Kesan Awal Menguji Lepas L8 Secara Intens
Ungkap Stabilitas, Suspensi Sporty, dan Insiden Teknis pada Uji Ekstrem
Lepas hadir sebagai pendatang baru di industri otomotif tanah air dengan membawa identitas asal China. Sebagai sub-brand di bawah payung Chery Group, Lepas memposisikan dirinya untuk memenuhi kebutuhan konsumen akan kendaraan yang mengedepankan kemewahan serta desain elegan. Model pertama yang diperkenalkan ke publik adalah Lepas L8, sebuah SUV yang mengandalkan teknologi PHEV (plug-in hybrid). Kami berkesempatan menguji ketangguhan unit ini melalui sesi test drive bersama awak media.
KEY TAKEAWAYS
Platform apa yang digunakan Lepas L8?
Mobil ini dibangun di atas LEX Platform, arsitektur khusus untuk sistem Super Hybrid, berbeda dari T1X yang digunakan Tiggo 8 seriesBerapa tenaga dan torsi maksimal Lepas L8?
Sistem Super Hybrid menghasilkan tenaga 205 kW (279 PS) dengan torsi puncak 365 NmLokasi pengujian bertempat di area Pusdiklantas Polri, Serpong. Di sana, Lepas telah menyiapkan lintasan khusus yang dirancang dengan berbagai rintangan, mulai dari trek lurus untuk kecepatan, tikungan hairpin yang tajam, hingga simulasi permukaan jalan yang tidak rata.
Dari sisi teknis, rancang bangun Lepas L8 menggunakan LEX Platform. Arsitektur ini dikembangkan secara khusus guna mendukung sistem Super Hybrid yang mengintegrasikan motor listrik dengan mesin bakar secara optimal. Platform ini memiliki spesifikasi yang berbeda dengan struktur T1X yang umum ditemukan pada lini produk Chery seperti seri Tiggo 8.
Sistem penggerak pada Lepas L8 mampu memuntahkan tenaga hingga 205 kW atau setara 279 PS, dengan dukungan torsi puncak sebesar 365 Nm. Meski angka performanya cukup besar, penyaluran tenaga ke roda terasa sangat terkontrol dan tidak berlebihan. Respon torsi instan menjadi poin krusial, mengingat karakteristik sistem PHEV ini memang lebih memprioritaskan performa motor listrik yang disokong oleh mesin bensin.
Beralih ke interior, posisi mengemudi yang ditawarkan terasa sangat ideal. Kursi mampu mendekap tubuh dengan sempurna, memberikan rasa aman saat melakukan manuver cepat. Pengoperasian fitur jok elektrik pun sangat halus dan mudah disesuaikan. Keunggulan lainnya adalah aspek visibilitas yang tetap terjaga luas, sehingga ukuran bodi mobil yang besar tidak menjadi kendala saat dikemudikan di area terbatas.
Uji coba dimulai dengan memacu kendaraan di lintasan lurus guna melihat kemampuan akselerasi. Begitu pedal gas ditekan, mobil langsung merespons dengan dorongan yang kuat dan spontan. Integrasi sistem elektrifikasinya menghasilkan percepatan yang terasa padat dan sigap dalam menerjemahkan keinginan pengemudi.
Meskipun kondisi lintasan sedang basah karena hujan, Lepas L8 melaju dengan stabil tanpa gejala liar. Distribusi tenaga ke roda mampu dikoreksi secara otomatis oleh sistem saat melewati genangan air, sehingga arah kemudi tetap terjaga tanpa membutuhkan usaha berlebih dari pengemudi.
Memasuki area hairpin di ujung trek, kami menguji sistem pengereman dengan melakukan hard braking. Pedal rem memberikan umpan balik yang intuitif dan sistem ABS bekerja sangat baik dalam menjaga stabilitas roda. Kelincahan sasis mulai teruji saat memasuki tikungan; gejala bodi miring atau body roll sangat minim meski manuver dilakukan secara mendadak. Hal ini mengonfirmasi bahwa konfigurasi suspensi Lepas L8 memang disetel agak kaku (stiff) demi menjaga kestabilan pada kecepatan tinggi.
Pengujian berlanjut ke area zig-zag untuk merasakan akurasi kemudi. Hasilnya, setir terasa ringan namun tetap presisi dalam merespons setiap gerakan tangan. Stabilitas mobil tetap terjaga, membuat transisi arah dari kiri ke kanan berlangsung dengan rapi. Setelah itu, kami melewati segmen speed trap untuk mengukur tingkat peredaman. Walaupun karakternya sporty, suspensi masih memberikan kenyamanan yang layak, dengan tenaga yang tidak drop meskipun mobil sedikit terguncang.
Sesi terakhir adalah pengujian parkir mundur. Proses ini sangat dimudahkan berkat penempatan tuas transmisi yang berada di area belakang kemudi, sehingga tangan tidak perlu meninggalkan setir. Selain itu, tampilan visual dari kamera parkir pada layar unit utama sangat jernih, membantu pemantauan area sekitar secara optimal.
Secara garis besar, hasil pengetesan singkat ini menunjukkan bahwa Lepas L8 berhasil menggabungkan estetika desain mewah dengan performa mekanis yang tangguh. Karakteristik sporty-nya hadir sebagai penyeimbang yang membuat SUV ini tetap asyik dikendarai namun tetap nyaman bagi penumpang.
Namun, di tengah pengujian yang intens, sempat terjadi kendala teknis pada salah satu unit yang dicoba. Komponen CV joint pada unit tersebut mengalami kerusakan atau patah akibat beban kerja yang sangat berat. Perlu diketahui, sebelum sesi media, unit tersebut telah digunakan oleh pengemudi profesional untuk mendemonstrasikan aksi ekstrem seperti slalom, putaran 360 derajat, hingga J-turn pada kecepatan tinggi yang melampaui batas penggunaan normal harian. (HFD/ODI)
Baca Juga:
Diler Pertama Lepas di Dunia Hadir di Kelapa Gading
Jual mobil anda dengan harga terbaik
Pembeli asli yang terverifikasi
-
Jelajahi Lepas L8
Cerita Terkait Lepas L8
- Berita
- Artikel feature
IIMS 2026
Tren & Pembaruan Terbaru
- Terbaru
- Populer
Anda mungkin juga tertarik
- Berita
- Artikel feature
Mobil Unggulan Lepas
- Terbaru
- Yang Akan Datang
- Populer
Tren SUV
- Terbaru
- Yang Akan Datang
- Populer
Artikel Mobil Lepas L8 dari Carvaganza
Artikel Mobil Lepas L8 dari Zigwheels
- Motovaganza
Bandingkan
You can add 3 variants maximum*- Merek
- Model
- Varian