motor + Engine
    5. Engine Drive + Battery Charge

    Sistem secara otomatis menentukan sumber tenaga yang paling sesuai berdasarkan kondisi berkendara. Dengan pendekatan ini, teknologi hybrid tidak terasa sebagai sistem tambahan yang bekerja sendiri, tetapi menjadi bagian dari keseluruhan sistem penggerak Land Cruiser.

    Baterai tetap aman saat melibas medan berat

    Salah satu tantangan terbesar kendaraan elektrifikasi adalah bagaimana melindungi baterai ketika mobil digunakan di medan berat. Toyota menjawabnya dengan menggunakan waterproof battery case.

    Baterai Land Cruiser 300 Hybrid EV ditempatkan dalam casing kedap air dengan posisi yang disesuaikan dengan area ban serep dan bagian kolong kendaraan.Konfigurasi ini membuat kemampuan menerjang genangan tetap mencapai 700 mm.

    Artinya, kehadiran baterai tidak membuat kemampuan off-road Land Cruiser berkurang. Toyota justru berusaha memastikan sistem elektrifikasi tetap kompatibel dengan karakter kendaraan yang sejak awal dirancang untuk medan ekstrem.

    Land Cruiser dari masa ke masa

    75 tahun perjalanan Land Cruiser

    Untuk memahami pentingnya Land Cruiser 300 Hybrid EV, kita perlu kembali ke awal perjalanan SUV ini. Kisahnya dimulai pada 1951, ketika Toyota mengembangkan kendaraan 4x4 yang dikenal sebagai Toyota BJ.

    Mobil tersebut dirancang sebagai kendaraan tangguh untuk menghadapi medan berat, termasuk kebutuhan militer. Toyota BJ menggunakan mesin bensin enam silinder 3,4 liter dan sistem penggerak 4x4.

    Kemampuan Toyota BJ kemudian dibuktikan ketika kendaraan tersebut berhasil mencapai Stasiun Keenam Gunung Fuji pada 1951. Tiga tahun kemudian, nama Toyota BJ berubah menjadi Land Cruiser. Nama inilah yang kemudian melekat selama lebih dari tujuh dekade.

    Sejak saat itu, Land Cruiser berkembang dari kendaraan utilitas menjadi SUV premium tanpa meninggalkan karakter dasarnya: tangguh, kuat, andal, dan mampu melibas berbagai medan.

    Jejak sejarah Land Cruiser

    Perjalanan Land Cruiser berlangsung melalui berbagai generasi. Masing-masing membawa teknologi dan karakter baru, tetapi tetap mempertahankan identitas sebagai kendaraan 4x4.

    • 1951: Toyota BJ diperkenalkan sebagai cikal bakal Land Cruiser.

    • 1954: Nama Land Cruiser mulai digunakan secara resmi.

    • 1955: Land Cruiser 20 Series hadir sebagai generasi kedua.

    • 1960: Land Cruiser 40 Series diperkenalkan dan kemudian menjadi salah satu generasi paling ikonik.

    • 1984: Land Cruiser 70 Series lahir dan masih diproduksi untuk sejumlah pasar hingga kini.

    • 1998: Land Cruiser 100 Series diperkenalkan.

    • 2007: Land Cruiser 200 Series hadir sebagai generasi penerus.

    • 2021: Land Cruiser 300 Series diperkenalkan dengan platform GA-F.

    • 2025–2026: Toyota semakin memperluas teknologi elektrifikasi pada Land Cruiser, termasuk melalui varian hybrid.

    Toyota BJ 1951

     

    Dari kendaraan militer menjadi SUV Sultan

    Inilah bagian paling menarik dari perjalanan Land Cruiser. Pada awal kelahirannya, kendaraan ini dibuat untuk kebutuhan yang sangat fungsional. Tidak ada kemewahan seperti yang ditemukan pada Land Cruiser modern. Fokusnya sederhana: mampu bergerak, bertahan, dan membawa penggunanya melewati medan sulit.

    Namun, tujuh dekade kemudian, wajah Land Cruiser berubah drastis. SUV ini kini dikenal sebagai kendaraan premium yang menawarkan kemewahan, teknologi, kenyamanan, performa, sekaligus kemampuan off-road.

    Perubahan tersebut membuat Land Cruiser memiliki posisi unik. Ia bisa menjadi kendaraan premium untuk penggunaan sehari-hari, tetapi pada saat yang sama tetap memiliki kemampuan menghadapi medan berat.

    Karakter tersebut pula yang membuat Land Cruiser memiliki reputasi kuat di berbagai negara, termasuk Indonesia.

    Toyota Land Cruiser 300 Hybrid EV.

    Land Cruiser 300 Hybrid EV membuka babak baru

    Kehadiran Land Cruiser 300 Hybrid EV menunjukkan bagaimana Toyota mencoba membawa ikon lama ke era baru. Elektrifikasi tidak digunakan untuk mengubah Land Cruiser menjadi kendaraan yang sepenuhnya berbeda. Sebaliknya, teknologi hybrid dimanfaatkan untuk memperkuat karakter yang sudah menjadi identitasnya selama puluhan tahun.

    Tenaga lebih besar, respons lebih cepat, tetapi kemampuan 4WD dan off-road tetap dipertahankan.

    Dari Toyota BJ 1951 hingga Land Cruiser 300 Hybrid EV 2026, perjalanan ini memperlihatkan satu hal: Land Cruiser boleh berubah mengikuti zaman, tetapi identitas utamanya tidak boleh hilang.

    Kini, setelah 75 tahun, Land Cruiser tidak lagi sekadar menjadi simbol ketangguhan. Ia juga menjadi bukti bahwa sebuah SUV legendaris dapat beradaptasi dengan era elektrifikasi tanpa kehilangan jati dirinya. (EKA)

    Baca juga: All New Toyota Land Cruiser LC 300 Meluncur di Indonesia 13 Januari 2021

    Eka Zulkarnain

    Eka Zulkarnain

    Memulai kariernya di bidang jurnalistik sejak tahun 1991. Karena passionnya di bidang otomotif, Ia beralih menjadi motoring journalist sejak tahun 1999. Berpengalaman mencoba beragam mobil baru dan meliput balapan F1, MotoGP serta balapan kelas dunia lainnya di berbagai belahan bumi.

    Baca Bio Penuh

    Jual mobil anda dengan harga terbaik

    Pembeli asli yang terverifikasi Pembeli asli yang terverifikasi
    Listing gratis Listing gratis
    Daftarkan mobil Anda

    Model Mobil Toyota

    • Toyota Calya
      Toyota Calya
    • Toyota Avanza
      Toyota Avanza
    • Toyota Rush
      Toyota Rush
    • Toyota Agya
      Toyota Agya
    • Toyota Kijang Innova
      Toyota Kijang Innova
    • Toyota Raize
      Toyota Raize
    • Toyota Fortuner
      Toyota Fortuner
    • Toyota Hilux
      Toyota Hilux
    • Toyota Veloz
      Toyota Veloz
    • Toyota Yaris
      Toyota Yaris
    Harga Mobil Toyota

    Jangan lewatkan

    IIMS 2026

    Tren & Pembaruan Terbaru

    Anda mungkin juga tertarik

    • Berita
    • Artikel feature

    Mobil Unggulan Toyota

    Bandingkan & Rekomendasi

    Toyota Land Cruiser Hybrid EV hev
    Toyota Land Cruiser Hybrid EV
    Rp 2,716 - 2,816 Milyar
    Tulis Review Harga Land Cruiser Hybrid EV
    Toyota Land Cruiser
    Toyota Land Cruiser
    Rp 2,635 - 2,716 Milyar
    4.89 (8 Ulasan)
    Harga Land Cruiser
    Land Rover Discovery
    Land Rover Discovery
    Rp 2,399 Milyar
    Tulis Review Harga Discovery
    Mercedes Benz GLE-Class
    Mercedes Benz GLE-Class
    Rp 2,27 - 3,55 Milyar
    Tulis Review Harga GLE-Class
    Audi Q8
    Audi Q8
    Rp 2,58 - 2,83 Milyar
    Tulis Review Harga Audi Q8
    Jenis Bahan Bakar Bensin
    Diesel
    Bensin
    Bensin
    -
    Mesin 3445
    3346
    2995
    2999
    2995
    Tenaga 409
    301
    335
    367
    340
    Jenis Transmisi Otomatis
    Otomatis
    Otomatis
    Otomatis
    Otomatis
    Tempat Duduk -
    7
    7
    5
    5
    Bandingkan Sekarang

    Tren SUV

    • Yang Akan Datang
    • BYD Denza B5
      BYD Denza B5
      Harga menyusul
      Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
    • BYD Yangwang U8 phev
      BYD Yangwang U8
      Harga menyusul
      Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
    • JAECOO J6 ev
      JAECOO J6
      Harga menyusul
      Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
    • MG 3 hev
      MG 3
      Rp 203,04 Juta Perkiraan Harga Jakarta Selatan
      Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
    • Neta U ev
      Neta U
      Harga menyusul
      Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
    • Nissan Ariya ev
      Nissan Ariya
      Harga menyusul
      Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
    Mobil SUV Yang Akan Datang

    Artikel Mobil Toyota Land Cruiser Hybrid EV dari Carvaganza

    • Usung Tema "Fuel The Experience", The 8th Indonesia Autovaganza 2026 Siap Ramaikan QBig BSD City 29–30 Agustus
      Usung Tema "Fuel The Experience", The 8th Indonesia Autovaganza 2026 Siap Ramaikan QBig BSD City 29–30 Agustus
      Anjar Leksana, Hari ini
    • Hongqi E-HS9 Bawa Nilai Historis dengan Estetika Ikonik
      Hongqi E-HS9 Bawa Nilai Historis dengan Estetika Ikonik
      Anindiyo Pradhono, Hari ini
    • BYD M9, MPV 7-Seater Adik Denza D9 dengan Teknologi DM-i
      BYD M9, MPV 7-Seater Adik Denza D9 dengan Teknologi DM-i
      Anindiyo Pradhono, 27 Agu, 2026
    • Suzuki e-Sky Masuki Segmen Kei Car EV, Rencana Ekspor ke Eropa
      Suzuki e-Sky Masuki Segmen Kei Car EV, Rencana Ekspor ke Eropa
      Anindiyo Pradhono, 27 Agu, 2026
    • Ragam Aktivitas Seru di The 8th Indonesia Autovaganza Akhir Pekan Ini
      Ragam Aktivitas Seru di The 8th Indonesia Autovaganza Akhir Pekan Ini
      Anindiyo Pradhono, 27 Agu, 2026

    Artikel Mobil Toyota Land Cruiser Hybrid EV dari Zigwheels

    • Motovaganza
    • Tips
    • Review
    • Artikel Feature
    • Bedah Spesifikasi BAIC T1: Crossover EV yang Tawarkan Kepraktisan Tinggi
      Bedah Spesifikasi BAIC T1: Crossover EV yang Tawarkan Kepraktisan Tinggi
      Anindiyo Pradhono, 27 Agu, 2026
    • Indonesia Autovaganza 2026 Kembali Digelar, Padukan Otomotif, Komunitas dan Hiburan
      Indonesia Autovaganza 2026 Kembali Digelar, Padukan Otomotif, Komunitas dan Hiburan
      Anjar Leksana, 22 Agu, 2026
    • Rekam Jejak Hongqi: Merek Mewah Legendaris Tiongkok yang Resmi Mengaspal di Indonesia
      Rekam Jejak Hongqi: Merek Mewah Legendaris Tiongkok yang Resmi Mengaspal di Indonesia
      Anindiyo Pradhono, 21 Agu, 2026
    • Changan Kantongi 1.120 SPK di GIIAS 2026, Nevo Q05 Jadi Penopang Utama
      Changan Kantongi 1.120 SPK di GIIAS 2026, Nevo Q05 Jadi Penopang Utama
      Anjar Leksana, 21 Agu, 2026
    • Wuling Aira ev Standard Range: Opsi City Car Listrik Perkotaan Paling Logis Berbanderol Rp155 Juta
      Wuling Aira ev Standard Range: Opsi City Car Listrik Perkotaan Paling Logis Berbanderol Rp155 Juta
      Anindiyo Pradhono, 20 Agu, 2026
    • Tips Pengecekan Rem Mobil dari Suzuki Sebelum Mudik Lebaran
      Tips Pengecekan Rem Mobil dari Suzuki Sebelum Mudik Lebaran
      Anjar Leksana, 10 Mar, 2026
    • Perlunya Pengecekan Ban Mobil Sebelum Perjalanan Jauh dan saat Musim Hujan
      Perlunya Pengecekan Ban Mobil Sebelum Perjalanan Jauh dan saat Musim Hujan
      Anjar Leksana, 29 Des, 2025
    • Pahami Konsekuensi dan Kesiapan Sebelum Beralih ke Mobil Listrik
      Pahami Konsekuensi dan Kesiapan Sebelum Beralih ke Mobil Listrik
      Setyo Adi, 12 Agu, 2025
    • Termasuk Komponen Vital, Pentingnya Merawat Ban Serep
      Termasuk Komponen Vital, Pentingnya Merawat Ban Serep
      Setyo Adi, 04 Des, 2024
    • Menyiasati Terjebak Macet Horor Berjam-jam
      Menyiasati Terjebak Macet Horor Berjam-jam
      Setyo Adi, 20 Sep, 2024
    • Test Drive Mitsubishi Destinator: SUV 7-Seater Turbo yang Sangat Menjanjikan
      Test Drive Mitsubishi Destinator: SUV 7-Seater Turbo yang Sangat Menjanjikan
      Setyo Adi, 01 Sep, 2025
    • First Drive Jaecoo J7 AWD di Medan Offroad: Tangguh Tanpa Modifikasi
      First Drive Jaecoo J7 AWD di Medan Offroad: Tangguh Tanpa Modifikasi
      Muhammad Hafid, 29 Agu, 2025
    • First Drive Jaecoo J7 SHS: Efisiensi Tinggi dan Fitur ADAS Lengkap
      First Drive Jaecoo J7 SHS: Efisiensi Tinggi dan Fitur ADAS Lengkap
      Muhammad Hafid, 29 Agu, 2025
    • First Drive Xpeng G6: Siap Tantang Kelas Premium
      First Drive Xpeng G6: Siap Tantang Kelas Premium
      Setyo Adi, 24 Jun, 2025
    • Test Drive New BYD Seal: Geber di Mandalika, Jajal Suspensi DiSus-C
      Test Drive New BYD Seal: Geber di Mandalika, Jajal Suspensi DiSus-C
      Alvando Noya, 13 Jun, 2025
    • Harga Beda Tipis, Beli Toyota Kijang Innova Reborn 2.4 Diesel atau Zenix 2.0 G CVT?
      Harga Beda Tipis, Beli Toyota Kijang Innova Reborn 2.4 Diesel atau Zenix 2.0 G CVT?
      Anjar Leksana, 02 Jan, 2026
    • 5 SUV Besar Lawan Jaecoo J8 SHS Ardis di Indonesia
      5 SUV Besar Lawan Jaecoo J8 SHS Ardis di Indonesia
      Anjar Leksana, 16 Okt, 2025
    • Nissan R35 GT-R Resmi Pensiun, Warisan 18 Tahun dan Dedikasi Sang “Godfather of GT-R”
      Nissan R35 GT-R Resmi Pensiun, Warisan 18 Tahun dan Dedikasi Sang “Godfather of GT-R”
      Setyo Adi, 08 Sep, 2025
    • Pilihan Mobil Listrik Terbaru Pasca GIIAS 2025
      Pilihan Mobil Listrik Terbaru Pasca GIIAS 2025
      Anjar Leksana, 04 Agu, 2025
    • GIIAS 2025, Jadi Panggung Elektrifikasi Mobil Hybrid dari Segala Segmen
      GIIAS 2025, Jadi Panggung Elektrifikasi Mobil Hybrid dari Segala Segmen
      Setyo Adi, 04 Agu, 2025

    Bandingkan

    You can add 3 variants maximum*